Berjemur di bawah sinar matahari pagi ternyata sangat baik bagi kesehatan. Bukan hanya bayi baru lahir yang membutuhkan sinar matahari pagi. Anda pun membutuhkannya agar tetap sehat dan bersemangat.

Tak perlu khawatir dengan perubahan warna kulit bila berjemur pagi hari. Ini karena kandungan sinar UV A dan UV B pada matahari masih tergolong aman, asalkan Anda memperhatikan durasi berjemur supaya tidak berlebihan.

Mungkin selama ini Anda ragu berjemur di bawah matahari pagi karena belum mengenal beragam manfaatnya. Di antara sekian banyak manfaat sinar matahari pagi, manfaat berjemur dari terik matahari pagi pasti membuat Anda semakin yakin untuk tidak melewatkannya lagi:

  1. Baik untuk Tulang dan Sistem Imun

Vitamin D adalah kandungan yang bisa menjaga kekuatan tulang dan gigi serta meningkatkan imunitas tubuh. Akan tetapi, tubuh kita tidak bisa menghasilkan vitamin D sendiri, sehingga harus mendapatkan asupan vitamin D dari sumber terbaik seperti matahari.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), berjemur di pagi hari dua hingga tiga kali dalam sepekan dengan durasi 5-15 menit, sudah cukup untuk memenuhi asupan vitamin D yang dibutuhkan tubuh.

Kandungan provitamin B3 yang dihasilkan oleh ultraviolet B bersama kolesterol di bawah kulit bisa menghasilkan vitamin D3 yang baik untuk daya tahan tubuh. Kandungan D3 juga dikenal berfungsi untuk mencegah kanker dan penyakit autoimun.

  1. Meningkatkan Mood

 Sudah tahu belum kalau sinar matahari pagi juga ampuh memperbaiki mood? Hal ini dapat terjadi karena sinar matahari pagi mendukung produksi hormon serotonin dalam tubuh. Hormon tersebut berperan penting sebagai neurotransmitter otak untuk mengatur suasana hati. Bila otak Anda memiliki hormon serotonin dengan jumlah yang mencukupi, konsentrasi dan suasana hati pun akan semakin stabil. Produktivitas Anda pasti terjaga dengan baik saat beraktivitas sepanjang hari.

  1. Menurunkan Resiko Melanoma

 Paparan sinar matahari yang aman sebenarnya bisa melindungi diri dari kanker kulit. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Lancet Journal, paparan radiasi ultraviolet gelobang pendek (UVB) bisa menurunkan resiko melanoma.

Selain itu, sejumlah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Perspektif Kesehatan Lingkungan juga menunjukan jumlah sinar matahari yang cukup dikaitkan dengan pengurangan risiko kanker tertentu. Mulai dari kanker usus besar, ovarium, pankreas, dan prostat.

  1. Meningkatkan Kualitas Tidur

Paparan sinar matahari pagi yang mengenai tubuh juga bermanfaat untuk meningkatkan produksi melatonin. Hormon ini sangat penting bagi kualitas tidur Anda. Jika tubuh memproduksi hormon melatonin dalam jumlah cukup, risiko insomnia akan menjauh dari. Anda pun bisa tidur lebih nyenyak pada malam hari.

  1. Mempercepat Penyembuhan Penyakit Kulit

 Ternyata berjemur dapat mempercepat penyembuhan berbagai penyakit kulit kronis. Berbagai penyakit kulit seperti eksim, psoriasis, dan radang jerawat pun akan berangsur-angsur sembuh. Selain itu, bekas luka akibat penyakit kulit akan lebih cepat sembuh jika kulit Anda senantiasa terkena sinar matahari pagi. Warna kulit pada bekas luka akan kembali merata dan membuat Anda kembali percaya diri.

  1. Melancarkan Sistem Peredaran Darah

 Pembuluh darah yang terkena sinar matahari pagi akan melebar hingga ukuran maksimal. Pelebaran pembuluh darah tentu akan melancarkan sistem peredaran darah secara keseluruhan. Darah yang mengangkut oksigen dan nutrisi dari dan ke seluruh tubuh tidak akan terhambat. Jantung juga akan selalu sehat karena tak perlu bekerja ekstra keras saat mempompa darah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here