Yan Vellia. (Foto: Dokumentasi)

Sekitar 700 lagu karya dari Almarhum Didi Kempot. Jadi tidak heran kalau Sang Maestro Campur Sari yang telah tiada itu menjadi peraih royalti terbesar di Indonesia tahun lalu. Untuk itu isteri kedua, Yan Vellia akan mengurus royaltinya . Namun sebelumnya ia harus menunggu 40 hari kepergian suami tercinta dan juga setelah rembukan dengan isteri pertama Didi Kempot, Saputri yang tinggal di Ngawi, Jawa Timur.

“ Soal royalti akan berembuk dengan keluarga besar, keluarga bude Putri dan beliau memutuskan segalanya karena beliau yang pertama, jadi saya serahkan setelah 40 hari baru kami akan bicara untuk royalti dan akan menjaga semua karya mas Didi yang jumlahnya kurang lebih hampir 700 lagu,” jelas Yan Vellia.

Ada alasan tersendiri mengapa Yan Vellia ingin mengurus secara serius hak royalti milik suaminya itu. Menurutnya, royalti adalah buah dari karya-karya yang diciptakan selama Didi Kempot hidup. Maka hal itu harus dilanjutkan.

Tidak hanya akan mengurus royalti lagu-lagu peninggalan Didi Kempot, Yan Vellia juga akan meneruskan mimpi sang suami untuk menggelar konser perayaan puluhan tahun, persisnya 30 tahun  Didi Kempot berkarya. Untuk itu pihaknya dan promotor tetap akan melanjutkan konser ‘Ambyar Tak Jogeti’ yang rencananya  akan digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat pada 14 November 2020 mendatang.

Diakui Yan Vellia juga konser itu adalah mimpi besar sang maestro. Dengan melanjutkan konser itu ia berharap bisa mewujudkan mimpi mendiang suaminya itu.

“ Konser GBK itu sebenarnya judulnya tribute tapi itu memang konser impian mas Didi waktu dia masih sugeng, jadi bukan saya bikin setelah beliau meninggal bukan. Jadi memang mimpi beliau untuk show di GBK. Jadi kami tetap lanjut sebagai penghormatan untuk beliau juga,” papar Yan Vellia.

Untuk persiapannya sudah 50% lebih dan penjualan tiket pun sudah mulai dilakukan. “ Kalau saya koordinasi sama promotornya penjualan tiket sudah dibuka mulai tanggal 1 Juni untuk tokopedia dan hari ini sudah di indomaret seluruh Indonesia. Insyaallah saya dan  managemen Didi Kempot akan hadir. Yang pasti nanti ada beberapa penyanyi untuk tribute beliau,”

Sementara itu isteri pertama, Saputri belum banyak bicara perihal peninggalan harta Didi Kempot yang juga merupakan hak diri dan anaknya. Saputri masih menjalani masa berkabung hingga 40 hari kepergian Didi Kempot yang  meninggal dunia diusia 53 tahun di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah, 5 Mei 2020 silam. Lalu bagaimana dengan hasil pembagian royalti Almarhum, apakah sudah Yan Vellia bahas dengan Putri?

“ Saya belum bisa jawab karena kami belum berembuk untuk royalti, merembuk job yang pending memang kami pending setelah 40 hari, jadi  saya nggak bisa jawab sebelum saya bisa soan ke bude Putri. Dan rencananya, sebelum 40 hari kami akan kesana karena saya belum keluar rumah, bude Putri juga masih belum terima tamu kayaknya. Kami tetap komunikasi sama beliau untuk persiapan saya akan soan dan nyekar ke makam mas Didi tanggal 12 nanti,” tegas Yan Vellia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here