Foto Krisdayanti, Aurel dan Azriel. (Editor Foto: Shavira Nadiyah)

Perselisihan antara Ibu dan Anak, Krisdayanti dengan kedua anaknya, Aurel dan Azriel di media sosial kembali menjadi sorotan. Tidak hanya bagi warga net, publik tapi juga oleh Mahkamah Kehormatan Dewan atau MKD, Saleh Partaonan Daulay selaku wakil ketua MKD DPR RI.

Seperti diketahui ini bukan kali pertama mereka saling sindir, bahkan berseteru di media sosial. Dan kali ini berawal ketika Aurel menulis komentar di postingan instagram KD. Aurel menyampaikan keinginannya untuk bertemu KD. Dan Aurel berkomentar kalau Whatsapp-nya tidak dibalas KD. Rupanya hal ini membuat Raul Lemos tidak terima dan menyindiri balik Aurel di postingan insta story instagramnya yang menyebut jika Aurel pansos dan mengancam akan membuka rahasianya. Akibatnya, Azriel pun ikut sindir di media sosial dan aksi Raul dan kedua anak sambungnya itu viral. Raul sempat menyinggung orangtua tidak dapat mendidik anak dan KD pun ikut dalam perang status, dan sikap KD ini dinilai tidak baik oleh publik.

Namun sekarang KD sudah beda, ia tidak hanya sebagai selebriti saja, tapi juga sudah berstatus sebagai salah satu anggota DPR RI.

Sebagai seorang Wakil Rakyat, tentunya KD diharapkan bisa menjadi contoh yang baik pada publik. Dan aksinya untuk membawa masalah keluarga ke ranah publik di media sosial pun akhirnya turut masuk radar dari Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

“Anggota DPR ini kan banyak disorot masyarakat. Jadi sebaiknya masalah-masalah yang dihadapi secara pribadi diselesaikan secara pribadi. Kan kita khawatir nanti malah meruntuhkan nilai-nilai dan semangat DPR,” ungkap Saleh Partaonan Daulay, wakil ketua MKD DPR RI.

“ Masalah-masalah yang muncul dalam sebuah rumah tangga itu sangat wajar untuk terjadi. Namun baginya, masalah pribadi seperti ini harusnya diselesaikan secara pribadi juga, bukannya diumbar-umbar ke ranah publik,” tegas Saleh.

Foto Saleh Partaonan Daulay selaku wakil ketua MKD DPR RI. (Foto: Dokumentasi)

Lebih lanjut Saleh juga menyatakan “ hubungan antara anak dan orang tua. Mereka ini pasti saling menyayangi, mungkin saling merindukan satu dengan yang lain. Karena itu tentu akan lebih mudah sebenarnya untuk mencari titik temu antara mereka ini. Jadi ya karena itu kita berharap penyelesaian urusan seperti ini bisa dilakukan dengan cara yang arif.”

MKD bertugas untuk menjaga kehormatan dan martabat DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat. Meskipun begitu, Saleh menyebut jika konflik dari KD dan anak-anaknya ini tidak perlu sampai dibawa ke Mahkamah Kehormatan Dewan. Saleh yakin KD bisa menyelesaikan masalah dengan anak-anaknya secara baik dan kekeluargaan. Jadi tidak perlu saksi.

“Mahkamah Kehormatan Dewan itu kan hanya berurusan dengan menjaga kehormatan dewan baik secara lembaga maupun orang per-orang yang ada di sana. Jadi selama ini masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan saya kira tidak perlu ada penyelesaian di Mahkamah Kehormatan Dewan. Makanya saya katakan tadi, saya yakin lah mbak KD bisa menyelesaikan itu dengan baik ya sama anak-anaknya,” harap Saleh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here