Alasan Reza Artamevia Kembali Nyabu karena 4 Bulan Dirumah Saja Akan Didalami Polisi 

Foto Reza Artamevia ditangkap polisi karena terbukti mengonsumsi narkoba jenis sabu sabu. (Foto: Humas Polda Metro Jaya)

Penyanyi Reza Artamevia kembali berurusan dengan Polisi karena Narkoba. Dan kali ini Reza tidak bisa lolos lagi, ia ditangkap pada hari Jumat (4/9) malam lalu. Dari hasil hasil tes urine, Reza positif telah mengkonsumsi narkoba. Dan dari konferensi pers yang digelar di Polda Metro Jaya, Minggu (6/9), Reza mengakui dirinya mengkonsumsi Sabu. Dan alasannya karena corona yang membuatnya harus berdiam diri selama 4 bulan di rumah saja dan ia mengkonsumsinya untuk mengisi waktu.  Alasan ini pun lagi didalami pihak berwajib. 

“RA hasil pemeriksaan mengakui bahwa dia menggunakan sabu sekitar empat bulan selama masa pandemi COVID-19 karena sering di rumah saja,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. 

“Ya boleh saja alasan orang, kita terima saja. Tapi kita masih dalami,” sambung  Yusri Yunus. 

Tentu saja hal ini merupakan pukulan berat bagi kedua anaknya yang sudah mulai menginjak dewasa, Zahwa Rezi Massaid dan Aaliyah Massaid. Dimana mereka tetap membutuhkan sosok seorang Ibu yang ada disamping mereka. Namun kenyataannya, Reza lebih memilih tetap bersahabat dengan benda haram tersebut hingga akhirnya ia terciduk dan harus terpisah dari keluarganya dengan mendekam di balik jeruji besi. 

Foto Press Conference Reza Artamevia di Mapolda Metro Jaya. (Foto: wartakotalive.com)

Seolah tidak kapok, penyanyi bersuara emas ini tetap bermain-main dengan benda mematikan itu. Namun setelah benda tersebut menjeratnya, Reza pun menyampaikan permohonan maafnya, khususnya kepada kedua anak dan keluarga besarnya.

“Izinkan saya Reza Artamevia pada kesempatan ini menyampai-kan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada anak-anak saya Zahwa dan Aaliya, kepada orang tua saya Omi dan papa atau Abi, kepada adik-adik saya, keluarga besar saya, guru-guru saya, para sahabat dan kerabat dan pastinya untuk semua pihak yang selalu mendukung dan membantu perjalanan karir menyanyi saya,” ujar Reza di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (6/9/2020).

“Saya mohon maaf lagi atas kesalahan saya yang kedua. Semoga ini tidak di contoh oleh 

siapapun dan jadi pelajaran bagi saya khususnya. Dan  trimakasih pada Polisi Subdit Narkoba,” tandas Reza Artamevia menegaskan. 

Foto Polisi membawa penyanyi Reza Artamevia saat akan mengikuti rilis kasus pengungkapan tindak pidana narkotika di Polda Metro Jaya. (Foto: ANTARA FOTO) 

Reza ditangkap di salah satu restaurant di jalan raya Jatinegara, Jakarta Timur pukul 16.00 WIB. Dalam penangkapan tersebut ditemukan barang bukti sabu seberat 0,78 gram. Ia ditangkap sedang bersama kedua orang temannya dan langsung dilakukan tes urine. Hasilnya, hanya Reza yang positif mengandung zat ampetamin, sedangkan kedua temannya negatif. Tidak cukup bukti tersebut, sebelumnya tim penyidik sudah melakukan penggeledahan di kediaman Reza di daerah Cireunde, Tangerang Selatan dan ditemukan alat hisap sabu atau bong dan korek api. Semua bukti ini akhirnya membuat pelantun lagu Keabadian itu digelandang ke Polda Metro Jaya. 

“Kronologisnya ketahui bersama karena adanya laporan masyarakat  tentang adanya orang yang sering menggunakan dan memesan sabu. Dan tim penyidik berhasil mengamankan serorang wanita yang baru saja  membeli sabu,” jelas Yusri Yunus. 

Seperti diketahui keterlibatan Reza dengan narkotika memang bukan hal baru. Sejak bercerai dari almarhum Adjie Massaid dan tinggal dipadepokan Brajamusti bersama Gatot Brajamusti, kehidupan penyanyi berusia 45 tahun ini memang berubah. Ia dikabarkan kerap mengkonsumsi narkoba. Hal ini terbukti pada tahun 2015 silam, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPA) pernah membuat kesaksian mengejutkan dari Aaliyah yang mengaku sering menyaksikan ibunya menggunakan narkotika.

Tidak hanya itu pada 29 Agustus 2016 silam, Reza pun sudah pernah ditangkap pihak Polisi bersama Gatot Brajamusti dan isterinya, Dewi Minah disalah satu hotel di Lombok, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Ketika penangkapan juga ditemukan barang bukti satu klip berisi sabu, alat hisap dan korek api. Namun saat itu ia hanya ditetapkan sebagai saksi dan menjalani rehabilitasi selama dua bulan. 

Sedangkan untuk kasusnya kali ini,Reza sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dan ia terancam hukuman paling singkat 4 tahun penjara dan paling lama 12 tahun penjara. Dan saat ini juga Polisi sedang dilakukan pendalaman, apakah pengedar yang menyuplai sabu ke Reza ada hubungannya dengan publik figure lainnya?.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here