Ingin Ada Regenerasi Berkualitas, Erie Suzan Serius Jadi Vocal Director dan Pencipta Lagu 

Foto Erie Suzan. (Foto: Dokumentasi)

Pedangdut Erie Suzan terus mencari keahlian lainnya dalam dirinya. Kesuksesannya sebagai penyayi dangdut ternyata tidak lantas membuatnya puas. Perempuan kelahiran Lamongan, 30 Desember 1978 ini terus meningkatkan kualitas dirinya dengan  menjadi pencipta lagu dan juga vocal director para penyanyi pendatang baru yang ingin berkarier di dunia musik tanah air. Hal tersebut tengah dilakukannya kepada Rommy Putra. 

Foto Rommy Putra. (Foto: Dokumentasi)

Selain menciptakan lagu dua lagu sekaligus untuk Rommy, Ku Bukan Dia dan Keraguan, Erie juga terjun langsung sebagai vocal directornya alias mentor vokal untuk Rommy. Semua ini dilakukan Erie karena sebagai penyanyi cukup senior ia sadar bertul dibutuhkan regenerasi dalam musik dangdut. Dan semangat untuk berkontribusi di musik dangdut ia lihat ada pada Rommy. 

“Keberadaan saya bukan cuma  penulis lagu, tapi juga sebagai vocal director  yang terlibat dalam proses kreatifitas untuk single Rommy Putra. Aku sebagai  penyanyidan seniman yang cukupl lama di industri musik, sadar betul musik dagdut bisa terus bertahan berjalan dan berkembang di negeri sendiri dan luar negeri, jadi  kita pelu regenerasi karena kita  punya batasan dalam  berkarya. Pada intinya saya welcome sama anak muda yang ada semangat dan hasrat untuk  berkarya berkontribusi di  industri musik,” jelas Erie Suzan mengungkap alasannya kenapa bersedia menjadi mentor buat penyanyi pendatang baru, Rommy Putra. 

Kesungguhan Rommy itu memang terbukti, ketika memutuskan terjun ke dunia musik, pria asal Balikpapan langsung  menggandeng Erie Suzan. Siapa yang tidak kenal Erie Suzan dengan kualitas suaranya yang luar biasa itu, tidak hanya piawai dalam bernyanyi dangdut, tapi ia juga piawai nge-rock. Dan kerjasama Rommy dengan Erie ini sudah berlangsung untuk ketiga kalinya. Pertama lewat lagu “Bidadariku”, Rommy menggaet Erie sebagai vokal director. Kedua, Erie menyumbangkan lagu ciptaannya, “Aku Bukan Dia”. Dan yang terbaru, Erie Suzan menjadi mentor sekaligus memberikan salah satu karya berjudul “Keraguan” untuk dibawakan Rommy. 

“Karena saya ingin terus menggali potensi sebagai penyanyi dangdut. Saya merasa kak Erie sebagai mentor terbaik. Alhamdulillah beliau berkenan kembali memberikan lagunya untuk saya,” ujar Rommy Putra. 

“Salah satunya Rommy Putra saat baru mengenal,  dia punya semangat yang luar biasa, dia komit dengan mimpinya terlihat dari saat aku mendirect  vokalnya terus karya kedua yang juga karya aku. Dari situ  aku liat kemauannya, jadi kenapa nggak aku support. Dan aku terbuka untuk siapapun,” sambung Erie Suzan. 

Sedangkan mengenai cengkok dangdut Erie juga menurunkan kemampuan cengkoknya. Untuk cengkok ini, Rommy memang harus lebih banyak belajar supaya cengkok dangdutnya menjadi lebih matang.  

“Dia punya dasar itu hanya saja harus diasah dan terus dilatih karena cengkok ada pakem dan ilmunya masing-masing orang punya cengkoknya sendiri. Dan untuk Rommy masih harus terus belajar seiring jam terbang dan kemamuan untuk berkarya. Mudah-mudahan kedepannya makin tambah matang cengkoknya,” tandas pelantun Muara Kasih Bunda ini penuh harap. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here