Merasa Tubuh Kamu Kurang Asupan Protein? Perhatikan 6 Tanda Awalnya!

Foto Merasa Tubuh Kamu Kurang Asupan Protein? Perhatikan 6 Tanda Awalnya. (Foto: freepik.com)

Miliki tubuh yang sehat merupakan harapan bagi semua orang, terlebih ditengah pandemi virus corona seperti ini, kesehatan merupakan faktor paling penting supaya bisa tetap fight. Dan untuk sehat tersebut, tubuh harus terpenuhi karbohidrat dan juga proteinnya. Protein adalah salah satu nutrisi makro yang harus kamu konsumsi setiap hari supaya tetap sehat. Ada banyak sekali sumber makanan mengandung protein yang mudah didapat. Meski begitu, banyak orang yang masih kekurangan protein akibat menerapkan pola makan dengan gizi yang tidak seimbang.

Dari makanan apa saja protein bisa kamu peroleh? Sumber protein bisa diperoleh dari telur, daging, ikan, tahu, tempe, hingga kacang-kacangan. Dan kalau mau pola makan sehat yang lebih lengkap dan sesuai dengan kondisi tubuhmu, kamu bisa konsultasi dulu ke ahli gizi untuk memastikan asupan yang kamu konsumsi benar-benar sudah sesuai dengan kondisi tubuh kamu. 

Kekurangan protein juga bisa terjadi akibat diet tertentu. Dan jika dibiarkan, kondisi ini bisa berimbas ke kesehatanmu. Dan kadang kita sendiri pun kurang paham dalam kondisi seperti apa tubuh kita kekurangan protein. Berikut tanda-tanda tubuh kekurangan asupan protein (dirangkum dari berbagai sumber): 

  1. Rambut rapuh dan terlihat tidak sehat

Diantara tanda tubuh kekurangan protein adalah rambut menjadi rapuh, mudah patah dan kehilangan kilau sehatnya. Bahkan jika kekurangan asupan protein ini berlangsung hingga hitungan bulan, rambut bisa mengalami kerontokan. Ini terjadi karena tubuh terpaksa menghentikan pertumbuhan rambut untuk menyimpan cadangan protein.

  1. Rasanya ingin makan melulu

Nah ini juga menjadi perhatian, kalau kamu sering merasa lapar, perhatikan asupan protein dan nilai nutrisi makanan harianmu. JIka kurang protein maka kamu akan cepat merasa lapar karena nutrisi bisa membantu perut merasa kenyang lebih lama.Sedangkan kalau terus-terusan lapar, resikonya berat badan jadi naik bahkan bisa memicu obesitas.

  1. Otot menyusut

Kekurangan protein juga terasa saat kamu sulit membentuk otot. Bahkan otot-otot bisa menyusut. Ketika asupan protein berkurang, tubuh akan mengambil protein dari otot lurik atau otot rangka untuk menjaga jaringan-jaringan penting dan fungsi tubuh seutuhnya. Dan kehilangan otot paling buruk terjadi pada partisipan yang mengkonsumsi protein paling sedikit. Karena itu sekalipun aktif olahraga untuk membentuk otot akan sia-sia bila tidak diimbangi dengan asupan protein yang cukup.

  1. Gampang lelah

Kurang protein juga akan berdampak pada kelelahan. Otot akan kehilangan kekuatannya sehingga membuat kamu mudah lelah. Karena kurangnya protein berarti mengakibatkan kondisi kurangnya sel darah merah,  kekurangan oksigen dalam tubuh karena anemia hingga bisa membuatmu tubuh kamu cepat lelah. 

  1. Luka  sulit sembuh

Protein juga dibutuhkan untuk membangun kembali sel, jaringan, kulit baru dan untuk kekebalan tubuh. Selain itu juga protein dapat mempercepat pemulihan patah tulang pinggul pada dewasa yang lebih tua. Pemulihan cedera tulang seperti retak atau patah juga bisa melambat karena protein dibutuhkan tubuh untuk menyerap kalsium lebih baik.

Dengan pengertian lain protein yang cukup dapat secara signifikan mempercepat waktu pemulihan kalau kamu sedang  terluka atau cedera.

  1. Gampang sakit-sakitan

Kalau kamu gampang sakit berarti kamu perlu memperhatikan asupan protein karena protein berperan penting dalam pembentukan antibodi untuk melawan ancaman bakteri dan virus hingga kamu sulit sakit. 

Diantara 6 tanda tersebut, apakah ada satu tanda yang kamu alami? Jika ya maka langsung perhatikan asupan protein yang kamu konsumsi. Tetap jaga kesehatan kamu dengan memperhatikan asupan gizi yang kamu makan setiap harinya. 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here