Anak Kecanduan Main Games Online, Waspada 6 Dampak ini! 

Foto Anak Kecanduan Main Games Online, Waspada 6 Dampak ini!. (Foto: Pixabay.com)

Gadget memang bukan hal asing lagi bagi anak-anak jaman sekarang. Terlebih dengan masih diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang membuat anak-anak belum bisa melakukan aktifitas sekolahnya dan banyak berdiam diri di rumah saja. Hal tersebut membuat anak-anak makin akrab dengan gadget. Dan salah satu fitur yang menjadi incaran mereka adalah games pada gadget. 

Tidak dipungkuri bermain games memang mengasyikan, terutama bagi anak-anak hingga membuat mereka lupa waktu. Mereka bisa menjajal beraneka macam games seru yang tersedia secara online, baik yang bisa diunduh gratis maupun yang berbayar. Hal ini jika dibiarkan bisa memberi dampak tidak bagus kepada sang anak, baik bagi kesehatan fisik dan psikologis anak. Namun yang sangat memprihatinkan sang anak akhirnya lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermain game online daripada melakukan kegiatan positif lainnya seperti belajar dan bermain bersama teman-temannya. 

Sebelum kita membahas dampak games online, sebaiknya ketahui dulu tanda-tanda seorang anak sudah mulai kecanduan bermain games, yaitu merasa gelisah dan mudah marah apabila tidak diijinkan bermain games online. Yang ada di pikirannya hanyalah permainan online sehingga ketika ibu mengajaknya ngobrol, topik yang ia bicarakan juga tentang permainan tersebut. Selain itu selalu ingin main games terus menerus dan susah bila disuruh berhenti, tidak peduli dengan orang-orang di sekitar, bahkan malas bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya.

Dengan tanda-tanda yang menunjukan kecanduan games online itu, maka anak berisiko mengalami sejumlah dampak berikut:

  1. Kesehatan Mata Terganggu (Dampak Kesehatan Fisik)

Kesehatan mata anak yang kecanduan main games online bisa menurun, mulai dari mata lelah, minus bertambah, sampai kerusakan saraf mata. Hal ini disebabkan sang anak lama dan terus-terusan menatap layar komputer atau gadget saat bermain games. Kasian anak kalau sampai mengalami hal ini. 

2. Gangguan Motorik (Dampak Kesehatan Fisik)

Hanya duduk bermain game saja seharian juga membuat anak jadi kurang banyak bergerak. Akibatnya, lama kelamaan kemampuan motorik anak akan menurun sehingga pertumbuhan badannya jadi tidak maksimal . Lebih dari itu juga bisa memicu anak menjadi obesitas. 

3. Nyeri Sendi (Dampak Kesehatan Fisik)

Biasanya saat main games online melalui gadget, anak lebih suka sambil tiduran atau tanpa sadar duduk membungkuk. Kedua posisi tersebut bukan merupakan kondisi yang sehat. Terlebih saat duduk dengan membungkuk yang terlalu lama bisa membuat ototnya terasa kaku dan nyeri sendi.

4. Menurunkan Tingkat Konsentrasi Anak (Dampak Kesehatan Fisik)

Kecanduan bermain game juga bisa membuat anak mengalami gangguan konsentrasi. Paparan radiasi dari perangkat elektronik  bisa melemahkan konsentrasi anak. Selain itu ketika anak senang bermain game, maka akan terjadi perubahan pada struktur sel-sel di dalam otaknya. Hal itulah yang mengakibatkan konsentrasi anak menurun sehingga ia mudah lupa dan gagal fokus. 

5. Anak Kurang Bersosialisasi (Dampak bagi Kesehatan Psikologis)

Seorang anak yang kecanduan main games online biasanya akan lebih memilih bermain gadget  di rumah ketimbang  main di luar bersama teman-temannya. Akibatnya, anak akan jadi canggung atau kurang cakap jika harus bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.

6. Masalah Komunikasi (Dampak bagi Kesehatan Psikologis)

Anak juga akan alami kesulitan dalam berkomunikasi. Kegiatan berkomunikasi bukan hanya sekadar mendengarkan dan memberi respon perkataan orang lain, tapi juga termasuk membaca ekspresi lawan bicara. Dan bagi anak yang kurang bersosialisasi pastinya akan mengalami kesulitan untuk hal ini. 

Dengan 6 dampak tersebut, para bunda pasti tidak ingin hal tersebut terjadi pada ang anak. Jadi kalau bunda sudah melihat ada tanda-tanda anak mulai kecanduan games online, sebaiknya bunda segera mengambil langkah tegas dengan membatasi frekuensinya bermainnya. Untuk mengalihkan perhatiannya, bunda bisa lakukan dengan melakukan berbagai aktifitas positif di luar rumah. 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here