Akui Terpapar Covid-19, Sinyorita Esperanza Ungkap Alasan Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Foto Unggahan Sinyorita di akun instagram pribadinya dan menulis caption-menceritakan saat ia terkena virus covid 19. (Foto: Instagram.com/@sinyoritaesperanza)

Presenter Sinyorita Esperanza tidak sungkan mengumumkan jika dirinya terpapar Covid-19 beberapa waktu lalu. Diakui Sinyorita sama sekali ia tidak menyangka kalau ia terpapar Covid 19. Pasalnya, awalnya ia hanya merasa terserang flu biasa. Bukan hanya flu, Sinyorita  juga sempat mengalami demam. Dari keterangan yang ia tulis di akun media sosialnya, selama beberapa hari ia juga merasakan pegal hingga sakit kepala hebat.

“Nah 3 hari terakhir kemarin demam tapi tiap malem doang pas mau tidur. Penciuman aman banget Alhamdulillah. Tapi mulut agak sedikit ba’al cuma masih bisa ngerasain enaknya makanan kok. Tadinya pas 3 hari lalu badan tiap tidur sakit-sakit gue pikir karena pegel-pegel and lagi haid juga. Cuma pas Jum’at malem sakit kepala hebat, demam, terus badan sakitnya na’udzubilah,”ungkap Sinyorita Esperanza. 

“Akhirnya cek darah karena takut thypus or db plus sekalian swab. Karena jujur malah parno db dari 3 hari lalu. Eh tau-taunya yang positif malah covid. Kaget? Iya pastinya. Cuma ya mau bilang apalagi. Yang kita hadepin musuhnya nggak keliatan,”sambung Sinyorita Esperanza. 

Foto Sinyorita jalani isolasi mandiri pasca terpapar virus covid-19. (Foto: Instagram.com/@sinyoritaesperanza)

Hingga kemarin, diakui Sinyorita juga ia sudah menjalani isolasi mandiri selama 6 hari. Isolasi mandiri yang dilakukannya bukan di rumah sakit atau wisma atlet, Sinyo melewati masa-masa isolasinya hanya di rumah saja. Lewat postingan instagram terbarunya, perempuan berusia 38 tahun ini mengungkapkan alasan mengapa dirinya melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Oke gaes ini hari ke-6 Isolasi mandiri sebagai pasien Covida Bangkeana Nyebelina Sejagatraya. Banyak yang tanya kenapa isoman di rumah?”tulis Sinyorita Esperanza. 

Ternyata ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan Sinyorita hingga akhirnya memilih isolasi mandiri. Salah satunya adala kondisi Sinyorita yang memang memungkinkan untuk menjalani perawatan di rumah.

“1 memang arahan dari RS boleh untuk isoman (isolasi mandiri) karena gw nggak punya riwayat penyakit bawaan. 2 memang rumah gw memungkinkan untuk isoman karena misah lantai dengan keluarga dan kelengkapan perang untuk obat vitamin alat makan mandi dll juga sangat memadai,” jelas Sinyorita Esperanza lebih lanjut. 

Selain soal kondisi yang memungkinkan dirinya lakukan isolasi di rumah, Sinyo juga menghindari untuk dirawat di rumah sakit karena dirinya takut bakal jadi lebih stress. Hal itu nantinya justru akan membuat kesehatannya menurun, bukannya membaik. Seperti diketahui virus corona memang akan lebih menyerang bagi mereka yang dilanda stress atau drop. 

Sementara itu hal yang meyakinkan Sinyorota untuk isolasi di rumah karena ia memiliki banyak teman dokter yang siap pantau kondisi kesehatannya. 

“3 karena si virus bangkek ini menghajar kita kalo stress dan drop sedangkan gw bakalan jauh lebih stress kalo berada di RS jadi takut makin gimana-gimana nantinya makanya isoman di rumah. 4 banyak temen dokter yang selalu pantau kondisi gw. 5 keluarga standby kalo ada apa-apa sama gw,”sambung Sinyorota Esperanza.

Kelima alasan itulah yang membuat Sinyorita lebih memilih isolasi di rumah. Dan tidak semua penderita corona bisa melakukan hal yang sama dengan Sinyorita karena memang ada persyaratan yang sebelumnya harus dipenuhi. Dan semua persyaratan tersebut memang bisa dipenuhi oleh Sinyorita. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here