Tepat Setahun Kepergian Sang Isteri, Teddy Pardiana Urus Harta Warisan ke Pengadilan Agama   

Foto Teddy Pardian

Teddy Pardian tidak main-main untuk masalah harta warisan peninggalan almarhum isterinya, Lina Jubaedah. Tepat setahun kepergian mendiang isterinya menghadap sang Khalik, Teddy melakukan konsultasi harta warisan ke Pengadilan Agama Bandung, Jawa Barat. Didampingi kuasa hukumnya, Teddy berkonsultasi menyangkut soal siapa ahli waris dari harta peninggalan mantan isteri komedian Sule itu yang kabarnya bernilai hingga milyaran rupiah. 

Foto Teddy Pardiana dan kuasa hukumnya Ali Nurdin S.H

“Dalam kasus ini saya hanya bantu Teddy dan anaknya untuk mendapat haknya. Satu rupiah saya tidak terima bayaran dari kang Teddy. UU-nya dah ada tinggal baca aturannya dah jelas di situ, kecuali memang mengada-ada menghilangkan, membuat pasal itu kabur bisa aja. Tapi kalo memang punya hati nurani dan baca UU akan gampang memecahkan masalah itu,”ujar kuasa hukum Teddy Pardiana, Ali Nurdin S.H. 

‘Saya sibuk minta hak waris dah setahun kalo dalam Islam 40-100 hari dah dibagikan karena biar jadi amanah dan ibadah,” ujar Teddy Pardiana.  

Teddy juga menjawab soal tudingan banyak orang tentang dirinya yang sengaja tidak mau datang memenuhi undangan pihak Rizky Febian dan Putri Delina, anak mendiang isterinya untuk menyelesaikan sengketa harta peninggalan ibunya tersebut. Tidak hanya itu, Teddy juga membantah disebut menjual asset milik Rizky Febian yang dititipkan almarhumah ibunya tersebut. 

“Waktu itu emang nggak ada undangan secara resmi, dia hanya wa ke lawyer saya dan baru ke saya. Terus saya juga lagi jaga dede nggak bisa langsung meluncur, saya sekarang  tinggal di kampung, nggak di kota lagi.  Saya kira kemarin dah terwakili ada tim kuasa hukum. Sebenarnya masalah  kecil bukan besar. Kemarin pas ditanyain belum ada kesepakatan apa apa,”papar Teddy Pardiana. 

“Kalo menjual atas nama orang lain nggak bisa secara hukum bisa pidana dan pemalsuan. Ini bukan atas nama Iki, jadi diberita kemarin yang simpang siur dibilang serta saya bilang belum ada buktinya kalo sekarang menjual atas nama Iki, notaris nggak mau tanda tangan. Masih ada yang dibilang berapa item, nanti akan saya klarifikasi,”sambung Teddy Pardiana. 

Teddy juga mengakui tentang Iki yang menitipkan uang hasil jerih payahnya menyanyi di panggung hiburan tanah air pada ibu kandungnya. Bahkan Teddy juga miliki bukti-bukti dan berjanji akan membuka secara terang-terangan persoalan harta peninggalan isterinya itu, termasuk soal aset yang dikabarkan sudah ia jual. 

“Kalo saya sendirikan kemaren pas Iki  nitipin berapa milyar pada ibunya tahun 2015. Yang saya tau dari tahun  2015 perkerjaan ada piutang almarhumah beberapa milyar ke karyawan

Bunda, nanti  saya cocokan kalo uang Iki sama ibunya  disini beli tanah di Banjaran. Nanti saya bisa kupas tuntas, Mudah-mudahan semua berakbhir secara kekeluargaan,”tandas Teddy Pardiana. 

Foto Rizky Febian

Sebagai anak, Rizky Febian atau kerap disapa Iki memang memimilki hak waris atas harta peninggalan Lina Jubaedah, ibu kandungnya. Terlebih diantara peninggalan ibunya itu terselip uang pribadinya yang dititipkan pada ibunya dan telah berubah menjadi rumah, kos-kosan dan lain sebagainya. 

“Sejak 2015 aku masuk ke entertain, Iki nggak focus ke materi, aku fokus untuk masa depan, uang di mamah semuanya. Saat itu aku percaya mamah karena belum ada masalah apapun. Aku pertanyakan adalah yang aku dapat info uang sama mamah udah jadi beberapa asset kos- kosan,toko material yang saya ingin pertanyakan itu adalah hak saya. Kan mamah dah nggak ada makanya saya mau tau bila ada masukan berapapun, saya mau tanya kemana,” papar Rizky Febian. 

Sementara itu ditengah ditengah perjuangan Teddy untuk mendapatkan hak waris peninggalan Lina tersebut, keluarga almarhumah sedang menggelar pengajian setahun kepergian Lina Jubaedah. Pengajian yang digelar dikediaman keluarga almarhumah itu tidak terlihat anak-anak Lina Jubaedah dari pernikahannya dengan komedian Sule. 

Foto Aryani adik almarhumah Lina Jubaedah

“Semua  pada mendoakan almarhum. Kakak itu terhebat buat saya luar biasa di mata saya sendiri sebagai adik. Kalo menyesal nggak, nggak bisa berkat-kata dari keluarga saya belum bisa membahagiakan almarhumah. Nggak dari keluarga nggak ada komunikasi dan kabar ke Teddy udah lama nggak komunikasi. Nggak ada sih dari keluarga nggak ada yang kecewa, mungkin ada keselnya aja sih,”terang adik almarhumah Lina Jubaedah, Aryani. 

“ini pas satu tahun bunda Lina, Insya Allah dah  kesana nyekar ada rencana mau nyekar sama dede. Nggak ada karena emosi nggak boleh berkerumun ikuti anjuran Pemerintah. Nyekar tadi pagi,” pungkas Teddy Pardiana. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here