Syekh Ali Jaber Menutup Mata untuk Selamanya Usai Sempat Dinyatakan Kondisinya Membaik 

 

Foto Pendakwah Syekh Ali Jaber

Kabar mengangetkan datang dari Pendakwah Syekh Ali Jaber yang dikabarkan meninggal dunia. Pasalnya, Syekh Ali Jaber sempat dinyatakan kondisinya membaik usai terkonfirmasi positif Virus Covid-19. Syekh Ali Jaber dinyatakan positif Covid-19 pada Selasa (29/12/2020) dan sempat masuk ruang ICU RS Yarsi, Jakarta pada Rabu (30/12/2020).

“Kabar Syekh Ali Jaber Alhamdulillah keadaannyaa stabil baik, saat ini masih ditidurkan dulu, untuk istirahat dan memastikan organ vitalnya sempurna fungsi dan kinerjanya,”jelas asisten pribadi Syekh Ali Jaber, Abu Aras. 

Mengenai kabar yang menyatakan kondisi Syekh dalam keadaan kritis pun ditampik oleh Abu Aras. Kondisi kritis tersebut terlihat usai  salah satu perawat menggunggah foto Syekh di media sosial. Dan hal ini sangat disayangkan oleh keluarga Syekh. 

“Terkait foto Syekh Ali Jaber beredar berantai, foto tersebut dari salah satu perawat yang melanggar etika dan privasi pasien dan keluarga. Menyayangkan dan sudah komplain dan menegur pihak rumah sakit,”jelas Abu Aras.

Meski kondisi Syekh mulai membaik, namun Abu Aras tetap meminta kepada umat Islam dan para jamaah Syekh Ali Jaber untuk terus mendoakan kebaikan dan kesembuhannya. Namun takdir berkata lain, Syekh bukannya benar-benar sembuh tapi malah menutup mata untuk selamanya. Tentu saja hal ini sangat mengangetkan sekaligus duka mendalam yang menyelimuti umat Islam Tanah Air.

Foto Unggahan Ust Yusuf Mansur memberitahukan kabar Syekh Ali Jaber wafat

Syekh Ali Jaber meninggal dunia di Rumah Sakit Yarsi, Jakarta, Kamis, 14 Januari 2021 sekitar pukul 8.30 WIB. Dan kedukaan ini diketahui melalui akun Instagramnya @yusufmansurnew.

“Innaa lillaahi Wa Innaa Ilaihi Raaji’uun. Syaikh Ali Jaber wafat di RS Yarsi, jam 8.30. Mohon do’anya,” tulis Ustadz Yusuf Mansur. 

Ustadz Yusuf juga menyatakan Syekh Ali Jaber meninggal dunia dalam kondisi terbebas dari corona alias negatif Covid-19. Selain itu ia sempat ungkapkan kalau kondisi Syekh Ali Jaber sempat kritis pada semalam sebelum meninggal, Rabu (13/1) sekitar pukul 23.00 WIB. Malam itu, kata Ustadz Yusuf, Ali Jaber juga telah dipasang alat pacu jantung. Sebab, denyut nadinya mencapai 190 per menit.

“Jadi Covidnya mah sudah tidak ada. Tapi sudah terlanjur menyerang ke paru-paru dan lain sebagainya. Jadi saat wafat sudah dinyatakan negatif Covid-19,”jelas Ustadz  Yusuf Mansyur.

“Kami mendoakan Syekh Ali Jaber dan meminta komunitas ustadz-ustadz, Kyai, dan sebagainya,”sambung Ustadz  Yusuf Mansyur. 

Kabar ini pun dibenarkan oleh Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber, Habib Abdurrahman Al-Habsyi. 

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, telah wafat Syekh Ali Jaber, saya sedang menuju RS Yarsi Jakarta Pusat,”ujar Habib Abdurrahman Al-Habsyi. Namun seperti apa detail kematian almarhum, Habub belum mau menjabarkan perihal meninggalnya dai asal Madinah, Arab Saudi itu. 

Rencananya, jenazah Syech Ali Jaber akan dimakamkan habis Ashar di Pesantren Tahfizh Daarul Quran didaerah Cipondoh, Tangerang. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here