Foto penyanyi Nindy Ayunda. (Foto: Dokumentasi)

Tekad penyanyi Nindy Ayunda untuk berpisah dengan sang suami, Askara Parasady memang makin mantap. Terbukti pada hari ini, Rabu (3/2/2021), Nindy menghadiri sidang cerainya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Dan masih sama seperti sebelumnya saat ditemui awak media, Nindy masih enggan berbicara banyak terkait perkembangan kasus perceraiannya dengan Aska. 

“(Kabarnya) baik,”jawab Nindy saat ditanya kabarnya sekenanya. 

Usai keluar dari ruang sidang, Nindy juga tetap bungkam. Ia tidak bersedia membahas masalah perceraiannya dengan sang suami. Nindy hanya memberitahu bahwa sidang perceraiannya terpaksa ditunda karena alasan yang tidak disebutkannya. 

“Belum ada hasil apa-apa karena ini masih ditunda juga sidangnya. Ditunda dulu ada penundaan. Ada satu dan lain hal,”jelas Nindy sambil  berlalu menuju ke mobilnya.

Foto Herman Y Simarmata pngacara Nindy Ayunda. (Foto: Dokumentasi)

Sedangkan info dari pengacara Nindy, Herman Y Simarmata mengungkapkan  kalau sidang cerai ditunda karena pihak Aska  tidak hadir. Karena itu sidang pun akan kembali digelar pada tanggal 10 Februari mendatang. Dan kabar gugatan cerai akan dicabut pun disanggah oleh Herman. 

“Sampai saat ini tidak ada keinginan untuk dicabut (gugatan cerai). Dipending Minggu depan tanggal 10 karena pihak Aska tidak ada. Selama ini Nindy sudah berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan rumah tangga dengan suaminya hingga pada akhirnya ia benar-benar merasa  sudah tidak sanggup lagu bertahan,” jelas kuasa hukum Nindy (Herman Y Simarmata). 

“Bahwa dia sudah berjuang dan sudah berusaha untuk tetap bisa bersatu dengan suaminya tapi ada beberapa hal yang tidak terungkap yang membuat Nindy tetap kekeuh untuk bercerai. Itu (KDRT) salah satunya,”sambung Herman lebih lanjut. 

Jika Herman menyebutkan salah satu alasan KDRT yang membuat Nindy tidak bisa melanjutkan kehidupan rumah tangganya dengan Aska. Namun saat ditanyakan langsung kepada Nindy, penyanyi kelahiran Padang, Sumatera Barat ini hanya memberikan janji, nanti ada waktunya untuk bicara tentang keretakan rumahtangganya itu. 

“Nanti ada waktunya saya bicara,”tandas Nindy.  

Sementara itu terkait perkembangan kasus kepemilikan senjata api illegal Aska sudah dinyatakan naik tingkat ke P19 karena seluruh berkas penyidikan sudah lengkap. Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya berujar bahwa berkas penyidikan Aska akan segera dikirim ke kejaksaan dalam waktu dekat ini. 

“Jadi terkait perkembangan penyidikan untuk senjata api yang diduga ilegal yang dimiliki APH saat ini menurut penyidik pemberkasan sudah cukup sehingga untuk berkas perkara rencana minggu ini akan kami kirimkan ke JPU,” ujar AKBP Teuku Arsya.

“Nantinya tinggal kita tunggu hasil penelitian JPU untuk menentukan apakah berkas perkara masih perlu dilengkapi atau sudah cukup,” lanjut AKBP Teuku Arsya.

Di sisi lain pemeriksaan terhadap Nindy terkait kasus kepemilikan senpi illegal sang suami dirasa sudah cukup oleh kepolisian. Namun bila berkas yang diserahkan ke kejaksaan belum lengkap, memungkinkan Nindy akan kembali dipanggil polisi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here