Foto Ridwan Remin memenuhi panggilan KPAI bersama pengacaranya Rando Vittoro Hasibuan. (Foto: Dokumentasi)

Pertikaian yang terjadi antara Ruben Onsu dengan komika Ridwan Remin makin memanas. Kasus ini sudah mulai memasuki ranah hukum, pasalnya beberapa hari lalu, adik Ruben, Jordi Onsu melaporkan Ridwan ke komisi perlindungan anak Indonesia. Dan Senin, 15 Februari kemarin, pihak KPAI memanggil Ridwan untuk dimintai keterangan. Komika asal Bogor, Jawa Barat itu didampingi kuasa hukumnya, Rando Vittoro Hasibuan. Sedangkan Ruben sendiri telah menyerahkan masalah ini kepada Jordi dan kuasa hukumnya, Minola Sebayang. 

“Datang ke KPAI di undang KPAI harus menjelaskan video dan materi  stand up pembuatanya bagaimana  tujuannya ya gitulah. Panteslah  karena semua  percaya kalo public figure dah mempublis pribadinya di medsos, harus dah siap dikomentari,”ujar Ridwan Remin. 

“Yang pertama itu mereka mau cerita dari awal Ridwan sudah menyampaikan seperti yang  disampaikan tadi dari menyusun materi. Tentang anak yang jadi kewajiban melindungi anak bukan keluarga saja dan ketika kita kasih pandangan Ridwan kedepan harus liat kondisi saat menyusun materi,” jelas Kuasa Hukum Ridwan Remin, Rondo Vittoro Hasibuan,SH.

Foto Ruben Onsu. (Foto: Dokumentasi)

Persoalan dengan Ruben ini dimulai ketika Ridwan menyinggung keakraban Betrand Peto dengan Sarwendah. Ridwan menyinggung perihal aksi Betrand mencium ibu angkatnya itu dalam konten materi stand up. Lalu kemudian ia posting di akun youtube Ridwan. 

Kedekatan Betrand dan Sarwendah memang kerap mendapat sorotan. Banyak yang beranggapan jika Betrand terlalu dimanja oleh ibu angkatnya itu. Sehingga kerap memperlihatkan keakraban yang dinilai terlalu berlebihan. Sementara Betrand diketahui memang bukan anak kandung Sarwendah dan Ruben.

Namun saat dijadikan bahan materi oleh Ridwan, Ruben pun sangat tersinggung karena urusan keluarganya dijadikan bahan lawakan oleh Ridwan. Awalnya, Ruben meminta Ridwan untuk meminta maaf. Namun tidak digubris oleh Ridwan,akhirnya Ruben mempermasalahkan kasus ini. 

“Nggak tau ya, kalo saya sempet telepon Indro Warkop untuk meroasting harusnya ada persetujuan orangnya tau ada di depannya, kalo ini tidak ada izinnya ke saya sehingga orang tersebut bisa menggunakan hak jawabnya. Ketika disana dan dimasukkan ke akun youtube dan saya nggak liat eventnya tapi jejak digitalnya di liat anak saya. Dan anak saya tau ayahnya bela dia,”beber Ruben Onsu. 

Sebagai ayah, Ruben memang snagat mengkhawatirkan dampak psikologis Betrand. Mengingat saat ini Betrand masih menginjak remaja, masih berusia 14 tahun. 

“Saya sudah nggak bisa gomong dalam hal ini, jadi saya gunakan hak jawab saya, saya jelaskan sebenarnya. Jadi yang dilakukan seperti menggiring opini, sedang dipelajari seperti apa dan bagaimana, kita liat aja. Kalo ada  itikad baik kita tindak lanjut,”tandas Ruben Onsu. 

“Saya tuh sebenarnya udah was was tapi nggak tau nomor di instagram Ruben salah atau saya yang salah nge-save makanya tidak terhubung. Nanti kuasa hukum akan bertemu untuk menyelesaikan baik-baik. Ya bukan masalah bersalah atau tidak bersalah tujuannya nggak kesana, kan boleh saja orang tersingung, itu konsekuensi saya bikin materi orang merespon dia juga bikin konten,sama juga kan,” balas Ridwan Remin. 

Sementara Ridwan dipanggil oleh pihak KPAI, Ruben berusaha agar keluarganya tidak terganggu dan terpengaruh. Seperti Senin, 15 Februari kemarin, Betrand dan Sarwendah justru merayakan hari kasih sayang alias valentine dengan latihan berkuda. 

“Anak-anak ditempat kuda, mereka naik kuda dan mengurangi kapasitas orang akhirnya aku nggak ikut datang, cuma nengok terus pergi. Iya berdua kasih kado kuda. Kuda yang waktu itu jarang digunakan ketika naik sudah nggak stabil. Pas Wendah sudah naik kuda lagi yang kemaren kita ganti ama yang baru, ”beber Ruben Onsu sambil ungkap sejak hamil dan melahirkan kedua anaknya, baru kemarin Sarwendah kembali lagi latihan berkuda. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here