Foto artis Marshanda hadir sebagai saksi dari sidang kasus dugaan KDRT yang melibatkan terdakwa Arya Claproth dan mantan istrinya, Karen Pooroe. (Foto: Dokumentasi)

Kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dialami Karen Poore atau Karen Idol yang dilakukan oleh mantan suaminya, Arya Satria Claproth masih terus berlanjut dan diproses di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat. Dan saat sidang yang berlangsung pada 16 Februari 2021 kemarin, artis Marshanda hadir sebagai saksi dari sidang kasus dugaan KDRT yang melibatkan terdakwa Arya Claproth dan mantan istrinya, Karen Pooroe tersebut. 

Dalam sidang, mantan artis cilik itu juga membeberkan soal hubungannya dengan Arya. Ibu satu orang anak ini mengaku telah mengenal Arya dan keluarganya sejak ia berusia sembilan tahun hingga Marshanda terjun ke dunia hiburan Tanah Air. Karena itulah Marshanda cukup dekat dengan Arya. 

“Saya mengenal saudara terdakwa saat saya usia sembilan tahun,”ujar Marshanda.

“Saat itu, ingin konsultasi dengan ayah terdakwa (Richard Claproth) bagaimana caranya mensupport ke dunia seni. Karena saat itu saya ingin jadi penyanyi dan pemain film,” lanjut Marshanda. 

Diakui Marshanda juga dalam sidang yang beragendakan keterangan saksi dari pihak terdakwa itu, artis yang kerap disapa Chaca ini tidak merasa kikuk takut salah. Meski ia mengetahui semua yang terjadi diantara Arya dan Karen. 

“Pertimbangan nggak banyak karena memang  saya tahu sebenarnya terjadi itu apa dari dulu. Dan ada bukti yang saya sampaikan, tidak hanya cerita Arya dan dari mulut Karen sendiri bahwa dia pernah megalami hal yang traumatik di masa kecil dari pamannya sehingga membuat saya berpikir wajar perempuan seperti ini gedenya labil dan punya kecenderungan stress,”ujar Marshanda. 

Foto Arya Satria Claproth. (Foto: Dokumentasi)

Sebagai terdakwa, Arya juga merasa kalau keterangan saksi yang disampaikan Marshanda di muka persidangan bukan meringankan dirinya, tapi lebih kepada meluruskan kasus KDRT yang tengah menjeratnya disertai bukti-bukti. 

“Soal kesaksian Chaca sih yang  itu tadi saya bilang tergantung hakimnya, kalo menurut saya meluruskan dengan didampingi  bukti bukan kata- katanya, ini benar berdasarkan bukti. Yang 

buat saya mencegah suapaya aku bunuh diri  and happy thx God apapun keputusannya saya hargai,”ungkap mantan suami Karen Poore, Arya Satria Claproth.

“Bukan meringankan sih saya datang kesini untuk  menyapaikan fakta yang seharusnya didengar oleh semua yang bisa mendengar atas apa yang terjadi pada Karen dan Arya,” tegas Marshanda. 

Dalam kesempatan yang sama, Arya sempat meneteskan air mata saat menyebut dirinya tersiksa dengan fitnah yang diarahkan kepadanya. Dimana Karen tetap memperkarakan kematian putri tunggal mereka, Zefania  yang masih berusia 6 tahun. Karen merasa kematian putri mereka itu karena jatuh dari apartemen lantai 6 yang ditinggalinya bersama sang Ayah, Arya. Namun kondisi tubuh sang anak tidak memperlihatkan layaknya anak yang terjatuh dari ketingginan. Hingga kini kasus ini belum selesai ditangani Polres Jakarta Selatan. 

“Doakan saya saja saya Karen pun juga anak yang saya sayangi dari rahim dia,”tandas Arya Satria Claproth.

Sementara itu menambah kesaksiannya, Marshanda ungkapkan upaya percobaan bunuh diri yang dilakukan Karen sebanyak dua kali. 

“Yang  saya tahu dua kali ingin melakukan upaya mau bunuh diri,pertama thn 2015 Karen lagi 

stress tidak stabil mengkonsumsi sesuatu yang tidak semestainya, saya tidak akan bilang secara eksplisit, dia dalam keadaan harus membayar band player yang ngiringi dia di salah satu even dan uang yang sudah di dapat dari penyelenggara dipakai. Karena harus bayar dia push Arya suaminya dan Arya telah berusaha setahu saya, tapi beum dapat dan Karen loncat dari motor karena  sudah tidak kuat menghadapi tekanan itu,”beber Marshanda. 

Disinggung soal tuduhan Karen yang pernah menyebut Marshanda pernah berselingkuh dengan Arya, Marshanda pun menanggapinya dengan santai. 

“Nggak beban karena dari awal saya sudah difitnah dibilang selingkuh dengan Arya. Saya nggak apa-apa, menurut saya malah kasihan sama Karen yang punya penderitaan dari kecil. Saya rasa nggak fear saya tuntut pencemaran nama baik. Sekarang saya fight sebagai saksi karena Karen sudah banyak lakukan kebohongan publik,”pungkas Marshanda. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here