Foto Bambang Reguna Bukit atau lebih dikenal Bams eks Samson. (Foto: Dokumentasi)

Lama menghilang dari dunia hiburan, ternyata penyanyi bersuara emas ini sedang berjuang melawan penyakit langka. Bagi kamu penggemar grup musik Samson yang berjawa di era tahun 90-an ini, tidak asing lagi dengan sosok sang vokalis, Bambang Reguna Bukit atau lebih dikenal Bams eks Samson. Selama ini Bams juga dikenal sebagai sosok yang sangat menjaga pola hidup sehat dan gemar berolahraga, namun siapa sangka kalau akhirnya ia malah divonis mengidap sakit mematikan, kanker langka. 

Untuk sakitnya itu, Bams pun ungkapkan awal mula ia divonis kanker pada tahun 2020 lalu. Menurut Bams, dokter mendiagnosis dirinya telah mengidap kanker kulit dan otot saat itu. Meskipun tidak terlalu ganas, Bams mengaku sempat panik lantaran penyakitnya tersebut terbilang langka.

“Iya, sebenarnya kalo dibilang ganas atau nggak, masih banyak kanker yang lebih ganas, tapi kanker ini tuh rare, jarang ditemukan,”jelas Bams eks Samsons.

Langkanya kanker ini karena hanya terjadi pada 1 dari 1 juta orang yang terkena kanker. Bahkan, sepanjang sejarah hanya ada 8.000 kasus kanker seperti yang dialami Bams ini. 

“Jadi karena memang sampe sekarang belum diketahui karena yang kena kanker ini baru 8000 orang,”ungkap Bams.

Sedangkan keluhan atau gejala awal yang dirasakannya berawal dari bagian lutut. Diakuinya awalnya ia tidak curiga dan menganggap benjolan tersebut adalah benjolan biasa saja. Namun karena makin lama makin membesar ia pun mulai curiga dan langsung memeriksakannya ke dokter. “Tahunya karena ada benjolan yang lumayan besar di dengkul,”ujar Bams.

Usai diperiksa baru diketahui kalau benjolan yang bersarang di tubuhnya itu  adalah sebuah sel kanker. Namun saking tidak merasa benjolan itu sebagai beban, Bams pun masih bisa menjalani aktivitasnya. 

“Rasanya ya kaya kanker seperti pada umunya, ada benjolan di dengkul, kalau lagi berativitas biasa aja nggak ada masalah apa-apa,”ujar Bams.

Sementara itu saat disinggung soal penyebab terjadinya kanker, Bams mengaku tidak mengetahui sebab pastinya, namun dari sang dokter yang merawatnya diketahui kalau kanker tersebut terjadi pada seorang yang terlalu berlebihan melakukan aktivitas fisik.

“Tapi yang mereka simpulkan orang yang sering beraktivitas (berat) dan kena benturan. Saya dulu memang olahraganya gila, sekali olahraga 3 jam, bangun tidur olahraga, pulang kerja olahraga, jadi jangan terlalu berlebihan,”terang Bams.

Syukurnya menurut Bams kanker langka yang dideritanya itu tidak berbahaya. Bahkan saat ini ia pun sudah dinyatakan sembuh dari penyakitnya itu usai ia menjalani operasi. Kini,  ia pun sudah bisa menjalani aktifitas seperti biasanya. 

“Sekarang saya baik-baik saja. Jangan khawatir, saya tidak sakit, saya sudah sembuh,”tegas Bams yang juga mulai membiasakan diri untuk terlalu berkerja keras dan over olahraga. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here