Foto Gisella Anastasia. (Foto: Grid.ID)

Kasus video syur yang sempat menghebohkan pubilk dan melibatkan Gisella Anastasia dan Michael Yukinobu Defretes atau Nobu  masih terus bergulir dan memasuki babak baru. Kedua tersangka tersebut sudah dijadwalkan untuk menjadi saksi dalam persidangan yang dijalani dua penyebar video syur, PP dan MN pada hari ini selasa, 9 Maret 2021 kemarin. Diketahui, PP dan MN telah didakwa melanggar Pasal 29 juncto Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. 

Adapun, agenda sidang kali ini adalah memeriksa saksi Gisel dan Nobu. Sidang tersebut dijadwalkan pukul 13.00 WIB di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Namun pada 4 Maret 2021 lalu didampingi kuasa hukumnya Gisel mendatangi Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk mengajukan surat permohonan penundaan sebagai saksi dalam persidangan tersebut usai dirinya mendapat surat panggilan pada 3 Maret 2021 dengan alasan kepentingan  keluarga. 

“Ajukan permohonan untuk penundaan sebagai saksi di sidang penyebar kemarin. Kita ngobrol aja perkembangannya sampai mana. Terus mau ngajukan permohonan baik-baik aja secara sopankan karena Minggu depan Selasa berhalangan,”ujar Gisella Anastasia. 

Hal yang sama juga dilakukan oleh Nobu yang juga turut melayangkan surat permohonan penundaan sebagai saksi di hari yang sama dengan Gisel.

“Ya nggak wajib hadir dong, untuk apa? Kan bukan kepentingan kita. Ya nggak boleh datang dong, bukan kepentingan kita, nggak boleh dateng,” ujar pengacara Nobu, Irwansyah Putera. 

Sementara itu menurut Sri Odit Megonondo (Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan), ketidakhadiran Gisel dan Nobu memang sudah disampaikan kepada pihak pengadilan. 

“Cuma datang menyampaikan surat permohonan ijin pada hari Selasa Minggu depan. Gisel melayangkan surat permintaan ijin untuk  pemeriksaan saksi Minggu depan. Karena ada keperluan yang  tidak bisa ditinggal. Ada keperluan yang sudah terjadwal keperluan keluarga ya nggak tau. Untuk MYD pak? Sama tadi sudah ada melalui email kita dia tidak bisa hadir karena juga ada keperluan yang tidak bisa ditinggalkan juga,”ungkap Sri Odit Megonondo (Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan).

Ditegaskan juga bahwa sebenarnya kehadiran Gisel dan Nobu dalam sidang penyebar video syurnya tersebut rupanya menjadi kunci bagi kedua penyebar  PP dan MN. Pasalnya menurut kuasa hukum dua penyebar tersebut, kesaksian Gisel dan Nobu akan menentukan pasal mana yang tepat dituntutkan kepada PP dan MN. Sedangkan bagi Gisel sendiri yang telah dirugikan atas tersebarnya video syur tersebut, dirinya menyerahkan hukuman yang setimpal untuk kedua penyebar kepada majelis hakim.

“Yang paling baik aja yang sesuai dengan ketentuannya kalo bisa yang  penting bisa berjalan lancar ya, udah gitu  aja nggak ada  harapan gimana-gimana ,”tandas  Gisella Anastasia. 

Sejak kasus video syur yang melibatkan dirinya dan Nobu tersebar dan menjadi perbincangan hangat di masyarakat, Gisel seolah mendapat pukulan yang berat atas kasus yang dihadapinya. Pasalnya, berbeda dengan kasus video syur mirip dirinya yang sebelumnya pernah dibantah olehnya, kasus kali ini tidak bisa dielakkan lagi oleh Gisel lantaran benar yang berada di dalam video tersebut adalah dirinya. Bahkan Gisel pun terancam hukuman penjara akibat video tersebut. Dan kini dirinya hanya bisa berpasrah dengan proses hukum yang tengah dijalaninya.

“Ikut proses aja jadi nggak ada komentar, nggak apa-apa jalani aja,”tandas Gisella Anastasia. 

Sementara itu, berkas Gisel dan Nobu sebagai tersangka di kasus video syur ini masih bolak-balik kejaksaan-kepolisian. Saat ini, berkas Gisel dan Nobu masih diteliti oleh jaksa.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here