Foto aktor senior Mark Sungkar. (Foto: Dokumentasi)

Kasus dugaan korupsi yang dilakukan aktor senior Mark Sungkar masih terus berproses hukum. Selasa, 9 Maret 2021 kemarin, ayah Shireen dan Zazkia Sungkar ini kembali menjalani sidang dugaan korupsi dana Pelatnas Asian Games 2018 cabang olagraga triatlot yang dipimpinnya. Sidang yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat kali ini beragendakan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

Diketahui Mark SUngkar ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap membuat laporan fiktif yang merugikan Negara sebesar 694,9 juta dalam hajatan olah raga tingkat Asia tersebut. Dan saat ditemui seusai sidang, Mark Sungkar sambil berjalan menuju mobil tahanan Polda Metro Jaya lebih memilih banyak diam alias tidak banyak memberikan komentar. 

“Saya hanya menjawab Allah maha tahu. Ya itulah, saya ingin  megetahui mengapa selalu dikriminalisasi, megapa  sampai dari Maret maunya keluar Agustus saat pertandingan, siapa biang keroknya? Harusnya bisa pingpong. Bahwa saksi yang diajukan JPU belum tergali secara maksimal. Itulah yang terjadi kita berharap saksi bsa memberikan penjelasan sejelas jelasnya tentang apa yang terjadi. Hambatan  apa nggak  mengikuti event-event yang diadakan. Kegagalan kesalahan siapa? Apakah pb fti atau setingan anggaran yang di berikan pada cabor itu yg terjadi?,”ujar kuasa hukum Mark Sungkar ( Fahri Bachmid. SH).

Foto kuasa hukum Mark Sungkar, Fahri Bachmid, S.H. (Foto: Dokumentasi)

Terungkap tadi pencarian baru terjadi baru tanggal 30 itu mau diapain dana itu harus dikembalikan ke negara akihrnya tidak tergunakan atau tidak maksimal penggunaannya. Kita ingin lebih jauh dan tidak ada yang berani mejelaskan karena  itu bukan tanggungjawab tugasnya,”sambung kuasa hukum Mark Sungkar ( Fahri Bachmid.SH). 

Selama persidangan, Mark Sungkar hanya didampingi sang kuasa hukumnya. Tidak Nampak kedua anak perempuannya, Shireen dan Zaskia Sungkar. Begitu juga dengan sang menantu, Teuku Wisnu dan Irwansyah. Padahal saat ini Mark Sungkar sangat butuh support dari anak dan keluarganya. Terlebih diketahui kondisinya saat ini sedang tidak sehat. 

“Waduh mereka nggak percaya. Alhamdulillah saya diberi kesehatan, setiap hari komunikasi dengan semuanya kok,”ujar Mark Sungkar. 

“Nggak benar kalau mereka nggak peduli karena  tiap hari istrinya antar makanan dan kebutuhan ke tahaan Polda Metro Jaya, istrinya jadi saksi nanti. Istri mensupport terus. Shireen dan Zaskia  biasanya lewat saya amanat dari keluarga yang di butuhkan bisanya lewat kuasa hukum karena nggak bisa langsung berkomunkasi langsung dengan Mark Sungkar di rutan,”tandas Fahri Bachmid. SH. 

Selain memastikan Mark Sungkar tetap berkomunikasi dengan keluarganya, Fahri Bachmid juga mengungkapkan kalau ia telah mengajukan surat permohonan penangguhan tahanan atau menjadikan Mark Sungkar yang sudah berusia 73 tahun itu sebagai tahanan kota. Namun hingga sidang selesai, majelis hakim belum bisa memberikan jawaban atas permohonan tersebut. Namun Fahri tetap berharap permohonan tersebut bisa dikabulkan melihat usia dan kondisi Mark Sungkar yang menurun sejak ditahan. 

“Kami sudah mengajukan secara resmi tadi majelis hakim akan mempertimbangkannya.  Semua administarsi dan persyaratan dah kita ajukan, selajutnya tinggal menghargai keputusan apa yang diputuskan majelis hakim, semoga saja penetapan itu baik buat Mark Sungkar diadakan penangguhan dan penahanan kota,”pungkas  Fahri Bachmid. SH.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here