Sosok Kaesang Pangarep tetap menjadi sorotan publik. Kisah cinta putra bungsu Presiden Jokowi dengan teman semasa kuliahnya di Singapura, Felicia Tissue menghebohkan masyarakat negeri ini. Pasalnya, Kaesang dituduh telah melakukan ghosting alias meninggalkan Felicia tanpa kabar berita. Sejak Januari 2021 lalu, Kaesang kabarnya menghilang dan sulit dihubungi pihak keluarga Felicia yang menetap di Singapura. Padahal Kaesang sempat berjani akan menikahi gadis yang sudah dipacarinya selama lima tahun itu pada Desember 2020 lalu. Namun semua itu tinggal harapan kosong karena Kaesang sudah memutuskan hubungannya dengan Felicia. 

Jodoh memang suratan dari Sang Kuasa, namun pihak keluarga Felicia merasa sangat kecewa atas sikap Kaesang tersebut. Ini terlihat dari unggahan sang bunda, Meilia Lau dan sang kakak yang meluapkan kekecewaannya kepada Kaesang di media sosial kemudian me-mentionnya kepada Presiden Jokowi. Tentu saja hal tersebut mengejutkan istana dan akhirnya ada klarifikasi dari juru bicara istana, Ali Mochtar Ngabalin. Merasa bersalah, Meilia pun meminta maaf. 

Dibalik kehebohan ini, adanya wanita lain yang diduga sedang dekat dengan Kaesang, Nadya Arifta pun ikut menjadi sorotan. Nadya dianggap sebagai penyebab putusnya hubungan Kaesang dengan Felicia. Hal ini membuat Nadya menjadi sasaran kemarahan Meilia. Mengingat sosok Nadya bukan merupakan orang asing bagi keluarga Felicia. Kaesang pernah membawa dan memperkenalkan Nadya kepada Felicia dan keluarganya di Singapura. Felicia juga menganggap Nadya sebagai orang kepercayaannya. 

Terkait sosok Nadya, seorang pria bernama Firdaus Oiwobo mengaku sebagai paman dari Nadya Arifta pun angkat bicara. Firdaus tidak terima dengan beberapa pernyataan yang diungkap oleh pihak keluarga Felicia yakni sang ibu, Meilia Lau. Dimana Meilia sempat mengungkap sebuah pernyataan bahwa Nadya merupakan seorang karyawan yang ‘makan’ majikan karena menjalin kasih dengan Kaesang. Kata Firdaus, pernyataan Meilia itu benar-benar menyinggung dan terlalu merendahkan keluarga Nadya. Padahal, Nadya berasal dari keluarga terpandang bahkan keturunan seorang Sultan. Menurut Firdaus yang merupakan cucu langsung dari Sultan Ismail Muhammad Syah asli daerah Wawo yang pernah memimpin Bima saat meletusnya gunung Tambora.

Foto Paman Nadya Arifta turut angkat bicara soal masalah yang menimpa keponakannya

Hal tersebut diungkap oleh Firdaus dalam sebuah video yang diunggah oleh akun instagram @nyinyir_update_official. Dalam video panjang itu, Firdaus bicara mengenai banyak hal, termasuk dirinya yang secara langsung ditunjuk oleh keluarga Nadya untuk angkat bicara mengenai masalah ini.

“Sebuah pernyataan dari Meilia yang mengatakan ‘karyawan makan majikan’ benar-benar tak bisa diterima. Keluarga Meilia telah menghina keluarga Nadya,”ujar Firdaus. 

“Biar bagaimana, saya meluruskan saja sebagai keluarga besar beliau. Jangan sampai dia dianggapnya bahasanya itu kan ‘cuma karyawan, mobilnya tolong balikin’, terlalu terhina banget. Mobil berapa sih harganya, gua beli tiga biji, gua kirim sama Ibu Felicia,”ungkap Firdaus.

Diketahui akhirnya Nadya sebagai Head of Marketing and Public Relation di perusahaan Kaesang juga yang menempati community executive, jadi wajar jika Nadya kerap mendampingi Kaesang. Selain itu, Nadya pun berprofesi sebagai MC di berbagai acara yang digelar perusahaan Kaesang. Hal ini yang membuat keduanya bertambah dekat. Tidak lagi sebagai karyawan dan atasan, tapi juga lebih sebagai dari sekedar teman. 

Selain itu diketahui juga sosok Nadya adalah gadis asal Bima, Nusa Tenggara Barat yang merantau ke Jakarta. Ia pernah mengenyam pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur. Dan kemudian melanjutkan ke Universitas Persada Indonesia Jakarta hingga 2021. Saat mengenyam pendidikan di Malang, Nadya sudah berkerja sebagai reporter dan pembawa berita di sebuah televisi swasta. Kemudian ia melanjutkan karier sebagai Head of Marketing and Public Relation di perusahaan milik Kaesang Pangarep. Lalu pindah jabatan menjadi asisten general manager selama satu tahun dan kini menempati posisi community executive. 

Di sisi lain, kehebohan kisah cinta Kaesang ini memang diakui telah mempopulerkan istilah ghosting. Meski banyak yang menyebutkan apa yang terjadi antara Kaesang dan Felicia ini bukanlah ghosting karena mereka sudah berpacaran lima tahun lamanya. Sedangkan yang dimaksud ghosting adalah mereka yang menghilang begitu saja usai memberi harapan palsu. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here