Foto Okan Cornelius. (Foto: Dokumentasi)

Pertikaian antara Okan Cornelius dengan mantan isterinya, Melanie Lee Sachi alias Lee Sachi ternyata masih terus berlanjut. Usai resmi bercerai dengan Lee Sachi pada 8 September 2020 lalu akibat tidak   terima adanya dugaan kekerasan yang terjadi pada anaknya dari hasil pernikahan dengan sang mantan isti Viviane,  kini Okan Cornelius kembali berseteru dengan Lee Sachi.

Kali ini pertikaian mereka disebabkan Okan merasa geram lantaran dituduh  telah mencuri barang-barang milik mantan istrinya tersebut. Bahkan Lee pun melaporkan kehilangan barang tersebut kepada pihak berwajib. Tidak hanya itu seolah tidak puas Lee juga membuat opini publik dengan menuding  Okan telah mengusirnya dari rumah pasca bercerai.  Namun setelah penyelidikan dilakukan, laporan tersebut pun dihentikan lantaran tidak terbukti kebenarannya. Meski laporan kehilangan tersebut tidak lagi diproses, namun Okan yang terlanjur geram tidak terima dengan opini publik yang dibuat sang mantan istri itu akhirnya  memutuskan untuk balik melaporkan Lee kepada pihak berwajib.

Okan Cornelius melaporkan mantan istrinya, Lee Sachi ke Mapolres Metro Depok, pada Senin (15/3). Okan Melaporkan Lee Sachi atas dugaan pencemaran nama baik terhadap dirinya.

“Tindak pidana pencemaran nama baik terhadap klien saya yang dilakukan oleh saudari L, terkait fitnah dan pencemaran nama baik yang dilakukan di media elektronik,” ujar pengacara Okan Kornelius, Sri Dharen. 

Foto Lee Sachi. (Foto: Dokumentasi)

Sri Dharen juga mengatakan bahwa laporan tersebut atas pernyataan Lee Sachi yang mengaku diusir dan kehilangan barang di rumah Okan Cornelius.

“Ada beberapa ucapan yang diungkapkan di media sosial. Seperti klien saya (dituduh) membuang baju-baju terlapor ke luar rumah, sementara itu tidak benar. Ada surat kesepakatan yang dibuat sesuai keinginan terlapor, di antara terlapor dan klien saya,”beber  Sri Dharen.

“Mereka sepakat bahwa terlapor (Lee Sachi) akan keluar dari rumah itu karena sudah tidak ada lagi kecocokan. Jadi tidak ada diusir atau baju dibuang keluar rumah, itu tidak benar,”sambung Sri Dharen.

Sedangkan menurut Okan, Lee Sachi juga telah menggiring opini yang mengakibatkan nama baiknya sebagai figur publik tercemar.

“Ya sudah sesuai dengan apa yang diinginkan. Karena memang ini harus dijalankan semata-mata untuk meng-clear-kan opini-opini publik yang selama ini beredar,” ujar Okan Kornelius.

Lee Sachi dikenakan Pasal 27 ayat (3) UU No, 19 Tahun 2016 tentang ITE juncto Pasal 310 dan 311 KUHP terkait fitnah dan pencemaran nama baik yang dilakukan di media elektronik.

Diketahui Lee Sachi melaporkan adanya kehilangan barang berharganya berupa berlian dan tas mewah pada Oktober 2020 lalu. Peristiwa kehilangan itu terjadi usai dirinya pergi dari rumah Okan Cornelius lantaran ia mengaku diusir Okan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here