Foto artis muda Adhisty Zara. (Foto: Dokumentasi)

Usai videonya dengan  sang mantan kekasih beredar di media sosial  pada  Agustus 2020 lalu, artis muda Adhisty Zara memang lama menghilang. Namun belakangan ini, ia kembali menjadi perhatian publik. Setelah putus dari Zaki Pohan, Adhisty dikabarkan sudah gandeng kekasih baru, dan sang kekasih tersebut adalah Kafka Keandre, anak dari produser film ternama, Mira Lesmana dan Mathias Muchus. Namun sayang disinggung soal kebenaran ia sedang dekat dengan Kafka tersebut tidak terlalu mendapat respon oleh gadis yang juga sempat dikabarkan dekat dengan pemain sinetron, Angga Yunanda ini. Adhisty lebih tertarik membahas soal kembalinya ia ke dunia film. 

“Ya nanti aja soal itu. Deket sih dekat. Yang penting saat ini aku sudah kembali lagi ke dunia film. Udah kangen banget sama akting,” ujar Adhisty Zara yang kerap disapa Zara ini. 

Sebelumnya diketahui Adhisty memulai kariernya di dunia tarik suara dengan sempat bergabung dalam grup musik JKT48, namun usai dirinya mencoba dunia akting, aktris yang masih berusia 17 tahun ini malah jatuh cinta kepada dunia akting. Beberapa film yang dibintanginya memang sempat booming, dan hal ini membuat nama Adhisty menjadi lebih populer di masyarakat. 

Sedangkan kedekatan Adhisty dengan Kafka pun makin tidak bisa dielakkan lagi. Pasalnya, momen  kemesraan Adhisty dengan  Kafka kerap mereka unggah di akun media sosial masing-masing. Terlihat Kafka kerap memperlakukan Adhisty dengan sikap romantis. Selain itu mereka juga kerap makan bareng dan Kafka sering menemani Zara. Namun untuk hal ini, Adhisty tetap memilih bungkam dan belum  mau memberikan komentarnya. 

“Duh liat aja deh gimananya, aku masih belum mau bahas soal itu. Doakan aja yang terbaik,”tandas Adhisty Zara lebih lanjut. 

Kabar kedekatan Adhisty dengan Kafka ini membuat sosok Kafka langsung menjadi sorotan. Ternyata selain anak dari Mira Lesmana dan Mathias Muchus, Kafka yang merupakan putra bungsu dari dua bersaudara ini diketahui mengikuti jejak Mira dan Mathias untuk terjun ke dunia perfilman. Untuk itu, adik dari Galih Galinggis ini menempuh studinya di sekolah film Australia. Kafka juga sempat membuat karya film independen berjudul ‘Punah’.

Sementara itu, ayah dari Kafka, Mathias Muchus, sempat mengungkapkan  pendapatnya soal keputusan Kafka yang masuk sekolah film. Mathias mengaku kaget karena selama ini menganggap Kafka lebih fokus pada hobi olahraganya. Meski begitu, Mathias tegaskan kalau ia senang atas keputusan Kafka untuk menekuni dunia film tersebut. 

“Akhirnya saya bilang Alhamdulilah saya suka kalo itu keputusannya,”ujar Mathias Muchus sambil mengungkapkan kalau ia dan sang isteri, Mira  memang kerap berdiskusi soal film dengan anak-anak mereka. Jadi tidak  heran jika kesukaan pada film itu pada akhirnya menular pada diri Kafka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here