Foto Cynthiara Alona dihadirkan pada konferensi pers kasus dugaan prostitusi di Mapolda Metro Jaya. (Foto: Kompas.com)

Artis Cynthiara Alona kini ditahan penyidik Polda Metro Jaya atas kasus dugaan prostitusi online usai polisi menggerebek hotel miliknya di kawasan Kreo, Tangerang pada 16 Maret 2021. Sangkaan kepada Cynthiara Alona diperberat setelah polisi mendapati keberadaan anak di bawah umur dalam praktek prostitusi tersebut.

Cynthiara Alona dan sang adik, Abdul Aziz (AA) dianggap berpartisipasi menyediakan lokasi untuk praktek prostitusi lewat hotel yang mereka kelola bersama. Ditambah lagi DA yang merupakan muncikarinya. Ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka usai dimintai keterangan terkait kasus tersebut. 

Foot Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. (Foto: Insertlive)

“Kemarin ada pertanyaan, apa konteksnya CA ditetapkan tersangka? Dia mengetahui langsung (praktik prostitusi),”ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.

Prostitusi di Balik Bisnis Hotel Cynthiara Alona, 15 Anak Jadi Korban Polisi menyebutkan, Cynthiara Alona juga bekerja sama dengan muncikari terkait kasus praktik prostitusi anak. 

“Para tersangka ini kerja sama, mulai dari muncikari, pengelola, hingga pemilik hotel,” jelas  Yusri Yunus lebih lanjut. 

Adapun motif Cyntiara Alona diduga terlibat kasus tersebut agar hotel miliknya selalu ada tamu karena sebelumnya sepi imbas pandemi Covid-19 ini. 

Sebagai Kuasa Hukum yang ditunjuk oleh Cynthiara Alona, Sunan Kalijaga pun mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin, 22 Maret 2021 kemarin. Sunan Kalijaga mendampingi pihak keluarga yang berkunjung sekaligus ingin mengetahui dengan jelas permasalahan yang dihadapi Cynthiara Alona tersebut.

“Kami selaku kuasa hukum mendatangi ke Polda untuk bekerjasama memberantas prostitusi online terhadap anak dibawah umur, perlu juga mengklarifikasi kami mendampingi CCA sebagai pemilik hotel. CA bukan ditangkap dan dipanggil. CA datang mendampingi tersangka yang sudah diamankan. Karena kemarin masih di luar kota saya harus mendengar kan penyidik dan Alona,”terang Sunan Kalijaga (Kuasa Hukum Cynthiara Alona).

Pasca menemui ALONA, Sunan pun mengungkapkan kondisi kesehatan artis kelahiran Aceh tersebut. Bahkan tim kuasa hukum Alona mengungkapkan jika Alona sedang mengalami depresi akibat permasalahan yang menimpanya saat ini. Sayangnya saat ditanya lebih dalam perihal keterlibatan Alona terhadap kasus tersebut,  Sunan memilih bungkam dan enggan menjawab pertanyaan tersebut. 

“Mengajukan permohonan untuk  bertemu pertama kali dengan CA. Alhamdulilah sehat. Lama nggak ketemu CA ketemu tidak bicara pada materi lebih kepada kuasa hukum menanyakan kesehatan tidak membahas keterlibatannya. Kami akan pro aktif mendampingi kalo ada BAP tambahan,”ungkap Sunan Kalijaga. 

“Agak menggelitik artis sekelas CA menjalankan bisnis di hotelnya dia menjalankan prostitusi online, anak-anak dibawah umur kami melihat azas praduga tidak bersalah kami perlu ketahui sebatas mana keterkaitannya. Seperti yang saya sampaikan kalo CA terbukti, saya siap mundur, tapi saat ini saya belum dapat bahan apapun dari penyelidikan atau keterangan,”sambung Sunan Kalijaga. 

Sedangkan menurut tim kuasa Alona lainnya, Apollos pun menegaskan soal keterlibatan untuk sementara belum ada keterlibatan. 

“Kami masih menguatkan masalah psikis, soal keterlibatan untuk  sementara belum ada keterlibatan, sementara belum mengarah jauh kesana. Orang merasa nggak  bersalah dihadapkan  pada permasalahan tentu depresi yah,  siapa saja yah,” tandas Apollos (Kuasa Hukum Cynthiara Alona) lainnya. 

Walau tidak bisa membeberkan isi percakapannya dengan Cynthiara Alona, namun sebagai kuasa hukum Alona, Sunan Kalijaga yakin kalau kliennya itu tidak bersalah. Dengan tegas dinyatakan oleh Sunan dirinya akan mundur sebagai kuasa hukum Cynthiara Alona, jika terbukti kliennya tersebut memang bersalah. 

“Seperti ysang  saya sampaikan kalo CA terbukti saya siap mundur, tapi saat ini saya belum dapat bahan apapun dari penyelidikan atau keterangan,”tandas Sunan Kalijaga. 

Sedangkan dampak dari kasus dugaan prostitusi yang dilakukan di hotel milik Cynthiara Alona telah membuat masyarakat sekitar geger dan merasa terganggu. Karena itu aktifitas hotel dihentikan mulai Senin (22/3/2021) kemarin. 

“Iya sudah dilakukan pengosongan. Penyidik telah memberikan surat rekomendasi untuk mencabut izin hotel bernama Alona itu. Dan berkoordinasi dengan Satpol PP dan juga Wali Kota Tangerang Kota untuk merekomendasikan penyegelan hotel tersebut,”jelas  Yusri Yunus.

Foto Pemerintah Kota Tangerang saat menutup hotel milik Cynthiara Alona yang berada di Kreo Larangan Kota Tangerang karena menjadi tempat praktik prostitusi daring. (Foto: Kompas.com)

Diketahui petugas kepolisian menggerebek Hotel Alona yang berlokasi di kawasan Kreo, Larangan, Tangerang Selatan, Selasa (16/3/2021) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat penggerebekan, Yusri mengatakan 30 kamar hotel milik bintang film Hantu Binal Jembatan Semanggi itu terisi dan di dalamnya ada aktivitas seksual. Dan kini hotel ini ditutup karena Langgar Perda Larangan Prostitusi hingga Ketertiban Umum, yakini Perda  Nomor 8 Tahun 2005 tentang Pelarangan Prostitusi dan  Perda Nomor 2 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here