Aktor senior Mark Sungkar dinyatakan positif COVID-19. Diketahui Mark Sungkar tengah menjalani kasus hukumnya, kasus korupsi dana Triathlon. Mark Sungkar yang seharusnya menjalani sidang pada Rabu, 23 Maret kemarin tidak bisa hadir karena harus menjalani perawatan di rumah sakit di RSPP sesuai dengan ijin yang sudah diberikan oleh majelis hakim pengadilan Tipikor.

Foto Fahri Bachmid. (Foto: Dokumentasi)

Hal ini juga dibenarkan oleh kuasa hukumnya, Fahri Muhammad. Ia pun sudah melakukan musyawarah hingga mendapatkan izin dari majelis hakim Pengadilan Tipikor untuk membawa langsung Mark Sungkar ke rumah sakit.

“Musyawarah dengan hakim, kita mengajukan permohonan ke majelis hakim kemudian kita koordinasi ke JPU, kita sampaikan kondisi Pak Mark dan hakim telah mengabulkan permohonan yang bersangkutan untuk dibawa ke rumah sakit sampai sehat. Yang bersangkutan akan mendapatkan perawatan intensif dari dokter kompeten,”ujar kuasa hukum Mark Sungkar, Fahri Bachmid.

“Hari ini mau langsung dibawa ke sana, semua perangkat sudah siap, ambulance dan segala macam sudah dikoordinasikan. Yang bersangkutan harus segera dibantarkan dan dilarikan ke rumah sakit. Karena tidak bisa juga yang bersangkutan keluar tanpa protokol COVID-19,” sambung Fahri Bachmid. 

Awalnya Fahri Bachmid mendapat informasi langsung dari Mark Sungkar sejak lima hari lalu. Itu adalah sehari setelah persidangan minggu lalu.

“Pak Mark menghubungi menyampaikan segala keluhan. Keluhannya itu mulai tidak bisa tidur, menggigil, tidak bisa sholat karena sangat luar biasa gangguannya. Kemudian indera penciumannya menjadi hilang itu sudah sejak lima hari lalu,”ungkap Fahri Bachmid.

Mark Sungkar juga disebut sudah merasakan gejala COVID-19 sejak seminggu lalu. Kondisi ini dikatakan Fahri Bachmid sudah dikhawatirkan oleh pihak keluarga sejak lama karena kondisinya yang melemah. Hal ini juga mungkin disebabkan usia Mark Sungkar yang sudah tidak muda lagi, sudah  73 tahun. 

“Saya katakan permohonan ini sudah kita sampaikan dua atau tiga minggu lalu karena dikhawatirkan ada potensial suspect. Jadi adanya potensial suspect dari Pak Mar ini karena usia, karena kondisi di sana kan banyak orang, banyak juga tahanan baru yang masuk dan segala macam,”jelas Fahri Bachmid. 

“Bisa saja terjadi sewaktu-waktu yang bersangkutan kena itu. Akhirnya yang kita khawatirkan terjadi hari ini. Yang kita khawatirkan sebelumnya terbukti,” tandas Fahri Bachmid.

Foto Zaskia Dan Shireen Sungkar. (Foto: YouTube/The Sungkar Family)

Mengetahui Mark Sungkar terpapar Covid-19, para keluarga pun datang ke rutan Polda Metro Jaya. Diantaranya manta isteri Mark Sungkar, Fenny Bauty dan sang anak, Shireen Sungkar untuk mengurus semuanya. 

Sedangkan dalam youtube terbaru Shireen dan Zaskia, mereka ungkap rasa heran mengapa sang ayah masih ditahan juga. Padahal mereka yakin kalau sang Ayah tidak melakukan tindak korupsi karena seluruh dana sudah dikembalikan semuanya. Menurut mereka, uang sejumlah 300 juta lebih yang dituduhkan kepada ayah mereka adalah hak dirinya beserta honor atlet sebagai bayaran atas jerih payah keringat sang Ayak selama melakukan tugasnya. 

Saat mendengar kabar Mark Sungkar terpapar Covid-19 yang juga mengkhawatirkan adalah kondisi Zaskia Sungkar. Mengingat kini usia kandungan Zaskia sudah 9 bulan dan tinggal menunggu waktu proses persalinan. Dalam kondisi hamil tersebut, Zaskia harus menghindari stress karena memikirkan kondisi sang Ayah demi calon baby yang ada diperutnya. Semoga saja Zaskia bisa tetap mengontrol emosi dan rasa khawatirnya itu demi sang calon anak yang sudah 10 tahun ia nantikan hadir dipernikahannya dengan Irwansyah tersebut. 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here