Foto Cita Citata. (Foto: YouTube/Kompas TV)

Pedangdut Cita Citata membawa kabar mengejutkan. Namanya terseret dalam kasus dugaan bantuan sosial alias bansos untuk penanganan pandemi virus Covid-19. Terkait hal tersebut, Cita Citata, Jum’at 26 Maret 2021 lalu mendatangi  kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di jalan HR.Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Ia datang untuk memenuhi panggilan sebagai saksi untuk tersangka Pejabat pembuat komitmen di Kementerian Sosial, Matheus Joko Santoso dalam tindak pidana korupsi kasus menerima atau memberi suap sebesar Rp.14,5 miliar terkait Bantuan Sosial penanganan pandemi Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek di Kementerian Sosial Tahun 2020. 

“Temen media terimaksih sudah hadir disini. Untuk  Cita tadi ada beberapa pertanyaan. Cita disini jadi warga Negara yang baik untuk jadi saksi bantuan sosial. Saat ini belum bisa menjelaskan detail pertanyaan dan jawaban seperti apa,”ujar Cita Citata yang enggan memberikan banyak komentar karena takut menciptakan kerumunan di tengah pandemi.

Unggahan Cita-Citata diperiksa KPK terkait kasus korupsi Bansos. (Foto: Instagram.com/@cita_citata)

“Karena  kondisi saat ini sedang pandemi, jadi guna mencegah penyebaran covid 19 dengan mencegah adanya kerumunan, tidak mengurangi hormat saya kepada teman media disini. Tapi mencegah kerumunan karena sangat berbahaya. Jadi Cita belum bisa banyak menjelaskan, Cita  juga takut keluar dengan  kondisi seperti ini, nanti di sosmed Cita jelasin sedetailnya seperti apa,”jelas Cita Citata. 

Nama pelantun lagu ‘Goyang Dumang’ ini disebut dalam persidangan terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja. Pada sidang awal Maret tersebut, Matheus Joko Santoso, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos mengatakan dirinya mengumpulkan kutipan fee dari rekanan penyediaan bansos sebesar 16,7 Miliar. Dari jumlah tersebut diserahkan ke  mantan Menteri Sosial, Juliari P.Batubara sebesar 14,7 Miliar. Selain itu uang tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan, diantaranya acara di Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dimana pedangdut  Cita Citata sebagai salah satu pengisi acaranya. Dan uang untuk membayar biduan satu ini  sebanyak Rp 150 juta diduga berasal dari korupsi bansos.

Terkait acara yang diisinya itu, pedangdut kelahiran Bandung berusia 26 tahun itu akhirnya buka suara usai dicecar pertanyaan seputar hal tersebut  oleh rekan media.

“Yang mengundang EO dan saya tidak tau siapapun apalagi Juliari Batubara saya nggak kenal. Saya hanya bertemu PPK di Kemensos Adi Wahyono (AW)  ketemu saya di EO. Semua dari manajemen saya cuma menjelaskan saya disana diundang secara professional dan menyanyi secara professional. Dan disini saya sebagai  saksi aja,  nggak ngomong apa apa,”tandas Cita Citata. 

Namun ketika disinggung besarnya bayaran yang diterima oleh Cita. Ia pun enggan menjawabnya dan langsung pergi menuju mobilnya, lalu meninggalkan kantor KPK. 

Sementara itu menurut Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengatakan, penyidik ingin mendalami apakah Cita Citata mengetahui sumber dana yang diterima saat mengisi acara yang diadakan di Kementerian Sosial itu. 

“Apakah dia tahu uang yang dipakai membayar yang bersangkutan dari uang korupsi? Itu harus didalami,”ujar Alexander  Marwata.

Alexander Marwata pun menegaskan kalau Cita mendapat bayaran yang memang sesuai dengan tarif menyanyinya, maka uang tersebut tetap berhak diterima. Namun, jika Cita mendapat bayaran lebih dari yang seharusnya, maka patut dicurigai. Penyidik pun bakal meminta kelebihan dari bayaran yang Cita terima tersebut. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here