Foto Hotman Paris Hutapea, S.H. (Foto: Dokumentasi)

Perseteruan kembali terjadi diantara kedua pengacara kondang ini, Hotman Paris Hutapea dan Hotma Sitompul. Pihak Hotma akan melaporkan Hotman ke Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia) karena dianggap telah melanggar kode etik pengacara. Tak gentar, Hotman pun siap menghadapi laporan tersebut karena baginya, Hotma dan tim kuasa hukumnya yang telah melanggar kode etik dengan menyerangnya secara pribadi. 

Hal ini semua disebabkan rasa tidak tega Hotman mendengar curhatan hati ibunda Bams Eks Samson, Desiree Tarigan kepada dirinya. Alhasil, Hotman pun menerima permintaan Desiree untuk menjadi kuasa hukumnya. Meskipun Hotman tahu resikonya, ia akan berhadapan dengan Hotma Sitompul yang banyak disebut warga net sebagai musuh bebuyutan Hotman Paris. Dengan begitu genderang perang pun kembali terjadi. Kini, Hotma dan Hotman benar-benar terlibat perang terbuka. 

“Yang bilang banci tampil siapa? Yang bilang omogan yang tidak  bisa di pegang siapa?. Itu yang melanggar kode etik, kalo di saya mana ada apapun dia bilang kamu bikin ibu yang saya cintai  22 tahun, kalo kau cintai putrinya nangis langsung kerumah ibunya. Kalo kau cinta ibu itu kan bangun tembok diatas tanahnya. Tanah itu atas nama dia, jadi kode etik apa,”ujar Hotman Paris Hutapea. 

Foot Hotma Sitompul, S.H. (Foto: Dokumentasi)

Meski begitu Hotma dan tim pengacaranya tetap berencana akan mendatangi Dewan Kode Etik Perhimpunan Advokat Indonesia pada hari ini, Senin, 12 April 2021.

Foto Partahi Sihombing, S.H (Kuasa  Hukum Hotma Sitompul). (Foto: Dokumentasi)

“Langkah hukum kita dah putuskan yaitu hari Senin kita akan melaporkan  dewan kode etik. Silahkan bela diri di sidang kode etik. Ranah pencemaran nama baik kita akan lapor kepolisian,  tapi pelanggaran kode etik  tidak menghormati team sejawat itu ada dan  saya mesti berani ngomong seperti ini. Nggak ada hujan nggak ada angin, kita di serang terus. Sesudah hari Senin akan ada  langkah hukum yang akan kita lakukan. Berhentilah menghujat,”beber Partahi Sihombing S.H. (Kuasa  Hukum Hotma Sitompul).  

Hotman dianggap melanggar etika pengacara karena sudah menyinggung dan mempermalukan Hotma dengan memberikan semua perihal konflik antara dirinya dengan Desiree. Bahkan dalam beberapa keterangannya kepada media, Hotman dianggap menyindir dirinya, terutama perihal Desiree yang tidak diberi harta apapun selama 20 tahun  pernikahannya.

Foto Muara Karta, S.H (Kuasa Hukum Hotma Sitompul). (Foto: Dokumentasi)

“Seolah-olah menyudutkan Hotma. Itulah kita anggap sudah banyak sekali  melanggar kode etik sebagai pengacara tapi tidak santun dan menghormati sesama pengacara. Hotman kan tau itu diatur di UU Advokad, tidak membombardir seseorang atau  instagramnya Hotman menantang Hotma dimanapun. Pada akhirnya Hotma siap untuk  benturan,”ujar Muara Karta S.H (Kuasa Hukum Hotma Sitompul). 

Sedangkan menurut Hotman, pihak Hotma dan pengacaranya harus mengoreksi diri dulu sebelum melaporkan dirinya ke Paradi karena sebenarnya pihak merekalah yang banyak melanggar kode etik. 

“Makanya saya sangat terkejut ketika tim mereka mengatakan gue banci tampil, omongan nggak  bisa dipercaya, suruh tutup mulut. Saya menganggap hal itu biasa dan saya nggak akan mundur. Kan mereka  banyak bayar pengacara lawannya,”tandas Hotman Paris Hutapea. 

Ditegaskan juga oleh Hotman agar Hotma tidak berharap Desiree akan mau kembali dan berdamai dengan dirinya. Percekcokan dan ketidak cocokan sudah terjadi sejak 8 tahun lalu. Terkecuali itu mereka pun telah pisah kamar sebelum Hotma mengusir Desiree dari rumahnya. Namun menurut pihak Hotma, Desireelah yang ingin kembali kepada Hotma. Karena itu pihak Hotma menawarkan syarat kepada Desiree jika ingin berdamai dengan Hotma. 

“Saling embat kasus masing-masing yang sebelumnya nggak ada tiba-tiba ada. Saya melihat

secra pribadi sudah susah buat bersatu. Ternyata nggak kecocokan bukan baru, tapi sudah delapan tahun lalu. Dan sudah berbulan-bulan  pisah tempat  tidur. Kalo  saya jadi laki, kalo mau pisah ya sudah berunding yang benar dan fear,”tandas Hotman Paris Hutapea.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here