Foto Hotma Sitompul, S.H. (Foto: Dokumentasi)

Pertikaian antara dua pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea dengan Hotma Sitompul sudah tidak dapat dihindari lagi. Bahkan terang-terangan perang terbuka diantara mereka sudah dimulai. Kedua belah pihak telah siap untuk saling berhadapan. Pihak Hotma menuding Hotman Paris  tidak memiliki etika karena membuka aib rumah tangganya ke publik. Tim kuasa Hotma menyesalkan mengapa Hotman Paris mau menerima permintaan Desiree Tarigan untuk menjadi kuasa hukumnya. Dan membuktikan ucapan sebelumnya, pada Senin, 12 April 2020 lalu, tim kuasa hukum Hotma melaporkan Hotman Paris ke Dewan Kehormatan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI).

Foto Muara Karta dan Partahi Sihombing, S.H (Kuasa Hukum Hotma Sitompul). (Foto: Dokumentasi)

“Memasukan pengaduan ke komisi pengawasan advokat, apa yang kami adukan adalah pelangaran yang di lakukan Hotman Paris terhadap klien kami Hotma Sitompul. Ini semua kami lakukan sudah melalui hari-hari panjang seperti tgl 31 Maret 2021 bahwa peringatan pada Hotman Paris tidak mengeluarkan perkataan olokan yang  menjadi konsumsi publik, itu yang jadi keberatan kita,” ujar Muara Karta dan Partahi Sihombing S.H.(Kuasa Hukum Hotma Sitompul).

“Semua itu Hotman harus tahu apa yang kita soalkan sekarang. Itu yang kita laporkan ucapan Hotman Paris yang  tidak pada konteksnya, tiap kali bicara di media sudah dicatat. Sekarang seolah  diputar balikan,”sambung Muara Karta dan Partahi Sihombing S.H.(Kuasa Hukum Hotma Sitompul). 

Foto Hotman Paris Hutapea, S.H. (Foto: Dokumentasi)

Sementara itu sebagai terlapor, Hotman Paris pun tidak gentar atas pelaporan yang telah dilakukan pihak Hotma. Pasalnya, Hotman Paris merasa tidak melakukan pelanggaran seperti yang tertuang dalam kode etik seorang pengacara. Itu sebabnya Hotman Paris tetap santai menyikapi pelaporan dirinya ke dewan kehormatan PERADI. 

“Yang bilang banci tampil baisa? Omongan yang tidak bisa dipegang siapa? Itu yang  melanggar kode etik. Kubu sana mengangkat kasus ini melebar karena Hotman paris sebenarnya nggak begitu, tapi karena popularitas Hotman Paris. Justru saya nggak pernah membawa kasus ini ke publik,”jelas Hotman Paris Hutapea S.H. 

“Dia mengatakan bahwa dialah yang  sudah dituduh dan kami yang melanggar kode etik. Satu: kata banci, dua: tutup mulutmu dan ketiga: kambing. Sedangkan klien kami Hotma tidak pernah mengatakan kambing, itu kiasan sudah  melakukan pelanggaran. Menurut kami Hotma nggak pernah mengatakan Hotman banci itu hal biasa. Jadi tutup mulutmu Hotman karena dalam  peyelesaian masalah ini ada mediasi upaya mempertemukan kedua belah pihak. Menurut kami terlalu jauh Hotman Paris mengekspos. Tadinya dah mau deket  penyelesaian tapi sekarang jauh lagi. Perkataan itu membuat klien  tersinggung dn mediasi jadi bubar,”sanggah ujar Muara Karta dan Partahi Sihombing S.H.(Kuasa Hukum Hotma Sitompul).

Seolah ingin membalas Desiree, Hotma juga sempat mengeluarkan foto Desiree dengan seorang laki-laki. Meski tidak menyebut isterinya berselingkuh dengan laki-laki yang disebutnya pengusaha, namun Hotma telah memperingatkan sang isteri untuk tidak berhubungan dengan pria tersebut. 

“Saya nggak pernah bilang selingkuh, saya  cuma kasih poto. Saya hanya menyajikan foto nggak ngomong apa-apa. Inilah  sudah diperingatin berulang kali jangan pada waktu dia pergi kesana. Saya bilang jangan pergi, dia pergi juga 3 hari 3 malam, ooh ini kan iya faktanya ya sudah,”ungkap Hotma Sitompul S.H. 

Foto Desiree Tarigan (Isteri Hotma Sitompul). (Foto: Dokumentasi)

“Saya adalah wanita yang setiap hari ada di rumah boleh dibilang 24 jam di rumah, nggak kemana-mana. Saya nggak pernah apa-apa dan saya nggak pernah bersosialisasi kecuali di instagram,”tandas Desiree Tarigan (Isteri Hotma Sitompul). 

Kondisi yang makin memanas tersebut membuat permasalahan rumah tangga Hotma dan Desiree ini sulit diselesaikan dengan kepada dingin. 

“Bu Desi kalo mau berdamai  bikin surat ke kami. Ada orang kita yang  mengupayakan mediasi. Tapi kalo begini nggak kelar-kelar. Pertanyannya anda ingin memperbaiki situasi atau malah bikin runyam,”tegas Partahi Sihombing (Kuasa Hukum Hotma Sitompul).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here