Dipenghujung Ramadhan, kabar duka kembali menghampiri dunia hiburan tanah air. Dunia komedian kehilangan lagi salah satu pelawak penuh dedikasi, Sapri yang meninggal dunia pada Senin, 10 Mei 2021 malam (usai Magrib). Ia menghembuskan nafas terakhir usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Sari Asih Ciledug, Banten, Tangerang. Sapri meninggal dunia pada usia 49 tahun karena kadar gula darah yang tinggi. Gula darahnya mencapai 1143 yang sudah diluar standar orang normal. 

Suasana duka pun sangat terasa di rumah duka di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Terlihat diantara yang hadir juga sesama rekan pelawak. Mereka pun mengaku merasa sangat kehilangan sosok kelahiran Bogor  yang dikenal dengan sebutan Sapri ‘Pantun’ tersebut. 

Foto Daus Mini dan Jarwo Kwat. (Foto: YouTube/MOP Channel)

“Tadi saya ngbrol sama ibuya almarhum, dia suka minum es, pas kolap di bawa ke rumah sakit gula darahnya 1143. Lah kita 200/300 aja dah sempoyongan. Dia disuruh kontrol takut ama penyakitnya, tau-tau itu kejadiannya. Benar jadi pelajaran buat kita semua,”ujar Daus Mini dan Jarwo Kwat. 

Kesedihan pun makin menjadi-jadi karena sang isteri yang sedang hamil tua dan direncanakan akan melahirkan melalui operasi cesar pada 18 Mei 2021 mendatang. 

“Rencana tanggal 18 Mei, lahirnya cesar dan anaknya belum lahir dah jadi  yatim, kita doakan baik baik aja,”ungkap Daus Mini.  

Kini, sosok Sapri yang biasa menghibur di Pesbukers lewat candaan dan pantunnya sudah tidak ada lagi, namun sepanjang hayatnya Sapri dikenal sebagai orang yang sangat baik dan berjiwa sosial yang tinggi. Terbukti Sapri membeli satu unit mobil yang dijadikan ambulance dari hasil jerih payahnya di dunia hiburan. 

Foto Tarzan dan Ustadz Zacky Mirza. (Foto: YouTube/KH Infotaiment)

“Sama bang Sapri dulu pertamakali beli ambulan, jadi sempet bicara panjang lebar. Itu pelajaran buat kita semua selama hidup banyak amal jariah sosial buat ambulan. Yang mana tau suatu saat buat kita pakai mana tahu,”beber Tarzan dan Ustadz Zacky Mirza. 

Tidak hanya dikenal sosok yang sangat baik dikalangan para selebriti dan komedian, almarhum Sapri juga dikenal sebagai sosok sangat baik dan peduli kepada sesama dilingkungan tempat tinggalnya. 

Foto Slamet (Ketua RT tempat tinggal Sapri). (Foto: YouTube/beepdo)

“Ya orangnya baik suka kumpul di masyarakat, suka membantu kegiatan apa-apa. Kalo ada kumpul kalo lebaran dia suka bagi-bagi. Dia memang  punya amalan buat keluaga yang  kurang mampu,orangnya baik sekali,” ujar Slamet (Ketua RT tempat tinggal Sapri).

Almarhum sempat bergabung di Lenong pada 1993. Sapri kemudian mulai masuk dunia entertainment dan berkenalan dengan Cagur. Denny Cagur sempat mengungkapkan Sapri awalnya membantu dirinya mencuci mobil. Dan berawal di salah satu program televisi swasta pada 2011 silam, Sapri sukses membuat namanya berkibar lewat ciri khas yang dimilikinya, kepala botak plontos dan pantunnya yang membuat orang terhibur. 

Namun hingga ajal menjemputnya, masih ada keinginan Sapri yang belum  terlaksana, yaitu menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci, Mekah. Dan tiga hari sebelum mengalami kritis, Sapri sempat membuat nazar, yaitu akan menjalankan salat lima waktu jika diberikan Tuhan kesembuhan. Namun sayang semuanya itu belum bisa diwujudkannya, namun Sapri pergi dengan tenang. Ia sempat menjalankan salat Dzhur dan Ashar sebelum akhirnya kritis. 

“Saya ketemu beliau sebelum Covid di Cirebon, obrolan terakhir sebelum pisah, Desember 2021 dia minta ajak umroh, itu sering minta lewat wa. Saya janji nanti kalo ada rejekinya dan kalo dah buka.  Kalo temen-temen berkenan kita pengen membadakan umroh beliau supaya niatnya kesampean karena  kepengen baget umroh,Insya Allah nanti. Harapannya semoga keluarga tabah dan  beliau diterima sesuai amal ibadahnya,” ungkap Ustadz Zacky Mirza dan Tarzan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here