Foto Denada. (Foto: Dokumentasi)

Kondisi membuat para artis ini harus menjalankan lebaran Idul Fitri di luar negeri, jauh dari keluarga di Tanah Air. Penyanyi Denada sudah keempat kalinya harus merayakan momen lebaran di Singapura, sejak 2018 hingga 2021 tahun ini. Pasalnya, anak sematawayangnya, Shakira masih menjalani pengobatan kanker darah di salah satu rumah sakit di negara singa tersebut. Hal ini membuat Denada harus bisa bersabar dan menahan kerinduannya untuk bisa berkumpul dengan keluarga di momen lebaran tahun ini. 

“Pas hari lebarannya pertama itu pada  saat itu sedihnya sedih, pasti itu memori tidak pernah terlepas. Biasanya aku nggak tidur karena dah denger dan meliat kesibukan masyarakat menyambut lebaran. Dari rutinitas menyiapkan masakan hingga persiapan sholat Ied. Belum lagi  suara dari masjid yang  bikin rindu. Disini, aku liat keluar jendela nggak ada apa apa suara takbir, sedih banget,” ujar Denada.

Meski Singapura dikenal sebagai negara yang sangat menghargai keragaman agama dalam masyarakatnya yang membuat semua perayaan hari raya keagamaan selalu dirayakan dengan meriah. Namun tetap saja mantan isteri Jerry Aurum ini merindukan suasana lebaran di Indonesia, khususnya suasana lebaran di daerah asal sang mama, Emilia Contessa di Banyuwangi, Jawa Timur. 

“Di negara ini hampir sama di Indonesia  sangat beragam. Setiap hari besar agama dirayain. Bisa lihat dimana-mana jalan ada dekorasi. Bahkan kayak di rumah sakit juga dihias  dengan atribut  Ramadan. Disini terlihat sekali saling menghortmati satu sama lain. Tapi situasi pandemi harus dilakukan dengan pembatasan,” jelas Denada.

“Ya beda banget apalagi kalo inget makanan lebaran. Menurutku lebaran yang ideal merayakan lebaran di Banyuwangi karena  deket mamah dan keluarga besar. Disana disajikan makanan khas Banyuwangi yang cuma ada di Banywangi. Makanan itu jangankan ada di Singapur, di Jakarta aja nggak ada,”sambung Denada.

Namun kesedihan Denada belum bisa berlebaran di Tanah Air sedikit terobati  dengan kondisi Shakira yang dari hari ke hari mulai membaik. Bahkan salah satu alat pengobat yang dipasang dalam tubuhnya akan segera dikeluarkan.

“Paling  penting mengontrol dan cek up dan terus memonitor kondisi dia pasca pengobatan yang diberikan. Prioritas berikutnya untuk menjaga dia aman dalam kondisi pandemi yang  belakangan kasusnya mulai naik sedikit di Singapura. Dan Insya Allah kalo semuanya aman akan dikeluarkan alat  yang ada dalam tubuhnya,” beber Denada.

Foto Ashanty Dan Anang Hermansyah. (Foto: Dokumentasi)

Selain Denada yang harus berlebaran di Singapura demi pengobatan sang anak, Anang dan Ashanty bersama ketiga anaknya, Azriel, Arsy dan Arsy juga berlebaran tahun 2021 ini di Dubai. Meski niatnya bukan untuk merayakan hari raya Idul Fitri di Dubai, namun bisa merayakan momen Idul Fitri disana memberikan kesan tersendiri bagi keluarga satu ini. Pasalnya, lebaran kali ini merupakan lebaran pertama mereka di negara orang. Dan kepergian Ashanty ini sebenarnya dalam rangka pengobatan penyakit autoimun yang dideritanya di Turki. 

“Alhamdulillah setelah  mundur 3x mundurin tiketnya dah nggak bisa mundur lagi karena kita  itungannya bukan jalan-jalan. Niat pertamanya berobat ke Turki dan kita memutusan ke Dubai dulu lebaran,”ujar Ashanty.

Ashanty dan Anang juga memanfaatkan momen kebersamaan mereka tersebut sambil menikmati wahana permainan di Lego Land Dubai. Selain itu Ashanty dan Anang juga bisa merayakan hari ulang tahun pernikahan mereka  dengan menikmati makan malam bersama keluarga di sebuah kapal dengan pemandangan kota Dubai nan indah dan gemerlap. Hal ini membuat perayaan anniversary mereka sangat berkesan dan tidak akan terlupakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here