Foto Lucky pun menulis status di Insta Story Instagramnya

Unggahan pesinetron Lucky Alamsyah yang menganggap mantan Menpora Roy Suryo telah menyerempet mobil dan melarikan diri berbuntut panjang. Lucky Alamsyah mengungkap kekesalannya kepada seseorang yang disebutnya sebagai eks atau mantan menteri itu. Persoalan dimulai ketika mobil mereka saling serempet di jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur pada Sabtu, 22 Mei lalu. Merasa tidak digubris, tapi pakar telematika itu malah segera berlalu, Lucky pun menulis status di Insta Story Instagramnya. 

“Hai ‘RS’…Mantan Menteri, Petinggi Partai. Pernah nggak hapal lagu kebangsaan saja saat menjabat sudah memalukan bagi anda. Hari ini, bukannya minta maaf karena keteledoran disebabkan ngakunya baru-baru ini ngakunya buru-buru mau siaran di (salah satu televisi swasta). Eh ini malah nyuruh supirmu kabur sesaat setelah menabrak/menyerempet. Ditambah marah-marah tunjuk orang lain. Kok bisa orang macam kau nggak punya adat yang sebenarnya paling gampang dan mudah untuk dilakukan, yaitu meminta maaf???Lebaran belum 2 minggu lewat woii, tapi sudah nggak ada guna ternyata untuk kau. Memalukan!!”tulis pesinetron Lucky Alamsyah.

Foto Lucky Alamsyah

Status Lucky Alamsyah tersebut tentu saja membuat Roy Suryo panas. Roy Suryo merasa apa yang disampaikan Lucky tersebut sudah mengarah kepada fitnah dan pencemaran nama baik. Pakar telematika ini pun  tidak akan tinggal diam. 

“Saya tidak akan diam dalam  kasus ini apalagi dia terakhir dia mengunggah tidak menyebut inisial. Saya  merasa ini harus diluruskan karena  saya tidak nyaman. Ini kasusnya dah lain karena  dia telah fitnah dan tidak benar, bukan lagi tak pantas, tapi fitnah di media sosial,”ujar Roy Suryo.

Dengan status Lucky itu juga, Roy merasa nama baiknya telah dicemarkan oleh Lucky. Roy pun sudah mengambil langkah berkonsultasi pada polisi Polda Metro Jaya terkait dugaan adanya fitnah dan pencemaran nama baik yang sudah dilakukan Lucky tersebut. 

“Ini sudah masuk persoalan pencemaran nama baik dan fitnah yang  dia lakukan melalui instagram itu bisa masuk ranah UU ITE no 11 tahun 2008 dan saya sudah konsultasi hukum ke polda pidana polantas. Saya banyak konsultasi dengan  pidana khusus, saya sedang menuggu arahan  dari sisi lalu lintas, pidana umum atau pidana khusus,”tandas Roy Suryo. 

Foto Roy pun sudah melaporkan Lucky  ke Polda Metro Jaya

Lebih jauh, Roy pun sudah melaporkan Lucky  ke Polda Metro Jaya pada 24 Mei 2021 kemarin. 

“Saya laporkan pencemaran nama baik dan memutarbalikkan fakta dengan mengunggah Insta Story, ini semua jadi bukti hukum termasuk Insta Story dia yang terakhir. Ada enam capture dan satu video dari IG Lucky Alamsyah Official yang kita jadikan alar bukti,”jelas Roy Suryo.

Roy juga bertambah panas karena Lucky menyebut  dirinya menyaksikan sikap mantan menteri yang ia sebut berinisial RS itu tidak mau bertanggung jawab pada mobil yang ia serempet di jalan. Lucky menyebut sang pengemudi sudah mengejar mobil mantan menteri tersebut, namun Lucky mengklaim, ia tak melihat iktikad baik sang eks menteri dan malah melarikan diri.

Sementara itu Lucky belum bersedia memberikan keterangannya secara langsung kepada media , Lucky hanya menjawab pertanyaan semua pertanyaan Roy melalui Insta Storinya. Lucky pun mengungkapkan kalau dirinya tidak pernah menulis nama mantan menteri yang dimaksudnya. Ia hanya menulis inisial ‘RS’. Karena itu Lucky merasa tidak melakukan fitnah seperti dituduhkan Roy. 

“Saya tidak memfinah anda  dan saya tidak pernah menyebut nama anda,  saya hanya menulis ‘RS’, jadi kalo memang merasa ya sudah jangan bilang memfitnah,  saya punya bukti. Mau legowo minta maaf monggo, tapi kalo terus memftnah dengan  mengatakan saya memfitnah anda monggo, terserah, tapi saya punya bukti,”tandas Lucky Alamsyah.

Meski telah ,melaporkan ke polisi terkait dugaan memfitnah dan pencemaran nama baik dan memutarbalikkan fakta, Roy Suryo pun dan kuasa hukumnya tetap membuka pintu perdamaian dengan syarat. 

“Saya tidak mau minta maaf karena saya memang tidak salah, justru saya yang  diserempet logikanya dimana kok saya yang minta maaf. Saya bukan orang sombong, ada orang yang nggak salah dan minta maaf mungkin niat baiknya. Kalo liat hari itu dia duluan dan marah-marah, apa ini, saya liat niatnya nggak bagus,”beber Roy Suryo.

“Kalo ada mediasi jawaban saya tegas dan jelas, saya mau mediasi dan saya orang biasa dan makhluk bergama, saya akan memaafkan kalau dia mau membuat permintamaafan di atas materai hitam putih, yang kedua  dia sudah mencabut postinganya tentang saya dan dia harus menceritakan tidak khayalan, tidak versi snetron dia ceritakan sampai ke media mainstream,”sambung Roy Suryo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here