Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo akhirnya mendatangi Polda Metro Jaya, Rabu, 2 Juni 2021 kemarin. Kedatangan pakar telematika tersebut dalam rangka memenuhi panggilan penyidik polisi terkait laporan polisi yang dibuatnya beberapa waktu lalu. Laporannya terhadap pesinetron Lucky Alamsyah atas kasus dugaan fitnah dan pemutar balikan fakta melalui akun pribadinya di media sosial terkait peristiwa serempet mobil dengan Roy Suryo di jalan Pemuda, Jakarta Timur beberapa waktu lalu. 

Foto Roy Suryo. (Foto: Dokumentasi)

“Alhamdulillah hari ini kasus sudah diklarifikasi oleh polda ditreskrimsus terkait laporan saya terhadap laporan saya seorang aktor inisial LA yang telah memposting kabar bohong fitnah dan pencemaran nama baik di Insta Storynya yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang mencemarkan nama baik saya,”ujar Roy Suryo. 

Foto Pitra Romadoni, S.H

Didampingi oleh kuasa hukumnya, Roy memberikan keterangan terkait laporan polisi terhadap Lucky Alamsyah. Roy juga membawa alat bukti dengan membawa 6 screen shoot media sosial dari akunnya Lucky. Selain memeriksa Roy, penyidik juga memeriksa tiga orang saksi lainnya, yaitu Pitra Romadoni SH yang juga kuasa hukum Roy Suryo, Heru Nugroho (ahli IT) dan Theresia Purba (ahli hukum). 

“Saya melampirkan 6 screen shoot semua dari Lucky Alamsyah akunnya. Itu yang kita laporkan sebagai  bukti semuanya. Hari ini sekaligus polda  mengundang saya dan 3 saksi,  Pitra Romadoni S.H, Heru Nugroho dan ibu Theresia. Sekarang tinggal menunggu itikad baik yang  bersangkutan untuk menyelesaikan karena ini sudah ditangani polda metro jaya. Dan persoalan ini bisa diperkara perdata, tapi menuggu dari  polda menunggu kelanjutan dari hari ini,” terang Roy Suryo.

“Kalo terlapor tidak mempunyai itikad baik dalam menyelesaikan permasalahan ini secara  jantan akan kita teruskan gugatan ke meja hijau soal gugatan perdata karena disini ada kerugian materil dan imateril. Kita lihat nanti setelah hari ini kita diperiksa selaku korban dan saksi-saksi. Kita mengikuti instruksi kapolri dalam menyelesaikan perkara UU ITE harus mediasi dulu,”sambung Pitra Romadoni, S.H (Kuasa Hukum Roy Suryo).

Sementara itu Lucky Alamsyah sulit ditemui sejak ia mengunggah pernyataannya di akun media sosial pribadinya tersebut. Lucky seperti hilang ditelan bumi, terlebih setelah Roy melaporkan dirinya ke polda. Lucky pun membiarkan opini  publik berkembang terhadap dirinya, tanpa ada keinginan memberikan klarifikasi. Karena itu jika memang tidak ada niatan baik dari Lucky untuk menyelesaikan kasus ini, maka Roy dan kuasa hukumnya akan melakukan gugatan hukum kepada Lucky. 

“Saya tidak menyatakan digubris tapi saya telah menjelaskan di media karena dia juga pasti baca kan dia masih posting. Nggak apa-apa karena semua ada proses hukumnya. Dan saya serahkan pada polda, kalo nanti mediasi tida ketemu perdata akan masuk. Apa yang  saya alami atas apa yang saya alamai kerugian akan kita laporkan setelah proses dari  polda metro  jaya ini berjalan,” ungkap Roy Suryo. 

“Sampai saat ini kita dah memberi warning dari yang bersangkutan tapi sampai saat ini terlapor tidak ada niat untuk menyelesaikan permasalahan ini malah terkesan yang berangkutan lari dari tanggung jawabnya dan tidak mau berkomentar dalam kasus ini,” tandas Pitra Romadoni S.H. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here