Foto Ria Ricis dan Oki Setiana Dewi. (Foto: Dokumentasi)

Kakak beradik selebriti, Ria Ricis dan Oki Setiana Dewi masih diselimuti duka karena meninggalnya sang ayah, Sulyanto pada Jumat (4/6/2021). Kesedihan lebih dirasakan Ricis karena ia tidak bisa ikut dalam prosesi pemakaman sang ayah karena ia bersama timnya sedang berada di daerah Flores, Nusa Tenggara Timur  yang minim sinyal. Hal ini membuat Ricis terlambat mengetahui kabar bahwa sang ayah sudah tiada. 

“Ini semua bagai mimpi buruk bagi setiap anak di muka bumi ini. kehilangan ayah tercinta. Laki-laki  pertama yang tidak akan pernah menyakiti hati anak dan istrinya,”tulis Ria Ricis dikutip dari akun Instagramnya. 

Dalam unggahannya, Ricis juga sempat meminta maaf karena tidak bisa mendampingi saat terakhir ayahnya dan ia pun meminta sang ayah didoakan. 

“Sahabat semua, mohon doa yang tak terputus untuk  papa saya. papa orang baik, ceria dan selalu sabar. papa nggak pernah marah sama saya. Papa udah tenang, innalilahi wainailahi rojiun,”ujar Ria Ricis yang baru Sabtu lalu pulang ke Jakarta dan langsung ke pemakaman ayahnya. 

Meski berusaha untuk tegar dan kuat, rona kesedihan tidak bisa disembunyikan oleh youtuber sukses tanah air ini. Terlebih ada rasa penyesalan di hati Ricis karena tidak bisa mengiringi kepergian sang ayah tercinta. Ditemani sahabatnya, Ricis berusaha tidak menangis karena dirinya tak ingin membebani almarhum yang sudah pergi. Ricis pun langsung ke pemakaman guna mengirim doa untuk ayahnya. Namun saat ia menyentuh tanah kubur almarhum, tangisnya pun pecah dibalik kaca mata hitamnya. Ricis pulang hanya bisa menemui sang ayah yang sudah berada di tempat peristrirahatan terakhirnya. 

Semua tinggal kenangan. Ricis pun tergiang pesan dan kenang-kenangan akan sosok sang ayah semasa hidupnya. Selain sang ayah merupakan sosok yang kocak dan sabar. Ternyata diungkapkan sang kakak, Oki Setiana Dewi, sang ayah  ingin mengubah rumah masa kecil mereka di Batam menjadi rumah penghapal Qur’an. 

“Ya pasti teringat akan kebersamaan, papa orangnya lucu. Ricis bikin vlog papa kadang inframe.  Papa tuh nggak langsung muji ke anaknya, papa memuji Ricis lewat aku. Papa seneng anaknya berhasil Ricis akhirnya bisa lulus kuliah, Ricis, Shindy dan Oki bisa mandiri. Kita juga udah sempet ngobrol-ngobrol sama papa udah pensiun dan pindah dari Batam ke Jakarta  mau tinggal sama siapa. Papa pilih sama Ricis. Minggu depan kita mau ke Batam, rumah masa kecil ingin dijadikan rumah Qur’an. Kita ingin sekali rumah masa kecil kita itu dihiasi dengan lantunan ayat suci Al Qur’an setiap harinya dari  para penghafal Qur’an Insya Allah,”beber Oki Setiana Dewi. 

Kini, sang ayah sudah tiada, untuk membuktikan diri kalau Ricis sudah mengiklaskan kepergian ayahnya, ia pun menantang Oki untuk memasuki kamar sang ayah. Oki pun belum bisa penuhi tantangan Ricis tersebut karena dirinya masih sedih dan belum siap. 

“Ricis masuk kamar papa, ngetes seberapa kuatnya. Oh terakhir papa disini nih tapi sayangnya Ricis nggak ketemu terakhir disini gitu. Jadi pas buka pintu lihat ke arah kasur dan Alhamdulillahnya ia sudah kuat malah ngeliatnya tersenyum sekali dan  ngeliatnya dengan hati yang lapang gitu. Papa memang ada kamar khusus di rumah saya, berbulan-bulannya tinggal di rumah Ricis. Saya  belum mau dan belum bisa liat barang-barang papa termasuk foto, belum siap sampai saat ini,”jelas  Oki Setiana Dewi. 

Pesan lainnya  yang diingat Oki sebagai  putri pertama, sang ayah titip pesan agar Ricis segera memiliki pedamping hidup. Karena wasiat itu, pria yang ingin mendekati itu harus melewati screening dari Oki sesuai dengan kriteria yang diinginkan almarhum ayah mereka. 

“Saya bersyukur kepada  Allah SWT karena salah satu cita-cita papa sebelum meninggal pengen Ricis selesai kuliah. Alhamdulillah papa melihat Ricis selesai kuliahnya walaupun ada cita-cita papa lainnya  papa  tuh kasian sama Ricis karena nggak ada yang  nemenin, jadi kata papa tolong cariin orang yang bisa jagain Ricis  gitu,”ungkap Oki Setiana Dewi. 

Meski begitu Ricis tidak mau terburu-buru untuk menjalankan pesan sang ayah alias tidak mau terburu-buru menikah. Disebabkan nasehat sang ayah agar lebih berhati-hati dalam memilih pendamping hidup. 

“Jadi  papa bilang pria itu taat beragama berbakti sama orang tua, sopan santun, bisa menjaga istrinya, artinya dia sosok pemimpin yang  melindungi dan  mengayomi seperti itu. Papa pernah bilang lebih baik terlambat daripada menikah dgn orang yang salah, hati hati dalam memilih, cari yang  bisa menjaga. Takut  salah pilih nggak bisa  menjaga aku dengan benar, takutnya gitu,”tandas  Ria Ricis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here