Diera tahun 1990-an kedua pemain sinetron, Atalarik Syach dan Sultan Djorghi memang merupakan dua orang idola yang banyak digemari penggemarnya dijamannya. Selain itu mereka juga kerap disatukan bermain dalam satu judul sinetron membuat mereka  tidak hanya sekedar rekan main, tapi sudah seperti sahabat karena sudah saling tahu sifat dan kebiasaan masing-masing.

Mereka  terakhir main bareng dalam satu sinetron, persisnya 10 tahun yang lalu. Tentu saja hal itu waktu yang sangat lama yang membuat keduanya kangen untuk akting bareng. Dan baru kini, keduanya dipertemukan lagi dalam sinetron ‘Keajaiban Cinta’ yang tayang di SCTV. Dengan begitu “Keajaiban Cinta’ sekaligus ajang reuni bagi keduanya.

Foto Atalarik Syach dan Sultan Djorghi. (Foto: Dokumentasi)

“Terus terang kita berteman setelah 10 tahun kita bersatu lagi di sinetron ini yah. 10 tahun lalu jadi  ini kayak reuni. Sambil nunggu giliran syuting kami ngobrol. Kita punya visi dan misi junior,lebih baik lagi dari seniornya,  kita support dan seneng ada junior yang  bertanya,”ujar Atalarik Syah dan Sultan Djorghi.

“Gue nggak liat ada yang berubah, pribadi yang paten. Sama sih, lebih wise Insya Allah agak lebih berat badan aja. Kita kenal sudah dari tahun 90-an dan  udah dari kecil, udah kayak keluarga, model bareng dan apa-apa bareng bahkan kalo keluar kota saya satu tandem terus,”sambung  Atalarik Syah dan Sultan Djoghi.

Disinetron yang juga dibintangi oleh bintang muda, Aliando Syarief dan Sitha Marino itu, Atalarik dan Sultan perankan sosok antagonis, tegas namun ternyata sebuah upaya untuk mengejar cinta. Segala cara mereka lakukan untuk mendapatkan keinginannya itu. Diakui Sultan balas dendam dari perannya sebagai Farhan itu timbul karena cintanya ditolak oleh wanita pujaannya.

“Ceritanya kita nih sebagai sahabat kampus, saya sebagai kawan Pratama, dan saya sebagai Farhan. Karena korban perasaan saya jadi keras dan pedemdam juga. Sebenernya penyayang anak, intinya saya ditolak cintanya  dan kita mencintai satu perempuan gitu,”jelas Sultan Dgorghi dan Attalarik Syah.

Disinggung soal chemistry diantara keduanya tentunya bukan suatu hal yang sulit. Mengingat selain sahabat dan kerap main bareng dalam satu sinetron, mereka juga ternyata saling mengagumi satu sama lain.

“Karakternya saya tau, dia mungkin tau karakter saya. Sultan ini kritis orangnya, ngemong

dan perthatian,nggak galak,cuma dia tegas aja,”ujar Atalarik Syah.

“Nah lu sebel sama gua apa Rik? Hahaha ini rajanya improvisasi, kita saling mengerti dan saling mengisi. Bukan nyebelin tapi tantangan buat gue, Attalarik seorang aktor yang menghargai tulisan scenario sampai titik komanya diperhatikan. Saya salut diperasaan harus tebel, improvisasilah, aksi saya jadi masuk,sama-sama,”sambung Sultan Djorghi.

Sementara itu respon dari penonton setia ‘Kejaiban Cinta’ diakui Attalarik dan Sultan mereka kerap ditinggalkan komentar di akun media sosial dari para penonton. Sultan merasa senang jika karakternya sampai ke penonton. Sedangkan Attalarik menegaskan ia tak segan-segan untuk memblokir akun yang berkomentar julid dan tidak relevan.

“Ya kalo komen-komen yang kadang dia mengerti pertanyaannya direspon, tapi kalo yang julid saya blok kadang-kadang. Tugas kami itu ya promotion juga sambil jelasin sedikit,”tandas Atalarik Syah.

“Yang pasti kita berdua memang sering adegan bareng karena konfliknya berdua terus, bersinergi gitu supaya tahu. Dan kita senang kalau karakter kita bisa masuk ke penonton,”lanjut Sultan Djorghi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here