Foto Erdian Aji Prihartanto atau yang dikenal dengan nama Manji

Penyanyi dan musisi, Erdian Aji Prihartanto atau yang dikenal dengan nama Manji atau Anji Drive akhirnya jalani rehabilitasi di rumah sakit ketergantungan obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur  usai ditahan di Polres Jakarta Barat dalam kasus penyalahgunaan dan kepemilikan narkotika jenis ganja. Tepatnya pada hari Jumat, 25 Juni 2021, Anji telah dipindahkan ke RSKO Cibubur. Kabarnya, Anji akan  jalani rehabilitasi selama tiga bulan usai assementnya yang diajukan pihak Anji dan disetujui oleh Badan Narkotika Nasional Propinsi DKI. 

Hingga hari ini, Selasa (29/6) Anji sudah genap empat hari menjalani rehabilitasi di RSKO Cibubur. Diketahui juga RSKO Cibubur saat ini menjadi rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19. Supaya tidak salah paham, Plt Direktur Utama RSKO, dr Soeko Nindito akhirnya angkat bicara terkait hal tersebut dan membenarkan bahwa RSKO menjadi tempat atau rumah sakit rujukan Covid-19.

Foto dr. Soeko Nindito

“Kami menerima pasien titipan Polres Metro Jakarta Barat bernama EAP (Erdian Aji Prihartanto alias Anji),” ujar dr. Soeko Nindito.

 “Untuk pasien Covid-19, kami menangani dengan gejala ringan sampai sedang. Tetap kami menerima pasien rehabilitasi juga. Jadi memang benar kami menerima pasien titipan dari Polres Metro Jakarta Barat bernama EAP (Erdian Aji Prihartanto alias Anji),”lanjut  dr. Soeko Nindito. 

Meski begitu RSKO Cibubur tetap membedakan ruang perawatan dengan pasien rehabilitasi.

“Terkait pasien yang masuk ke sini bukan Covid, kami tempatkan terpisah dari perawatan Covid-19. Karena yang paling penting, siapapun yang masuk ke dalam RSKO atau rawat inap akan melalui pemeriksaan Protokol Kesehatan. Perawatan covid ada klausal khusus yang harus melalui prosedur, semua orang nggak bisa masuk. Kalau masuk harus pakai APD yang standar sesuai penanganan Covid,”jelas dr. Soeko Nindito.

Sedangkan kegiatan yang akan dilakukan Anji di RSKO Cibubur menurut keterangan dokter Kesehatan Jiwa RSKO Cibubur, dr.Carmalia H Lusikooy bahwa selama tiga bulan rehabilitasi, Anji akan melakukan serangkaian kegiatan seperti konseling hingga pemeriksaan rutin.

Foto dr.Carmalia H Lusikooy

“Ada program di dalam misalnya setiap Minggu ada visit dari spesialis, setiap hari ada visit dari dokter umum. Kemudian ada grup konseling, kegiatan-kegiatan spiritual,”ujar dr. Carmalia.

Selain itu, dia juga mengatakan, para pasien dibekali keterampilan sebagai bekal ketika mereka selesai menjalani proses rehabilitasi. Carmalia menjelaskan, pihaknya menyediakan dua program bagi pasien yang akan menjalani proses rehabilitasi yaitu reguler dan spesial. Program reguler yaitu terkait pasien dengan penyalahgunaan napza. Sedangkan program spesial untuk pasien dengan penyalahgunaan napza juga yang memiliki masalah medis dan kondisi psikiatrik yang berat.

“Ketika masuk kita ada detoksifikasi. Itu melalui asesmen, kira-kira berapa lama dia akan dirawat dan akan masuk dalam program apa karena ada dua program yaitu reguler dan spesial,”ungkap dr.Carmalia.

Diketahui Anji ditangkap di studio musiknya, kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (11/6/2021) malam. Polisi menyita narkotika jenis ganja dan beberapa jenis narkotika lain milik Anji seberat 30 gram.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here