Foto pasangan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. (Foto: Dokumentasi)

Usai menjalani pemeriksaan sejak ditangkap penyalahgunaan narkoba pada Rabu, 7 Juli 2021 lalu, pasangan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie akhirnya digiring pihak satuan narkotika Polres Jakarta Pusat ke hadapan awak media, Jum’at, 9 Juli 2021 lalu. Kali ini penampilan Nia tidak seperti biasanya yang selalu seksi dan glamour layaknya selebritas kaum jet zet, tapi pertemuannya kali ini dengan statusnya sebagai tersangka pidana narkotika. 

Meski begitu, Nia tidak bisa lepas dari barang mewahnya, seperti yang terlihat pada topi yang dikenakannya. Nia Ramadhani tampak mengenakan baju tahanan berwarna merah yang ditumpuk dengan kaus lengan panjang hitam. Dia juga terlihat mengenakan bucket hat Dior. Topi berbahan campuran poliester, katun dan polyurethane ini dijual sekitaran harga USD 790 atau Rp 11,4 juta.

Dengan mimik sedih, mantan kekasih Bams Samson ini juga terus tertunduk bahkan Nia terisak saat membaca kertas di tangannya. Dengan suara bergetar Nia menyesali perbuatannya dan meminta maaf. Menurut Nia apa yang dilakukannya adalah perbuatan tidak terpuji. 

“Sore hari ini, mohon izinkan saya dengan segala kerendahan hati untuk mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak terkait, khususnya kepada keluarga besar, sahabat, teman-teman, orang-orang yang sudah mengasihi saya dan menaruh kepercayaan kepada saya, rekan kerja,” ujar Nia Ramadhani, Sabtu (10/7/2021).

Dihadapan media dan polisi hanya Nia yang menyampaikan penyesalannya, sedangkan Ardi hanya berdiri disamping sang isteri sambil sesekali tangannya tampak mengelus lengan Nia untuk menenangkan isak tangis sang isteri tercinta. 

Tertangkapnya Nia dan Ardi dalam kasus penggunaan dan kepemilikan narkoba memang mengejutkan banyak pihak, termasuk pihak keluarga dan teman dekatnya. Nia dan Ardi ditangkap di kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Orang pertama yang ditangkap adalah ZN, supir pribadi Nia pada Rabu, 7 Juli 2021. Dari ZN ditemui barang bukti berupa bong/alat hisap habis pakai. Usai itu diketahui barang bukti itu ternyata milik Nia. Polisi pun langsung menggeledah rumah Nia. Didalam ditemukan sabu seberat 0,78 gram. Dalam pengakuannya, Nia memakai bersama sang suami, Ardi Bakri.  

Saat menggeledah kediaman Nia, Ardi Bakrie tidak ada di lokasi. Namun, pada sore harinya Nia menelepon suaminya dan pada Pukul 20.00 WIB, Ardi menyerahkan diri. Nia juga ternyata masih dalam pengaruh narkoba beberapa jam sebelum ditangkap.

Sedangkan pengakuan sudah berapa lama menggunakan barang haram itu, kepada polisi Nia dan Ardi mengaku sudah 5 bulan lamanya. Nia juga menyebutkan alasannya menggunakan narkoba karena tekanan kerjanya yang sangat banyak. 

“Pengakuannya tekanan kerja yang banyak. Itu alasan klasik,”ungkap Kombes. Pol. Yusri Yunus di Polres Jakarta Pusat. 

Sementara itu pihak keluarga menginginkan Nia dan Ardi untuk segera menjalani rehabilitasi. Kabarnya, sejak hari Minggu kemarin, Nia dan Ardi sudah dibawa ke BNN (Badan Narkotika Nasional) untuk jalani rehabilitasi. Namun BNN bantah sudah menampung Nia dan Ardi. 

“BNN tidak menerima rehabilitasi Nia dan Ardi. Kami justru yang melakukan assessment,”ujar  Deputi Bidang Rehabilitasi BNN, Yosi Eka Putri. 

Menurut Yosi Eka, BNN memang telah menyetujui assessment dan merekomendasikan rehabilitasi medik dan sosial untuk Nia Ramadhani dan suaminya. Namun, Yosi menduga yang dimaksud oleh Polres Metro Jakarta Pusat adalah penyidik sudah membawa Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie ke panti rehabilitasi, bukan ke BNN. Pasalnya, BNN sudah merekomendasikan beberapa panti rehabilitasi di Jakarta guna menjadi tempat rujukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here