Penyanyi Nindy Ayunda belum bisa bernafas lega. Meski gugatan cerai Nindy terhadap Askara Parasady Harsono atau kerap disapa Aska itu telah dikabulkan majelis hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan beberapa waktu lalu, tapi ternyata ketuk palu tersebut tidak mengakhiri persoalan diantara keduanya. Masalah biduk rumah tangga yang lebih 10 tahun sempat mereka bina itu terus menimbulkan masalah baru. Ibu dua orang anak ini telah dilaporkan mantan ayah mertuanya, Dedi Harsono ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan pencemaran nama baik. 

Tidak cukup hanya itu, Nindy juga harus menghadapi permasalahan yang diungkap ke rumah publik oleh Lia dan Sulaeman atau Leman, mantan babby sitternya dan supirnya yang mengaku sempat diculik dan disekap oleh orang suruhan Nindy. Belum lagi selesai kasus tersebut, Nindy pun dihadapkan dengan persoalan baru terkait laporan Rini Diana  ke Polres Jakarta Timur pada Februari 2021 lalu terkait penculikan dan penyekapan suaminya yang mulai diproses penyidik itu. 

Foto Rini dan Fachmi Bachmid, S.H. (Foto: Dokumentasi)

“Saya kebetulan dimintain tolong Rini untuk memberikan klarifikasi dia atas laporan tahun  Februari 2021 tentang  penculikan dan penyekapan terhadap suaminya yang  bernama Leman. Dia minta tolong saya seperti apa prosesnya baru diminta klarifikasi atas pengaduan dia tentang penculikan dan penyekapan yang diduga oleh dilakukan “N”,”ujar kuasa hukum Rini dan keluarga Aska (Fahmi Bachmid) didampingi Rini (Isteri Leman). 

Sedangkan Nindy seolah tahu bakal menghadapi berbagai persoalan yang datang dari orang-orang yang pernah ada disekelilingnya membuat Nindy tetap terlihat santai dan tak mau terlalu ambil pusing dengan beragam permasalahannya itu. Nindy  pun menegaskan kalau saat ini dirinya sedang fokus mengurus anak laki-lakinya yang mulai mengetahui persoalan yang datang bertubi-tubi kepadanya. Hal ini sangat mencemaskannya. 

Foto Nindy Ayunda. (Foto: Dokumentasi)

“Ya namanya masalah dijalani aja, karena itu kita nggak  pernah tahu kalo permasalahan kan nggak  bisa dipastiin, jadi dihadapi aja. Sekarang aku lagi urus anak laki-laki aku yang konsumsi Youtube yang  bikin saya kesel dan  mau marah gimana?,”ungkap Nindy Ayunda.

“Orang mau bicara apa terserah kan yang tau saya, dan saya nggak mau banyak bicara. Makanya saya selama ini diam meski dihantam kanan kiri. Sekali kasih statemen langsung semuanya panas. Saya diam bukan takut, tapi dengan  situasi anak saya yang  tahu semuanya detail yang bikin saya cemas, makanya saya sedang konstreasi apa yang akan saya hadapi kedepannya,” tandas Nindy Ayunda. 

Nindy menegaskan juga ia tidak mempersulit mantan suaminya itu untuk berkomunikasi dengan anak-anaknya. Bahkan Nindy menantang agar Aska menghubungi dirinya untuk memberikan klarifikasi. 

“Mudah-mudahan kalo Aska mendengar omongan saya ini, mudah-mudahan Aska bisa menghubungi saya atau anak-anaknya. Bohong kalo saya tau pasti Aska bisa berkomunikasi dengan anak-anak. Ya jalani aja, kita tunggu gimananya. Saya juga nggak kepikiran bisa seperti ini,”tandas Nindy Ayunda.

Sedangkan tingginya ancaman hukuman 8 tahun penjara bila terbukti melakukan penculikan dan penyekapan sudah menanti Nindy, hal tersebut rupanya tidak membuat Nindy gentar. Mungkin hal ini disebabkan Lia dan Leman pada Februari 2021 lalu pernah membantah sudah diculik dan disekap oleh sang majikan, Nindy dihadapan rekan media saat itu. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here