Ustaz Yusuf Mansur sakit dan dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto karena hemoglobin (Hb) dan eritrositnya rendah. Selasa kemarin bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, 20 Juli 2021 lalu, Ustaz Yusuf masuk dan menjalani perawatan di rumah sakit Gatot Subroto. 

Saat diminta penjelasan terkait sakit yang diderita sang Ustaz, Ustaz Ahmad Jamel salah satu pengurus pondok pesantren Daarul Qur’an tak merinci tentang penyakit yang diderita Dai kondang tersebut hingga harus mendapat perawatan di rumah sakit. Lebih lanjut ditegaskannya bila hemaglobin atau Hb sang Ustaz saat dibawa ke rumah sakit berada di angka lima dari normalnya 14. Karena itu Ustaz yang kemarin masih sempat ikut melaksanakan sholat Ied Idul Adha bersama para santri pesantren yang didirikannya itu harus menjalani transfusi darah. 

Foto Ustaz Ahmad Jamel. (Foto: Dokumentasi)

“Kemaren masih sempet Sholat Ied bareng santri Idul Adha. Lepas itu masih mengikuti pembukaan korban dan setelah itu beliau izin. Beliau kasih info kalo Hbnya nggak normal, Hb nya 7 harusnya yang normal 14 hasil lab. Kemudian kerumah sakit periksa darah dan harus mendapat tranfusi darah,”ujar Ustaz Ahmad Jamel (Pengurus Ponpes Daarul Qur’an).

“Kita list beberapa nama yang golonganya A sama dengan beliau, akhirnya ada beberapa pengurus ponpes yang sama dan kita di ponpes khataman mendoakan beliau,”sambung Ustaz Ahmad Jamel.

Adapun fungsi dari transfusi darah tersebut untuk meningkatkan kembali eritrosit dan zat besi dalam darah akan menormalkan kembali Hb sang Ustaz. Karena itu meski ditengah pandemi virus Covid-19 yang sedang meningkat, pihak ustaz langsung mencari sang pendonor darah dan sudah ditemukan beberapa orang sesuai dengan golongan darah sang Ustaz ‘A”. Kabarnya, ada ada 10 orang yang sudah siap mendonorkan darahnya. Tapi dipilih 4 yang terbaik dan paling cocok golongan darahnya. 

Keempat orang yang terpilih tersebut adalah para penghapal Al Quran terbaik kelas dunia, sebut saja Syeikh Baleid dari maroko, Syeik Kannash dari Damaskus Syiria, Salim Somla asal Yaman dan Ustaz Tarmizi salah satu pengurus ponpes Daarul Quran.  

“Kalo khawatir iya pasti manusiawilah karena beliau berharap dirawat. Tahun 2020 lalu beliau di rawat  sama saya karena kena covid beliau terus menyemangati. Saya melihat harus lebih hebat semangatnya ketimbang kami kena covid. Tapi kemaren sempet down makanya kita menyemangai. Pendonor juga juga memberikan semangat. Tadi pagi Hbnya sempet 5 dan kita doakan kembali sehat dan beraktifitas,”ungkap Ustaz Ahmad Jamel. 

“Kepada seluruh kaum muslimin muslimat, kami berharap dari kami mohon doa agar Ustaz  Yusuf Mansyur diberi kesembuhan,”harap Ustaz Ahmad Jamel.

Sementara itu Ustaz Yusuf Mansyur sendiri melalui Instagramnya, menyatakan rasa terimakasihnya sudah memperoleh darah dari orang-orang sholeh mendunia. 

“Satu kehormatan beliau membubuhkan nama saya sekian tahun yang lalu di salah satu halaman di salah satu mushaf yang ditulis dengan tangannya. Seperti kebiasaan beliau saat ketemu ahlul-ahlul Qur’an di mana tempat yang jadi tempat beliau menulis Qur’an dengan tangannya. Nggak nyangka, bila kemudian kini di Juli 2021 Syeikh Baleid, insyaallah darahnya akan menyatu dengan darah saya,” tulis Yusuf Mansur.

“Darah-darah orang saleh, orang-orang baik yang luar biasa, tentu akan jadi sesuatu yang berpengaruh sekali dalam hidup saya. Sebab pasti setiap sel ada memorinya, ada rekam jejaknya,”tandas  Ustaz Yusuf Mansur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here