Usai janji Hotma Sitompul yang akan mengembalikan tanah milik ibunda Desiree Tarigan  yang saat ini dikuasai dan akan memberikan sebuah villa di puncak untuk Desiree, ternyata belum diwujudkan juga oleh Hotma.  

Diketahui sejak awal perpisahan rumah tangga Desiree dan Hotma mencuat ke publik karena dirinya telah diusir oleh Hotma tanpa alasan yang jelas. Desiree juga sudah tidak diperkenankan masuk ke rumah yang selama ini ditempatinya dengan suaminya itu sudah membuat Desiree sedih. 

“Kalo dibilang kenapa saya dizholimi, saya sebagai  istri nggak boleh  masuk lagi  ke rumah saya, saya dizholimi. Saya ingin bicara untuk wanita Indonesia jangan sampai dizholimi seperti ini oleh suami atau laki-laki lain, yang mana kita sebagai wanita mestinya tidak dizholimin,”tandas Desiree Tarigan yang merasa dizholimi telah diusir Hotma dari rumah yang berada di kawasan jalan raya Pangeran Antasari, Jakarta Selatan itu. 

Usai pengusiran, Hotma lalu membangun pembatas pagar tembok antara rumah pribadinya dengan orangtua Desiree. Namun saat membangun tembok tersebut, Hotma disebut sudah mengambil lahan milik ibunda Desiree. Karena itu Hotma telah dilaporkan ke pihak berwajib oleh mertua Hotma, Muliana Tarigan. Namun proses hukumnya sepertinya terhenti dan tidak ada kabar kelanjutannya. 

Semua ini sepertinya teratasi setelah sempat muncul kabar tentang mediasi perdamaian antara Desiree Tarigan dan Hotma Sitompul. Hotma sudah berjanji akan mengembalikan tanah milik ibunda Desiree yang saat ini dikuasai dan akan memberikan sebuah villa di puncak untuk Desiree. Namun kenyataannya, janji perdamaian yang telah diwujudkan dalam nota perdamaian itu tak kunjung ditandatangani oleh kedua belah pihak. Dan bukannya mengembalikan tanah yang disengketakan kepada ibunda Desiree, Hotma malah kembali membangun pagar tembok setinggi empat meter. 

Foto Hotman Paris Hutapea (Kuasa Hukum Desiree Tarigan). (Foto: Dokumentasi)

“Itu kasus baru saya tidak berwenang dan tidak punya kuasa untuk itu  terkait anak-anak, tapi itu masalah baru, tapi saya nggak bisa komentar. Kemaren di Hotman Paris show, dia jadi tamu, belum ada perkembangan apapun. Belum ada syarat belum sepakat,”ujar Hotman Paris Hutapea (Kuasa Hukum Desiree Tarigan). 

Foto Otto Hasibuan S.H (Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia yang menyatakan siap memediasi Hotma Sitompul dan istrinya, Desiree). (Foto: Dokumentasi)

“Pada dasarnya semua ingin damai, nggak ada orang yang ingin hidup berkelahi. Ketika kita ingin berdamai tapi jangan salah dengan perdamaian tidak berarti rujuk. Makanya saya disini tidak mengambil posisi sebagai pengacara. Sepanjang  hubungan pembicaraan terbuka, harapan itu ada. Seberapa besar sulit, saya katakan tergantung mereka. Kan kuncinya di tangan mereka,” ungkap Otto Hasibuan S.H (Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia yang menyatakan siap memediasi Hotma Sitompul dan istrinya, Desiree).

Sebagai kuasa hukum Desiree, menurut Hotman Paris Hutapea, nota perdamaian hanya akan sampai pada persoalan harta dan pengembalian tanah yang disengketakan ibunda Desiree dengan Hotma. Dan perdamaian memang sama sekali tidak menyinggung perihal rujuk karena Desiree memang sudah tidak ingin kembali pada Hotma, bahkan Desiree berencana akan menggugat cerai suaminya itu. 

“Desiree sampai hari  hari ini belum ada perkembangan perdamaian. Buntu  belum ada perdamaian. Masih lihat perkembangan perkembangan apakah gugat cerai atau tidak kita belum tahu. Belum cocok perdamaianya syarat-syarat dan saya nggak mau ngomong detailnya, namanya suami istri banyak syarat dan banyak soal gengsi. Pokoknya  kedua belah pihaklah, saya nggak bisa ngomong detail. Kalo perdamaian tidak segera di lakukan dia akan gugat cerai itu aja,” tandas  Hotman Paris Hutapea. 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here