Tertundanya pernikahan Rizky Billar dan Lesty  karena PPKM membuat beredar kabar kalau mereka sebenarnya sudah menikah siri.  Hingga saat ini mereka berdua pun bungkam soal ini. Namun yang jelas, diam-diam pasangan viral ini sudah memasukan surat numpang nikah ke KUA Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Selasa, 3 Agustus 2021 kemarin. Dengan pendaftaran surat numpang nikah tersebut sekaligus membantah rumor Billar dan Lesti sudah menikah siri.

Diketahui Billar dan Lesti  semula hendak menggelar akad nikah pada 23 Juli 2021. Seluruh persiapan telah dilakukan. Stasiun Indosiar dan ANTV pun sudah siap menyiarkan secara langsung rangkaian hari bahagia Billar dan Lesti. Namun tidak ada yang bisa menduga, mendekati hari H pemerintah mulai menerapkan PPKM Darurat dalam rangka pencegahan penularan pandemi Covid-19. Seluruh rencana yang sudah disusun Billar dan Lesti itu pun  terpaksa ditunda. Namun kini, rencana pernikahan mereka tersebut akan segera diwujudkan kembali oleh kedua sejoli tersebut. 

Menurut  Abung Hanifah, Kepala KUA Pondok Aren, surat pengajuan numpang nikah  itu diajukan oleh  Billar melalui perwakilannya. Billar mengajukan surat numpang nikah dari KUA Pondok Aren untuk nantinya ditujukan ke KUA  Kebayoran Lama.

Foto Rizky Billar dan Lesti sudah lengkapi syarat nikah. (Foto: Instagram.com/@lambe_turah)

“Ya sudah hari ini, kalau untuk jam nggak merhatiin tadi jam berapa kayaknya menjelang siang. Tertanggal  3 Agustus 2021 ada orang bernama Muhammad Rizky mengajukan berkas numpang nikah yang ditujukan ke KUA Kecamatan Kebayoran Lama. Perwakilan yang bersangkutan (yang ngajuin),”ujar  Abung Hanifah  (Kepala KUA Pondok Aren).

Sayangnya, dalam pengajuan surat numpang nikah itu tidak dijelaskan mengenai tanggal dan tempat pernikahan Billar. Pihak KUA Pondok Aren pun tidak berwenang untuk menanyakan perihal tersebut. 

“Kalau dalam surat pengantar nikah itu tidak ada tanggalnya ya, kan itu kebijakan dari KUA Kebayoran Lama. (Tempat juga) nggak ada juga,”ungkap Abung Hanifah.

Abung pun menjelaskan lebih lengkap mengenai perkara tersebut. Ia menjelaskan bahwa surat yang diminta Billar tersebut hanya sebagai pengantar.

“Jadi kalau surat pengantar itu cuman penghantar aja nggak ada alamat, jadwal dan sebagainya. Adapun yang bersangkutan daftar ke KUA Kebayoran Lama, kita nggak tahu kapan-kapannya. Ketika berkas calon mempelai wanita sudah komplit sudah ada rekomendasi dari KUA setempat, kan kalau saya lihat domisili calon mempelai wanita di Cibinong Cianjur, kalau ada pengantar dari kelurahan dan Kecamatan Cibinong Cianjur, bisa didaftarkan ke KUA Kebayoran Lama, karena kalau berkasnya belum lengkap nggak bisa didaftarkan,”beber Abung Hanifah. 

“Kalo batasnya sebagaimana nanti kelengkapan dari calon mempelai wanita. Kalo dah lengkap bisa di ajukan ke KUA Kebayoran Lama  sebagaimana yang dituju. Dan kalo dalam aturan UU, 10 hari kejra sebelum pelaksannaan sudah diajukan,”sambung Abung Hanifah menegaskan. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here