Kabar duka lagi dan lagi menghampiri dunia hiburan tanah air. Selain Irwansyah yang baru kehilangan sang bunda, Mohammad Ridwan Hafiedz atau lebih dikenal Ridho Slank juga harus mengiklaskan sang bunda menghadap Sang Khalik. Sang bunda, Hj. Sien Ely Binti Abdul Muthalib meninggal dunia karena penyakit hipertensi yang sudah lama dideritanya pada Rabu (4/8/2021) di kediamannya di daerah Kayu Mas Pulomas, Jakarta Timur.

Kabar duka ini  pertama kali diketahui melalui postingan terbaru Slank di Instagram Story. Di situ, Slank mengunggah foto berdua gitaris Slank itu bersama bundanya.

Foto akun Instagram resmi Slank. (Foto: Instagram.com/@slankdotcom)

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiuun, turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya Hj. Sien Ely binti Abdul Muthalib (Ibunda Ridho Hafiedz),” bunyi postingan dalam akun Instagram resmi Slank tersebut.

Dikonfirmasi soal kabar tersebut, pihak manajemen Slank langsung membenarkan. Dia menyebut almarhumah tutup usia siang, Rabu kemarin. 

“Iya betul tadi siang meninggalnya,”ujar Refiq, manajemen Slank.

Sebelum meninggal dunia diusia sang bunda 87 tahun, ibunda Ridho sempat anval usai mengalami pecah pembuluh darah di otaknya. Kondisi itu pun yang membuat keluarga pun harus iklas melepas kepergian sang bunda. Meski sedih, Ridho pun yakin Allah lebih sayang kepada bundanya. 

“Kondisi sudah lemah karena udah usia 87 tahun karena sakit aja yang  udah lumayan lama. Terus ada cairan di otak gitu aja sih, hipertensi  aja.  Di rumah, nggak emang kita dah kumpul semua. Banyak sih bisa diceritakan satu persatu, sudah nggak bisa, ya mami tuh saya nggak bisa ceritain  aku masih sedih banget,”ungkap Ridho. 

Ibunda Ridho dimakamkan di pemakaman Al Azhar Memorial Garden di Karawang, Jawa Barat.  Jenazah sudah dimakakamkan pada sore kemarin sekitar pukul  17.00  WIB.

Sementara itu diusia bunda yang sudah 87 tahun, menurut Ridho sang bunda sudah tidak lagi menginginkan apa-apa karena semua yang diinginkannya telah diperolehnya semasa hidupnya. Sang bunda juga sudah memiliki cucu hingga cicit. Dan diberi nikmat hidup hingga usia tersebut, menurut Ridho sudah merupakan bonus dari Allah. 

“Kalo nggak salah mamih dah dapat semua, semua anaknya cucu dan cicitnya. Kita dah  ihklas Aku lupa sih ya pasti aku tujuh saudara, cucu sudah ada puluhan dan sudah ada cicit juga. Cuma semoga Husnul Khotimah,”tandas Ridho. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here