Kabar mengejutkan datang dari pesinetron Tyas Mirasih. Lama tak muncul di media. Tyas datang dengan kabar tak mengenakan, ia dikabarkan digugat talak cerai sang suami, Raiden Soedjono pasca dirinya baru sembuh dari Covid-19. Padahal sejak menikah pada 8 Juli 2017 lalu, rumah tangga Tyas dan suaminya bisa dibilang baik-baik saja dan jauh dari berita miring. Namun tiba-tiba saja kini Tyas digugat talak sang suami.

Kabarnya, gugatan cerai tersebut sudah masuk ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan dan saat dikonfirmasi, gugatan cerai memang sudah masuk pada 3 Agustus 2021 dan menurut Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Taslimah, sidang perdana kasus perceraian Tyas dan Raiden sudah dijadwalkan pada 16 Agustus mendatang.  

Foto Taslimah (Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan). (Foto: Dokumentasi)

“Untuk kasus Mirasih Tyas Endah Binti Sirman Widiatmo telah diajukan gugatan perceraian talak, jadi yang mengajukan adalah Raiden Muhamad Soedjono Bin Hasan M.Soedjono sebagai pemohon karena jenis perkaranya adalah cerai talak. Didaftarkan tanggal 3 Agustus 2021 dan agenda sidang perdana adalah nanti tanggal 16 agustus 2021 hari Senin,” ujar Taslimah (Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan).

“Pengadilan tentu selain mengadili mendamaikan mediasi, kedua belah pihak di mediasi baru

diperiksa diadili begitu. Semua perkara yang masuk pada sidang perdana wajib dihadiri pihak pemohon dan termohon ini karena cerai talak yah, jadi penyebutannya bukan penggugat tergutat tapi  pemohon dan termohon. Pemohon meminta ijin untuk mengikrarkan talak di depan sidang pengadilan agama Jakarta selatan,”sambung Taslimah.

Dalam gugatannya, selain menginginkan perceraian dengan Tyas, Raiden yang seorang musisi itu juga menuntut pembagian harta gono gini selama pernikahan. Terdiri dari barang bergerak dan barang tidak bergerak yang dikumpulkan selama pernikahan. Mengacu pada tuntutan Raiden tersebut kuat dugaan jika perceraian Tyas dengan Raiden dipicu masalah ekonomi dalam rumah tangga. 

“Suami dari Mirasih Tyas Endah tersebut yaitu Raiden Muhammad Soedjono mengajukan permohonan cerai talak dan pembagian harta bersama. Untuk perkara yang  diajukan tersebut harus punya alasan, untuk spesifik kami belum bisa memberi penjelasan karena ini masih dalam  masa proses baru masuk pendaftaran kemaren,”ungkap Taslimah. 

Sementara itu baik Tyas dan Raiden belum memberikan klarifikasi perihal gonjang ganjing rumahtangga mereka tersebut. Namun yang jelas dengan kasus gugat cerai talak Tyas ini maka menambah jumlah kasus perceraian anak band ditengah pandemi Covid-19. 

Pandemi saat ini memang tidak dipungkiri memberikan dampak yang besar pada masyarakat, terlebih dalam hal perekonomian. Untuk masalah ini psikolog, Kasandra Putranto pun memberikan pandangannya. Menurutnya, kembali lagi pada komitmen awal pasangan. Jika komitmen kuat maka kondisi pandemi yang berakibat pada masalah ekonomi ini pun bukan masalah dan tidak akan menyebabkan perceraian. 

Foto Kasandra Putranto (Psikolog) via video call. (Foto: Dokumentasi) 

“Secara khusus lebih spesifik musisi seni peran, otomatis penghasilannya berkurang, penghasilan itu hanya salah satu alasan, tapi  bagaimana pasangan itu bisa peka terhadap komitmen mereka, itu yang penting. Seperti perbedaan masalah “itu yang  melatarbelakangi keputusan untuk cerai, aja,”tandas  Kasandra Putranto (Psikolog). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here