Usai hamil dan melahirkan dan fokus pada perkembangan anak pertamanya, Claire Herbowo akhirnya Shandy Aulia balik syuting lagi. Istri David Herbowo ini  kembali menjalani syuting usai 2 tahun vakum. Lewat Instagram Story, Shandy memperlihatkan aktivitasnya saat syuting film.

Foto Shandy Aulia kembali lagi shooting film. (Foto: Instagram.com/@shandyaulia)

“Setelah break shooting film hampir 2 tahun. Dari masa kehamilan, melahirkan dan ditambah masa pandemi… akhirnya bisa kembali lagi berkarya,” tulis Shandy Aulia. 

Shandy pun merasakan perbedaan syuting usai vakum 2 tahun lamanya, ditambah lagi syuting di tengah pandemi dan saat ini statusnya yang juga sudah menjadi seorang ibu. Diakui Shandy, usai menjadi ibu, Shandy jadi sering kepikiran anaknya karena harus meninggalkan Claire untuk syuting. Meski begitu ia tetap berusaha fokus untuk akting terbaiknya. 

“Walau sekarang berbeda rasanya pikiran dikit-dikit anak yaaaa. Begini yaaaaa rasa jadi ibu kerja di luar rumah. Pikiran gak jauh jauh dari anakkk #ibumelow,”tandas Shandy Aulia.

Diketahui semenjak menyandang status Ibu, Shandy memang selalu ada buat sang anak. Bahkan ia pun kerap membagikan aktifitasnya bersama putri mungilnya itu di akun Instagram miliknya. Meski tak jarang banyak komentar yang tak sedap terkait kegiatan bersama Claire yang diuploadnya tersebut. Bahkan belum lama ini, Shandy sempat menggandeng pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea untuk hadapi perempuan yang sudah membully anaknya.  Hal tersebut berawal dari orang tersebut tega menyebut putri Shandy, Claire Wibowo seperti anak yang kurang gizi di akun media sosial Shandy. 

Sebagai pengacara yang sudah ditunjuk oleh Shandy, Hotman pun membenarkannya. Dijelaskan oleh Hotman, ia diminta untuk mensomasi meski Hotman belum pernah bertemu dengan sang pelaku. 

 

“Ya benar bahwa Shandy menunjuk saya sebagai kuasa hukumnya, sebenernya prakteknya asisten saya. Prakteknya  kepada seorang perawat di Manado yang  melalui medsos katanya diduga sering mengata-ngatain putrinya, mislnya kurang gizilah dsb. Kata-kata yang diduga merendahkan gitu loh,”ujar Hotman Paris Hutapea. 

Menurut Hotman kasus ini juga bisa mengarah pada dugaan pencemaran nama baik yang termasuk dalam pasal 27 ayat 2 UU ITE. 

“Dugaan mengarah ke pencemaran nama baik. Seolah misalnya si Shandy nggak becus merawat dan mendidik anaknya gitu loh sampai ada kata kata kurang gizi. Kalo pelakunya mau minta maaf harusnya datang kehadapan shandy, yaitu di depan umum harusnya begitu dong. Nggak boleh dong habis mengeluarkan kata-kata gitu seenaknya aja ngomong diluaran sana, harus di forum resmi gitu loh. Saya pribadipun mendukung hal-hal seperti itu tidak semua sengketa seperti ini harus diselesaikan melalui polisi. Dengan tau dia datang, sedikit konferensi pers minta maaf itu jauh lebih bagus,”jelas Hotman Paris Hutapea.

Ditengah kasusnya itu, Shandy menegaskan merasa hidupnya bahagia dan bertambah lengkap dengan kehadiran Claire. Kebahagiaan Shandy tersebut sangatlah wajar, mengingat perempuan berusia 34 tahun itu kini berhasil memperoleh anak usai menanti 9 tahun lamanya.  Shandy dinikahi David Herbowo sejak tahun 2011 silam. Kesepakatan dengan suami, ia akhirnya menunda punya momongan. Namun sayangnya, Shandy terus menerima komentar buruk dari saat ia belum dikarunia momongan hingga saat ini anaknya sudah berusia setahun 6 bulan. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here