Foto bubarnya grup band D’bagindas. (Foto: YouTube/Suara.com)

Berita bubarnya grup band D’bagindas atau yang telah mengganti namanya menjadi Bagindas belakangan ini makin santer saja. Tentu saja hal ini membuat sedih para penggemar band yang populer dengan lagu “C.I.N.T.A” ini. Terlebih usai ditinggal pergi oleh Mike, salah satu pentolan dari band bergenre pop melayu ini membuat Bagindas seolah tak semangat lagi. Bahkan keempat personil Bagindas, yaitu Feri (gitaris), Andra (vocal), Ivan (drumer), dan  Wendy (basist) ini dikabarkan malah memilih membubarkan band yang telah membesarkan nama mereka di kancah industri musik Tanah Air ini. Pandemi virus Covid-19 dan sepinya job ternyata menjadi alasan utama bubarnya band Bagindas.

“Kenapa kita mau memutuskan untuk  bubar karena kita  dah mati suri dan kita memiliki agenda besar sebelum pandemi, tapi jadinya  kita  nggak bisa manggung  dan kita bikin album di pandemi dan ternyata tidak berjalan karena keadaan. Pandemi buat kita nggak ada  panggung dan pemasukan buat kita,”ujar Andra (Vokalis Band Bagindas).

“Kalo gue sih emang nggak bisa dipungkiri semua ini karena kondisi, nggak salah temen-temen  punya projek masing masing, tapi kecewa aja. Mike buat gue soko guru, Bagindas tanpa Mike seperti sayur yang kurang  garem. Semua bisa bikin lagu, tapi kali dipaksakan ada yang  kurang karena nggak ada dia. Tapi kita nggak bsa menyalahkan karena  kondisi pandemi berdampak juga  pada kita. Kalo temen punya projek di luar, ya nggak bisa di salahin juga,” lanjut Ferry (Gitaris Band Bagindas). 

Padahal D’bagindas sudah punya rencana untuk meluncurkan album terbaru. sayangnya rencana tersebut gagal direalisakan karena kendala biaya.

“Sebenarnya kita punya agenda yang besar sebelumnya di awal tahun pandemi kemarin, karena kita sudah jarang manggung kita punya program bikin album untuk tetap menjaga kreatifitas kita. Tapi apa yang kita agendakan tidak berjalan karena keadaannya logika tanpa logistik nggak masuk akal. Kita penginnya berlogika tapi keadaan kita tidak ada pemasukan, akhirnya kita bikin proyek masing-masing dulu,”beber Andra.

 “Mike juga dirasa sangat berpengaruh dalam grup. Apalagi Mike merupakan orang yang menulis lagu-lagu D’bagindas. Mike resmi mengudurkan diri sejak Mei lalu. Dia menyampaikan hal tersebut kepada langsung kepada rekan-rekannya. Jadi kalau Mike cabut dari Mei lalu, jadi kita ngapain, mending kita ngeband sama band kita masing-masing,”sambung Andra. 

Selain hengkangnya Mike, wabah pandemi Covid-19 sangat berdampak bagi Bagindas. Sepi job dan tidak sukses merilis lagu dan kurangnya intensitas pertemuan membuat Bagindas makin mudah goyah. 

“Kita sebagai musisi apa sih kerjanya harusnya bermusik bikin karya. Kemarin  sebelum pandemi kita berlima fokus jalankan Bagindas, setelah pandemi ada siklus yang  berubah dari awalnya 100 persen jadi berkurang, jadwal jadi agak jarang. Kalo dulu ada konflik kecil saat manggung jadi cair. Selama pandemi ini juga yang itensitas ketemu jarang, jadi bila ada gesekan cepat meledak,”tandas Wendi (Basis Band Bagindas). 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here