Foto Koes Hendratmo. (Foto: Instagram.com/@koeshendratmo)

Dunia Hiburan Tanah Air kembali berduka. Penyanyi senior dan pembawa acara, Koes Hendratmo meninggal dunia pada Selasa (7/9/2021). Menurut putrinya, Bonita, sang ayah juga mengidap sejumlah komorbid atau penyakit bawaan, yaitu asma dan jantung. 

“Singkat ceritanya adalah sebelum ayah kena Covid ayah itu ada jantung dan asma. Sehingga ketika waktu beliau kena Covid, komorbit asmanya yang paling parah,”ujar Bonita saat pemakaman sang ayah di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.

Foto Bonita. (Foto: Dokumentasi)

“Paru-paru sebelah kiri bawah dekat ulu hati itu ada cairannya. Saya sendiri sampai sekarang belum mengerti itu dari mana dan gimana, dan apakah sudah bisa dikeluarkan,”sambung Bonita. 

Bonita menyatakan bahwa kondisi ayahnya sudah kian membaik. Namun, tampaknya hati Koes Hendratmo masih begitu terpukul sepeninggal istri keduanya, Aprilia Puspitawati pada April 2021 lalu. 

“Walaupun kondisinya sudah semakin membaik secara mental beliau sudah terlihat lebih fit, tapi ternyata mungkin juga karena waktu saat lebaran istrinya meninggal. Saya rasa itu juga sangat memukul hatinya dia,”ungkap Bonita.

“Saya pikir dia semakin membaik, mungkin saya salah. Tapi kamu sudah berencana, baru kemarin saya merencanakan dengan ayah akan datang ke rumah beliau setiap bulan, sebulan sekali untuk menjaga. Saya di Salatiga dan ayah di Jakarta,”sambung Bonita.

Seperti diketahui, Koes Hendratmo ditemukan meninggal dunia oleh asisten rumah tangganya, pagi tadi. ART tersebut sengaja membuka pintu kamar majikannya itu karena tidak kunjung dibukakan pintu. Sejak istrinya Aprillia meninggal pada lebaran lalu, Koes hanya ditemani oleh ART pada siang hari. Seusai mengurus rumah dan keperluan Koes, sang ART pulang ke rumahnya pada sore hari. 

Ditemukan saat tidak sadarkan diri dalam kamarnya, Koes Hendratmo dilarikan ke rumah sakit. Namun sampai rumah sakit, Koes Hendratmo ternyata sudah meninggal dunia. 

Koes Hendratmo dimakamkan di pemakaman umum Karet Bivak, berdekatan dengan makam isteri keduanya. Kini, penyanyi yang miliki senyum menawan itu telah tiada. Nama Koes Hendratmo pun sangat terkenal di kalangan presenter televisi bersama Tantowi Yahya di tahun 80-an. 

Diketahui semasa hidupnya, Koes Hendratmo terkenal sebagai pemandu acara kuis bernama ‘Berpacu dalam Melodi’. Ia juga pernah melahirkan sejumlah album berjudul Lambaian Bunga (1959), Sansaro (1968), Wanita Wanita (1970), Pop Batak Legendaris (2000), dan My Love for You (2011).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here