Keberatan dengan vonis 4 bulan penjara, Vicky Prasetyo ajukan permohonan banding atas vonis diterimanya pekan lalu tersebut. Hal itu disampaikan kuasa hukum Vicky Prasetyo, Ramdan Alamsyah beberapa waktu lalu. 

“Iya kita mengajukan banding hari ini. Tadi kita sudah menyatakan banding ke pengadilan,” ungkap Ramdan Alamsyah kepada rekan media. 

Foto Vicky Prasetyo Kalina Oktarani dan kuasa hukum Ramdan Alamsyah. (Foto: YouTube/Starpro Indonesia)

Pihaknya mengaku banding tersebut diajukan atas keinginan Vicky Prasetyo yang tidak mau kembali dipenjara. Suami Kalina Oktarani itu ingin sang kuasa hukumnya itu mengusahakan permohonan bebas murni. 

“Oh itu (isi banding) nanti dibuatkan memorinya, kita baru menyatakan banding. Tapi secara normatifnya seperti itu, minta dibebaskan,”ungkap Ramdan Alamsyah.

Sedangkan alasannya lain Vicky tak mau mendekam di balik jeruji adalah ia merasa tidak seharusnya ditahan. Menurutnya, ia hanya melakukan tanggungjawab sebagai suami yang melihat istrinya berduaan dengan laki-laki lain.

“Terlepas apapun itu yang terjadi, Vicky menjadi seorang suami berkewajiban secara norma, baik agama atau sosial. Kan tidak mungkin mendiamkan (istri dengan lelaki lain),”terang  Ramdan Alamsyah.

Sementara itu satu hal yang masih mengganjal di hati Vicky, kenapa tidak diputarnya rekaman CCTV di rumah Angel sebagai pelapor?. Padahal dari rekaman itu bisa memperlihatkan apa yang sebenarnya terjadi ketika dia menggerebek rumah Angel saat itu. 

“Ini demi Allah tidak pernah CCTV itu ada, diliatin, tidak pernah. Itu tidak ada. Tidak ada CCTV itu dihadirkan, kenapa?” tandas Vicky Prasetyo.

Diketahui kasus Vicky kali ini merupakan buntut dari penggerebekan Vicky Prasetyo terhadap Angel Lelga pada November 2018 silam. Penggerebekan dilakukan karena Vicky Prasetyo menuding Angel Lelga yang saat itu masih menjadi istrinya sedang berselingkuh dengan Fiki Alman di dalam kamar. 

Selang beberapa hari penggerebekan, Vicky Prasetyo melaporkan Angel Lelga atas dugaan perzinaan dengan Fiki Alman. Laporan itu dibuat Vicky di Polres Jakarta Selatan November 2018 silam. Tak terima dan merasa difitnah, Angel melaporkan balik Vicky Prasetyo ke Polda Metro Jaya pada 21 Desember 2018 atas dugaan pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan. 

Selanjutnya pada Juli 2019, Polres Jakarta Selatan menerbitkan Surat Perintah Pemberhentian Penyelidikan (SP3) atas kasus dugaan perzinaan yang dilaporkan Vicky Prasetyo karena dinilai tidak cukup bukti.

Proses hukum pun terus berjalan, cekcok rumah tangga Angel Lelga dan Vicky Prasetyo yang empat tahun berjalan  menemukan titik akhir. Angel pun merasa lega karena akhirnya Vicky terbukti bersalah dan divonis empat bulan penjara oleh Hakim.

Kasus ini berawal setelah Vicky Prasetyo menggerebek rumah Angel pada 2018. Dia menuding Angel yang waktu itu masih menjadi istrinya berselingkuh dengan seorang lelaki. Vicky lantas melaporkan Angel Lelga atas dugaan perzinaan. Tapi laporan itu dihentikan polisi karena dianggap tak cukup bukti. Angel Lelga yang tak terima dituduh berzina melaporkan Vicky atas dugaan pencemaran nama baik. Kasus ini terus berjalan hingga mendapat vonis dari pengadilan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here