Foto dok Instagram/Kesedihan masih terus dirasakan oleh Adul usai kepergian sang bunda

Kesedihan masih terus dirasakan oleh Adul usai kepergian sang bunda yang sudah dimakamkan pada Sabtu, 25 Maret 2023 lalu. Saking sedihnya saat pemakaman, tubuh Adul tiba-tiba saja terjatuh lemas ketika ia sedang memanjatkan doa untuk sang bunda. 

Adul  tak menyangka jika sang bunda akan pergi meninggalkan dirinya untuk selama-lamanya ditengah ketenangan menjalankan ibdah puasa bulan Ramadhan tahun ini. 

Padahal Adul berharap jika Ramadhan dan Idul Fitri nanti dapat merayakan bersama ibunda tercinta. Namun, rupanya Allah berkehendak lain. Baru dua hari Ramadhan tiba, sang ibu telah berangkat pergi memenuhi panggilan Sang Khalik. 

Foto dok Instagram/Syarifudin dan Wenty, kakak dan istri Adul

“Adul lagi  syuting, taunya pas lagi ada live jam 12 harus dah sampai lokasi jam 12, bang Adul dah serahin ke aku, dia selesai segmen 1 aku kabarin mamah dah nggak  ada karena  memang awalnya nggak ada apa-apa, makanya Adul jalan syuting karena  ada saya ama istrinya. Waktu dibawa ke rumah sakit baru berasa perutnya sakit, dada sakit waktu jatuh, pala sakit nggak dirasa. Kata dokter dah ada pembengkakan jantung,”ujar Syarifudin dan Wenty, kakak dan istri Adul. 

“Baru tiga jam, baru datang setengah 2, Abis Ashar meninggal. Dah dirujuk ke rumah sakit, mama diinfus  dan disuruh makan bubur. Aku mau nyuapin badan mamah dah dingin,  bibir dah biru dan aku teriak dokter datang ini dah lewat,”lanjut Syarifudin dan Wenty.

Sudah 3 tahun ini bunda Adul divonis dokter menderita penyakit gula darah atau diabetes. Penyakit tersebut rupanya mulai alami komplikasi ke jantung. Menurut dokter terjadi pembengkakan pada jantung. 

“Ya kehilangan banget. Kalo  sedih ya sedih, baiknya kita ikhlaskan. Meninggalnya  juga bagus dihari Jumat di bulan Ramadhan. Terakhir aku, bang Adul memang tidur sama mama terus pas mama sakit kita tidur bareng,”beber Wenty. 

“Awalnya memang mama dah sakit gula, tapi terakhir dari dokternya mama kena lambung. Kalo  lambung bari tiga hari yang lalu , kalo gula memang dah ada gula. Sebelumnya, memang sempet sakit dan mau dibawa ke rumah sakit dia jatuh. Akhirnya saya bawa ke dokter klinik dan dapat  rujukan untuk  bawa ke rumah sakit, emak teriak nyesek aja,”lanjut Wenty.

Foto dok Instagram/Adul terpukul ketika sang bunda meninggal dunia ia sedang tak berada disampingnya

Hal yang membuat Adul terpukul, ketika sang bunda meninggal dunia, ia sedang tak berada disampingnya. Dan sebagai anak, ia merasa belumlah cukup membalas semua kebaikan bundanya itu. Selain itu, masih ada rencana yang belum sempat diwujudkan, yakni pergi umroh ke Tanah Suci bersama-sama. 

Sementara itu, Wenty mengenang ibu mertuanya itu sebagai sosok yang sangat baik. Sejak menikah dengan Adul, ia seolah mendapat pengganti ibunya yang lebih dulu meninggal dunia. Karena itu ia sangat dekat ibunda mertuanya itu. Bahkan sebelum meninggal, ibunda Adul sempat berpesan agar mengirimkan makanan kepada para tetangganya. 

“Ngobrolnya sehari sebelumnya, cuma pesen rumahnya minta di cat putih semua dan minta bikin sembako 70 bungkus dan dibagikan ke tetangga sekitar dah nazar dia. Dan abis lebaran harus umroh. Tapi dah nggak mungkin, cuma bagi sembako  harus dijalani karena  bingkisan dah di bungkus semua untuk tetangga dan keluarga.  Baiknya ibu, lagi sakit aja masih mikirin begituan, “pungkas Wenty. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here