Nikita Mirzani
Nikita Mirzani. (Foto: Instagram.com/@nikitamirzanimawardi_172)

Nikita Mirzani, terdakwa kasus pencemaran nama baik Dito Mahendra telah dilarikan ke Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Bintaro beberapa waktu lalu.

Sahabat Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru menjelaskan Nikita Mirzani dilarikan ke Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) dengan pengawalan sejumlah pihak dan usai mendapatkan ijin dari Majelis Hakim.

Sang Majelis Hakim  telah mengabulkan Nikita Mirzani untuk mendapatkan pengobatan di luar kota Serang. Maka dari itu, kini Nikita Mirzani bisa keluar dari rutan tempat ia ditahan untuk berobat.

Fitri Salhuteru
Fitri Salhuteru. (Foto: YouTube/Intens Investigasi)

“Ya, kan kalian dengar sendiri kemarin di persidangan terakhir kita memohon kepada bapak hakim agar diberikan kelonggaran, supaya Nikita mengikut pengobatan, ya,” ungkap Fitri Salhuteru.

Nikita Mirzani dilarikan ke kawasan Bintaro sebab fasilitas yang lebih memadai untuk memeriksa kesehatannya. Hal ini kembali dikatakan oleh Fitri Slahuteru, sebagaimana diketahui sebelumnya, awalnya Nikita Mirzani telah dirujuk untuk berobat di RSUD dr. Drajat Prawiranegara, Serang sebab sakit pengapuran tulang yang dialaminya. Namun akhirnya diputuskan dibawa Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI).

“Hasil dari pemeriksaan dia di sana memang perlu pemeriksaan lebih lanjut yang mungkin alat-alatnya lebih lengkap di rumah sakit itu untuk lebih lanjut,”jelas Fitri Salhuteru.

Atas kondisi sahabatnya ini, Fitri Salhuteru mengaku kagum. Pasalnya, tak banyak orang yang bisa bertahan merasakan kesakitan seperti yang dialami Nikita Mirzani. Sudah sakit dan mendekam dibalik jeruji.

“Gini ya, mungkin kalau orang biasa tidak sekuat itu (Nikita  Mirzani). Lihat hasil rontgen dia tulangnya keropos, bolong-bolong karena dia terlalu kuat, ya. Dia merasa kuat saja jalan. Kalau orang lain sih menurut yang sakitnya seperti Niki atau tidak separah Niki pun, sakitnya sakit banget itu,” tandas Fitri Salhuteru.

Selanjutnya, Fitri Salhuteru juga menjelaskan bahwa Nikita Mirzani mendapat sejumlah pendampingan dari beberapa pihak saat dilarikan ke RSPI Bintaro. Pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU), pihak kepolisian, dan juga pihak Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Serang merupakan sejumlah pihak yang mendampingi Nikita Mirzani berobat.

“Nikita didampingi oleh yang ada bapak polisi, bapak jaksa, ada juga dari pihak rutan,” beber Fitri Salhuteru.

Nikita Mirzani diketahui menderita sakit di tulang belakangnya. Sensasi sakit di tulang belakang Nikita Mirzani itu pun menjalar dari pinggang, punggung, hingga leher. Kini, diagnosis terbaru menyebut ibu tiga anak ini mengidap kista tulang.

“Kalau yang dikeluhkan masih sama seperti dalam persidangan. Dia (Nikita Mirzani) mengutarakan bahwa tulang punggung, pinggang sampai lehernya sakit,”terang Fitri Salhuteru.

Fitri Salhuteru juga mengklaim kista tulang butuh pengobatan detail. Jika tidak, bisa berakibat fatal pada Nikita Mirzani.

“Amit-amit ya, jangan sampai tidak bisa jalan. Masih bisa. Tapi menurut keterangan dokter kalau sampai tidak diobati dengan baik kemungkinan bisa menimbulkan dia tidak bisa jalan. Jadi ini sakit tak main-main dan butuh penanganan secepatnya supaya tidak merembet kemana-mana. Mohon perhatian dan kerjasamanya buat semuanya,” tegas Fitri Salhuteru.

Sementara itu, disidang sebelumnya, akibat banting mic dan lempar berkas, Nikita Mirzani dituding telah melecehkan dan hina Pengadilan. Dimana Nikita Mirzani dengan keras membanting mikrofon hingga terlempar dan jatuh ke lantai. Berkas pemeriksaan pun juga ia lemparkannya dengan kasar.

Sikap Nikita Mirzani itu pun langsung mendapat sorotan dari para netizen. Ada yang tak setuju dan ada yang tak mempermasalahkan sikap Nikita Mirzani tersebut.

“Kelakuan.Pengadilan dihina dan dilecehkan seperti ini, terus semua pada diem gegara dia artis? Ckckckckc!” tulis salah satu netizen.

Namun  netizen lainnya yang menanggapi unggahan tersebut rupanya tidak sepenuhnya setuju. Sebagian dari mereka memaklumi mengapa Nikita Mirzani sampai emosi seperti itu karena sudah tiga kali Dito Mahendra mangkir hadiri sidang.

“Kalo anda jadi NM. Anda diadukan oleh si D. Karena tulisan di sosmed. Lalu anda ditahan. Dan masuk pengadilan. Anda pasti ingin kasus cepat selesai. Si D ini harusnya datang memberi kesaksian. Kewajiban jaksa itu. Nah udah 4 kali sidang si D gak nongol nongol. Anda marah nggak,” bela netizen lainnya.

“Itu bukan penghinaan buat pengadilan wajar kalau Niki seperti itu karena dia sudah menunggun datang sie pelapor yang tidak kunjung tiba,”timpal netizen selanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here