Nikita Mirzani
Nikita Mirzani. (Foto: Instagram.com/@nikitamirzanimawardi_172)

Nikita Mirzani akan rayakan Tahun Baru di Rutan Serang Banten tanpa kehadiran ketiga anaknya. Tentu saja hal ini menjadi momen paling menyedihkan baginya.

Ibu tiga anak ini harus mendekam di Rutan Serang Banten usai terseret kasus pencemaran nama baik yang melibatkan dirinya dengan  Dito Mahendra. Karena itu, ia harus menghadapi keyataan pahit kalau anak-anaknya harus rayakan pergantian Tahun Baru nanti tanpa keberadaan sang ibu.

Rasa kecewa Nikita Mirzani menjadi-jadi usai Dito Mahendra tak hadir 3 kali dalam sidang. Ia bahkan tak habis pikir mengapa Dito Mahendra tidak pernah hadir dalam sidang di Pengadilan Negeri Serang. Meski Dito Mahendra sudah menyebutkan alasannya karena tengah dirawat di rumah sakit akibat DBD, namun Nikita Mirzani tetap tak yakin.

Nikita Mirzani hanya menyayangkan akibat ketidak hadiran Dito Mahendra dalam sidang tersebut membuat  proses sidang berjalan lamban dan Nikita Mirzani masih harus tetap menjalani masa tahanan.

Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru, dan Fahmi Bachmid S.H
Nikita Mirzani didampingi Fitri Salhuteru sang sahabat dan Fahmi Bachmid S.H, kuasa hukum Nikita Mirzani.(Foto: Dokumentasi)

“Hitam hitam, berkabung semoga nyawa Dito Mahendra dicabut sama yang Maha Esa,”ungkap Nikita Mirzani didampingi Fitri Salhuteru sang sahabat dan Fahmi Bachmid S.H, kuasa hukum Nikita Mirzani.

Nikita Mirzani tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Hakim mengetuk persidangan sebagai tanda sidang kembali ditunda hingga Kamis, 29 Desember 2022 mendatang. Jika Dito masih tak datang, maka Hakim telah memerintahkan adar Dito Mahendra dijemput paksa.

Fahmi Bachmid S.H
Fahmi Bachmid S.H, kuasa hukum Nikita Mirzani. (Foto: Dokumentasi)

“Ya itu telah dikeluarkan penetapan dibawa Jaksa tanggal  29 Desember nanti. Kalo tanggal 29 nggak ada dibawa Jaksa, hakim telah menetapkan dipanggil paksa,”jelas Fahmi Bachmid S.H.

Mendengar hal tersebut, Sesaat Nikita Mirzani terdiam di bangkunya, kemudian petugas Kejaksaan menghampirinya untuk mendampingi Nikita Mirzani kembali ke tahanan.

Reaksi Nikita Mirzani saking emosinya sampai mengamuk dengan menjatuhkan microfon serta melempar map berisi berkas pemeriksaan kesehatannya ke meja Jaksa dan Kuasa Hukumnya.

“Ya kecewa pasti karena ini memang maunya Dito hadir tapi dia selalu menunda agar saya lama di tahanan nggak masalah tapi Kamis, Minggu depan tanggal 29 Desember  2022 dia akan dijemput paksa. Mudah-mudahan terealisasi katanya pakai mobil polisi juga. Saya  mau liat kinerja polisi Serang menjemput Dito Mahendra,”tegas Nikita Mirzani.

Namun menurut Nikita Mirzani, aksinya yang dianggap mengamuk tersebut tidaklah disengaja, tapi itu dikarenakan tersenggol.

“Ooh gak itu nggak ngamuk itu kesenggol. Gue kan wonder women itu juga nggak terbang sendiri. Disini  serba mengejutkan, mic aja bisa terbang sendiri,”tandas Nikita Mirzani.

Tak hanya itu muncul juga kabar kalau pengobatan Nikita Mirzani dipersulit oleh Jaksa, benarkah?

“Soal pengobatan yang dipersulit Jaksa, ya benar dipersulit kalo mau ke  rumah sakit. Sampai sakit banget baru dirujuk, dan dia liat sendiri hasilnya ternyata betul di tulang belakang terjadi pengapuran yang mengakibatkan ada tulang tumbuh hinga terjadi penyempitan sehingga peredaran darah ke leher tak berfungsi dengan  baik sebelah kiri,”timpal Fitri Salhuteru.

Karena itu ditegaskan Nikita Mirzani kalau ia saat ini juga sedang fokus mengajukan penangguhan penahanan karena menderita sakit di bagian leher. Pasalnya, ia diharuskan menjalani tindakan medis, jika tidak maka akan mengalami cacat ataupun lumpuh.

“Namun yang perlu menjadi perhatian bahwa meskipun seseorang itu ditahan, tetapi dipastikan hak-haknya tidak akan diabaikan,” tegas Ketua Majelis Hakim, Dedy Adi Syaputra, di ruang sidang PN Serang pada Senin (19/12/2022).

Jadi apabila terdakwa mengeluh sakit, majelis hakim mempersilahkan terdakwa untuk berobat.

“Cuma supaya proses persidangan ini berjalan hingga selesai putusan, majelis hakim masih belum bisa mengabulkan permohonan saudara,”tegas Dedy Adi Syahputra.

“Tetap ini kami pertimbangkan, yang namanya nasib kita kan tidak tahu. Yang pasti hak-hak terdakwa kita penuhi,” sambung Dedy Adi Syahputra.

Semua kejadian ini  memang menyedihkan bagi Nikita Mirzani, terlebih disinggung akan melewatkan malam pergantian tahun di penjara.

“Seperti yang lain ya (merayakan tahun baru),” tegas Nikita Mirzani.

Ibu tiga anak ini juga mengaku tidak masalah apabila harus melewati pergantian tahun di penjara tanpa keluarga dan anak-anaknya. Sebab menurutnya perayaan tahun baru tidak begitu spesial baginya.

“Ah tahun baruan nggak ada yang spesial,”pungkas Nikita Mirzani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here