Selalu hadir dengan gebrakan briliannya bersama tenaga kesehatan (nakes), srikandi PDSI Prof dr Deby Vinski kembali dengan gebrakan terbarunya. (Foto: ist)
Selalu hadir dengan gebrakan briliannya bersama tenaga kesehatan (nakes), srikandi PDSI Prof dr Deby Vinski kembali dengan gebrakan terbarunya. (Foto: ist)

Selalu hadir dengan gebrakan briliannya bersama tenaga kesehatan (nakes), srikandi PDSI Prof dr Deby Vinski kembali dengan gebrakan terbarunya. Kali ini, bersama KOALISI 17 dukung penuh Menkes dengan RUU OBL OP TIDAK TUNGGAL.

Sebanyak 17 organisasi profesi tenaga kesehatan dan Prof dr Deby Vinski menyatakan dukungannya kepada Menkes Budi Gunadi Sadikin dan pembahasan Rancangan Undang-undang Kesehatan (Omnibus Law). 

Prof dr Deby Vinski menyatakan DEKLARASI LEIMENA
Prof dr Deby Vinski menyatakan DEKLARASI LEIMENA yang mendukung RUU OBL dan Menkes hadapi somasi. (Foto: ist)

Dengan suara lantang dan tegas Profesor cantik ini menyatakan DEKLARASI LEIMENA yang mendukung RUU OBL dan Menkes hadapi somasi. Mengingat 17 organisasi ini juga membela Budi atas aksi somasi organisasi kesehatan lain kepada Menkes yang menolak wacana penyederhanaan STR.

Dimana somasi dilayangkan oleh Forum Dokter Peduli Ketahanan Kesehatan Bangsa (FDPKKB), karena Menkes menyebut biaya Surat Tanda Registrasi (STR) dokter/dokter gigi dan Surat Izin Praktik (SIP) dokter/dokter gigi Rp 6 juta, serta biaya-biaya Satuan Kredit Profesi (SKP) mencapai lebih dari Rp 1 triliun.

17 Organisasi Tenaga Kesehatan, Prof dr Deby Vinski adalah Waketum Perkumpulan Dokter Indonesia
17 Organisasi Tenaga Kesehatan, Prof dr Deby Vinski adalah Waketum Perkumpulan Dokter Indonesia dimana PDSI mengguncangkan dunia Kedokteran Indonesia yang didirikan dengan Sk Kemenkumham RI. (Foto: ist)

Bertempat dikantor KEMENKES RI didukung 17 Organisasi Tenaga Kesehatan dan Prof dr Deby Vinski disambut baik oleh sang Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin.

Diketahui selain 17 Organisasi Tenaga Kesehatan, Prof dr Deby Vinski adalah Waketum Perkumpulan Dokter Indonesia dimana PDSI mengguncangkan dunia Kedokteran Indonesia yang didirikan dengan Sk Kemenkumham RI. PDSI diakui menjadi tonggak Reformasi Kedokteran Indonesia.

Selain itu, Prof dr Deby Vinski yang dikenal juga sebagai Queen of Anti aging adalah srikandi dan satu satunya perempuan diantara 9 dokter pria pendiri PDSI, bahkan Prof dokter Terawan pun bergabung dengan PDSI. Dalam  waktu singkat, PDSI telah memiliki anggota di 37 Propinsi.

Dengan begitu, kehadiran Prof dr Deby Vinski bersama 17 Organisasi Tenaga Kesehatan itu memang tidak main-main. Dan Menkes RI pun memberikan waktunya untuk bisa bertemu dengan mereka hingga acara pertemuan itu pun berjalan lancar.

Acara pertemuan dibuka dengan memperkenalkan KOALISI 17 satu persatu. Hal ini dilakukan oleh  Pemerhati Kesehatan dr Judilherry Justam MM, ME yang juga perintis Nuklir Medis Indonesia dan dr Yenni Tan.

Deklarasi Leimena ini sendiri selain mendukung RUU OBL untuk segera disahkan juga berupa Dukungan kepada Menkes menghadapi somasi dengan Data akurat. (Foto: ist)

Lalu pembacaan Deklarasi Leimena yang sebelumnya sudah  didahului oleh Deklarasi Vinski Tower 31 Maret 2023, yaitu Koalisi 9 organisasi tenaga kesehatan  mendukung DPR dan Menkes mengesahkan RUU OBL Kesehatan. Lalu  dilanjutkan dengan Prof dr Deby Vinski bersama KETUM PDSI Brigjen dr Jajang Edi Priyanto SpB dan SekJen PDSI DR Erfen Gustiawan SH MH menyerahkan Data dan Bukti kepada Ketua Panja, Melkiades Laka Lena Ketua Panja Komisi IX.

Deklarasi Leimena ini sendiri selain mendukung RUU OBL intuk segera disahkan juga berupa Dukungan kepada Menkes menghadapi somasi dengan Data akurat dimana saat Deklarasi Leimena, Koalisi 17 kembali memberikan Data Autentik bukti biaya kepada Menkes akan biaya-biaya  proses pengurusan STR & SIP yang sangat mahal, terutama proses surat Rekomendasi yang sering berbiaya tinggi dan subjektif.

Wakil Ketua Umum PDSI, Prof. dr. Deby Vinski. (Foto: ist)
Wakil Ketua Umum PDSI, Prof. dr. Deby Vinski. (Foto: ist)

“Hari ini kami koalisi 17 organisasi nakes nasional memberikan dukungan untuk Pak Menkes untuk RUU Omnibus Law untuk dibicarakan dan disahkan. Dukungan 1.000%. Dan koalisi ini dukung siapkan data, biaya STR disebut tinggi yang disomasikan ke Bapak,”ungkap  Wakil Ketua Umum  PDSI, Prof. dr. Deby Vinski.

“Kami sudah ke rapat panja DPR setelah Pak Menkes disomasi, kami berikan data-data. Semua bukti transfer. Bahkan lebih dari 6 juta. Termasuk spesialis Rp 10 juta. Jadi ada datanya. Jadi tadi juga kami serahkan ke Menkes,” lanjut Prof. dr. Deby Vinski.

Dengan deklarasi LEIMENA yang merupakan kelanjutan dari  Deklarasi Vinski Tower ini dilakukan hanya semata-mata  demi kepentingan masyarakat.

Berbeda dengan IDI yang menentang dan tidak sukses dengan OP tunggalnya yang monopoli dan dikeluhkan banyak dokter selama ini, maka dengan hadirnya PDSI yang mendukung kesejawatan dan NKRI maka semakin cerah masa depan kesehatan Indonesia, apalagi  dengan segera disahkannya RIU Omnibus Law Kesehatan. Dimana STR seumur hidup dan tak ada lagi OP tunggal. Hal  ini tentunya akan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Karena itulah 17 organisasi ini juga mendorong adanya organisasi kesehatan lain di luar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), khususnya dalam hal pemberian Satuan Kredit Profesi (SKP). Ini demi mencegah adanya monopoli dalam pemberian izin praktik dokter.

Tak kalah pentingnya, PDSI maupun Koalisi 17 selalu mendukung NKRI dan Indonesia untuk dunia agar devisa negara sekitar 160 trilyun per tahun dapat kembali ke negara tercinta ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here