Aida Saskia
Aida Saskia. (Foto: Instagram.com/@aidasaskia.new)

Pasca ada melaporkan teman dekatnya, Putri Echatarina ke Polres Metro Jakarta Pusat pada 24 Oktober 2022 dengan tuduhan dugaan penganiayaan, Aida Saskia pun balik dilaporkan oleh Putri pada 25 Oktober 2022 lalu.

Tak hanya saling lapor,  Aida Saskia dan Putri pun sama-sama telah menyiapkan hasil visum  sebagai bukti dari laporannya tersebut. Didampingi kuasa hukummnya, Putri pun membantah semua tuduhan penganiayaan yang diarahkan kepadanya karena tak hanya Aida yang mengalami luka-luka namun juga dirinya.

“Mengenai penganiayan tersebut, seperti yang disampaikan saudari Aida Saskia bahwa ia adalah korban dalam kejadian tersebut, menurut kami kurang pas  karena apa, kalau kita berbicara konotasinya korban itu terjadi hanya pada satu orang harusnya, tapi disini pada kenyataannya yang mengalami luka-luka itu ada di dua orang, termasuk rekan kami saudari Putri dimana pagi pun kami setelah melakukan pelaporan ke kepolisian ke Polda Metro Jaya,”ungkap Achmad Jumadi S.H.

“Kami juga melakukan visum di rumah sakit Polri Kramat Jati dan hasil visum yang disampaikan dokter pun kami sangat kaget karena luka luka yang dialami oleh rekan kami itu sudah bisa dibilang hampir seluruh tubuh mengalami luka-luka, bahkan kepalanya itu bengkak. Terus ada seperti timbul kek seperti penyumbatan seperti itu, dan tadi pun visumnya itu bukan cuman visum fisik, bahkan visum psikologi, bahkan nanti sampai psikiater karena memang yang terjadi pada rekan kami ini malah lebih amat sangat ya dibandingkan yang terjadi pada saudara Aida Saskia,”lanjut Achmad Jumadi S.H.

Putri Echatarina S.H., M.H, teman dekat Aida Saskia
Putri Echatarina S.H., M.H, teman dekat Aida Saskia. (Foto: YouTube/Intens Investigasi)

“Nah yang saya sayangkan disini Aida bilang penganiayaan, kalau memang betul saya lakukan secara personal terhadap Aida mungkin luka yang tadi disampaikan oleh rekan saya itu tidak akan ada disaya. Tadi saya sampai netesin air mata ketika buka baju karena saya tidak merasakan apa-apa sebelumnya, ketika foto dan visum saya baru tau ada luka di seluruh badan saya. Pikir  saya ini cuma di tangan tapi ini  sampai ke belakang ini,  kanan dan kiri ada lebam dan eee sebelah sini agak susah gerak dan  agak parah dan tulang saya nonjol dibelakang,”lanjut  Putri Echatarina SH.MH, teman dekat Aida Saskia.

Pertengkaran antara Aida Saskia dan Putri terjadi pada 23 Oktober 2022 lalu disebuah apartemen yang ditinggali keduanya bersama dengan dua anak Aida. Dimana  Aida mengaku dirinya dituding menjadi orang ketiga dalam rumah tangga sahabatnya,  Fitri dan Virza. Dan  Fitri pun mengadukan hal tersebut ke Putri yang membuat Putri marah terhadap Aida Saskia.

Pertengkaran keduanya tak bisa terhindari hingga harus disaksikan oleh kedua anak Aida. Dan kini Aida dan Putri pun bersikeras jika keduanya merupakan korban penganiayaan hingga saling serang dan saling bantah pun tak terelakkan lagi di antara keduanya.

“Kalau apa yang dikatakan Aida saya yang menganiaya ya, kenapa yang lebih banyak, sepertinya lebih banyak disaya, luka lebam dan yang memulai seandainya saya bisa praktekkan rekan-rekan pasti lebih bisa jelas menilai, karena itu hanya rebutan handphone, kalau penganiayaan itu ntah saya dendam ntah direncenakan, misalnya Aida saya tarik saya pukulin gebukin, saya nggak ada,”terang Putri Echatarina SH.MH.

“itu pun tadi pemeriksaannya sampai dua kali, bahkan susternya sampai marah, coba buka lagi karena sakit akhirnya ada benjolan disini, dan kalau saya telen tuh sangat sakit. Ternyata saat vissum ada cakaran di bagian leher dan luka-luka, ini juga sama dan bibir, dan dimulut

dalam saya ini sobek itu lumayan besar. Mungkin waktu dipukul atau ditampar atau dijetukin ke tembok dan itu saya ngerasa tadi, dari kemarin saya datang ke kantor saya nggak cerita,”lanjut Putri Echatarina SH.MH.

Pernyataan Putri yang menyebut Aida Saskia yang malah sudah melakukan penganiayaan kepadanya langsung dibantah sang pedangdut.

Aida Saskia
Aida Saskia. (Foto: YouTube/Rasis Infotainment)

“Dia bilang saya yang melakukan penganiayaan, tapi saya cuma bisa ketawa aja tidak seperti itu bahkan saksi tidak ada disana. Yang  ada akedua anak saya Remon dan Aleta yang menyaksikan ibunya dianiaya sampai berteriak untuk meminta tolong dan sampai memanggilkan security di lantai 1 supaya melerai pertengkaran kami berdua. Dan dia bilang kepalanya belah nanti hasil visum yang menentukan. Saya bukan menyebut diri saya baik, tapi apa mungkin orang seperti saya bisa melakukan seperti itu walo saya punya bipolar rasanya tidak segila itu,”ungkap Aida Saskia.

“Dan dia bilang bahwa tulang saya sakit, saya bisa bawa teman-teman ke tempat dia fisioterapi  dan  tulangnya sakit bukan karena saya, tapi karena dia punya penyakit skiologis. Kalo untuk  benturan karena kita berebut hp yang terbentur bukan cuma Putri, tapi juga saya nanti kita liat hasil visumnya, akupun belum bisa gerak karena sendi-sendi saya belum normal. Hasil visum di Cipto kita masih menunggu hasilnya, jadi belum ada kabar kelanjutannya,”sambung Aida Saskia.

Tak ingin tinggal diam dengan semua bantahan serta tudingan balik yang dilakukan Putri terhadapnya, Aida Saskia pun menunjukkan sejumlah bukti yang ia bawa untuk menguatkan penyataannya, seperti baju miliknya dan baju putri yang memiliki noda darah, kacamata yang rusak, kalung yang putus, serta surat bukti diagnosa penyakit bipolar karena Aida Saskia dituding hanya berpura-pura memiliki penyakit bipolar.

“Ini baju tidur saya berdarah sampai kancingnya putus semua, jadi saya lari ke lobi dalam kondisi baju terbuka. Terus ini baju yang dia sembunyikan, dia tidur saya ambil bajunya. Disini banyak darah saya terus kacamata saya juga dipatahkan sama dia.  Dan kalung saya pun ditarik sampai putus sama dia nggak bisa disambung lagi, jadi harus diperbaiki dan ini bukan yang pertama kali udah sering banget,”tandas Aida Saskia.

“Dia dan timnya mereka saya tidak sakit mengada-ngada manja bipolar itu tidak ada, saya bisa ajak semua teman-teman ke psikiater saya yang biasa saya berobat, sepengetahuan dia saya nggak berobat karena kalo saya minta uang ke dia, saya mau ke psikiater dia selalu cemberut dia nggak ikhlas kalo duitnya dipakai ke psikiater dan ini surat pernyataan dari dokter,”lanjut Aida Saskia.

Meski keduanya saling bersikeras dengan pernyataannya masing-masing, namun Aida Saskia dan Putri mengaku sangat menyayangkan terjadinya pertengkaran diantara keduanya. Pasalnya, Putri mengaku bersimpati terhadap Aida Saskia hingga ingin menemani Aida Saskia selama menjalani pengobatan penyakit kankernya pun karena ingin membalas kebaikan pedangdut kelahiran 6 Juli 1985 tersebut.

Tak hanya itu Aida Saskia pun sempat menyerukan perdamaian, namun sepertinya hingga kini belum bisa terwujud dan yang ada keduanya malah saling melengkapi bukti satu dan lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here