Lesti Kejora
Lesti Kejora. (Foto: Instagram.com/@lestykejora)

Kerap membawakan lagu sedih nan sendu, tak ada yang menduga kalau salah satu dari lagunya tersebut akan terwujud nyata dalam kehidupannya.

Lagu yang dimaksud adalah lagu berjudul ‘Tirani’ yang ia rilis dua tahun lalu dan sempat booming dan trending dengan 37 juta view. 

Penggalan liriknya berbunyi,’Lelah kusembunyi, dibalik senyumku, hanya karena tak ingin ada pertengkaran diantara kita berdua’. 

Lirik tersebut seolah melukiskan keadaan rumah tangga Lesti dan Rizky Billar saat ini. Hal ini berbalik dengan prestasi Lesti sebagai penyanyi yang patut diacungi jempol. 

Tak hanya jago soal teknik vocal, tapi juga memiliki cengkok yang khas hingga ia dijuluki ratu cengkok. Ditambah lagi dengan penghayatan yang bagus. Semua itu membuat pesan dari lagu tersebut tersampaikan dengan baik ke dalam benak para penggemarnya. 

Namun usai menikah dengan Rizky Billar, Lesti tampaknya semakin mahir menjiwai segenap lagu sedih yang dibawakannya. Hampir disetiap penampilannya, air mata selalu berlinang di pipinya. Bahkan ketika ia harus membawakan lagu ‘Sekali Seumur Hidup’. 

Didampingi sang suami, Lesti seolah tak kuasa menahan perih di hatinya. Air matanya tumpah padahal lagu tersebut bukanlah lagu tentang kisah cinta yang sedih. Namun menurut Lesti, lagu itu seolah mewakili harapannya sebagai wanita yang ingin memiliki pasangan sekali seumur hidup. Cinta dan kasih sayang lebih penting dalam pernikahan ketimbang harta. 

Adibal
Adibal, penulis lagu. (Foto: Dokumentasi)

“Terkait dengan lagu “Sekali Seumur Hidup” orang bilang curhat Dede sebenarnya tidak mutlak curhat yah, tapi saya kan juga sebagai kakak mengamati. Selain keluraga dan temannya, saya memang termasuk orang yang jadi temen sharingnya. Jadi sebenarnya Dede nggak cerita pun kita udah kayak indra keenam kayak “Kulepas dengan Iklas’” itu kayak konek,”ujar Adibal (penulis lagu). 

Pedangdut berusia 23 tahun itu bahkan begitu mudah menangis, bahkan ketika diperdengarkan lagu sedih disejumlah kesempatan, sikap Lesti semakin menegaskan karakternya yang begitu perasa, tapi tak sedikit yang menyebutnya lebay karena dianggap terlampau sering meneteskan air mata. 

Ketika kasus KDRT mengemuka, publik segera menduga-duga bahkan kompak bersimpati. Dengan kasus ini juga banyak yang menduga kalau linangan air mata Lesti yang cepat jatuh tersebut disetiap penampilan bernyanyinya itu mewakili perasaannya yang tengah menderita akibat kekecewaan cinta. Namun Lesti berupaya menyembunyikan kepedihannya yang begitu dalam. 

Meski tak seluruh lagu yang dinyanyikannya adalah kisah hidupnya, namun tak jarang pencipta lagu Adibal menciptakan lagu untuk Lesti disesuaikan dengan suasana hati Lesti. Seperti ketika Lesti ditinggal menikah oleh Risky 2R, Adibal langsung membuatkan lagu untuk Lesti berjudul ‘Kulepas Kau dengan Ikhlas’. 

Lagu tersebut booming karena seolah lagu tersebut adalah curhatan hati Lesti untuk sang mantan kekasih yang sudah lebih dulu naik ke pelaminan. 

Kisah-kisah yang terangkai dalam lagu miliknya justru malah dialami Lesti dalam kisah cintanya. Sebelumnya kisah cintanya dengan Rizky Billar tampak indah akhirnya tercoreng karena tindak KDRT.

Tak terduga sang suami mendua hati hingga terjadi pertengkaran hebat dengan Lesti. Parahnya diiringi dengan kekerasan fisik membuat pedangdut muda berprestasi itu tak hanya tersakiti fisiknya, tapi juga remuk hatinya. 

Diungkap penulis lagu lainnya, Hendro Saky menyebut kalau lagu-lagu Lesti memang mewakili kisah percintaannya yang tak selalu mulus. Menurutnya, Lesti tak pernah sesumbar soal perasaannya saat ia terluka. Dan sebagai gantinya ia begitu mahir menumpahkan segala luka hatinya dalam serangkaian lagu sedih. 

Lesti
Lesti. (Foto: Dokumentasi)

“Dulu tuh diajarinnya yah setiap kali kalo menyanyikan lagu itu  yah seakan-akan  aja kita yang lagi merasakan dan cara menyampaikannya harus sampai ke penonton. Kan tugas penyanyi sampaikan arti dari lagu tersebut. Lebih ke waktu kali yah waktunya harus bener-bener  dibagi banget harus ijin suami. Kakak (Billar) nggak apa-apa, dia support, jadi lebih ke ngatur waktunya yang agak lumayan susah,”beber Lesti. 

Putri Endang Mulyana itu pun tak menampik kisah yang diceritakan dalam lirik lagunya banyak yang mewakili pengalaman cintanya yang tak selalu mulus. Tapi menurut Lesti, lagu-lagu tersebut juga bisa tersampaikan dengan baik karena berhubungan dengan kehidupan semua orang.

Terkait lagu ‘Sekali Seumur Hidup’, Lesti sepakat kalau harta dunia tak berarti apa-apa ketika ketulusan cinta telah sirna. 

“Aku rasa harapan dan doanya seperti itu yah apalagi perempuan pengen yang terbaik untuk pasangannya. Sebenarnya relatenya dengan kisah perjalanan semua orang kak Adibal bikin selalu relate dengan kehidupan orang,”jelas Lesti.

“Banyak yah jadi ini ceritanya harapan semua orang. Ya untuk apa harta dunia kalo nggak  disertai cinta,”tandas Lesti. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here