Gilang Dirga Adiezty Fersa, dan Baby Gin Dirga
Gilang Dirga Adiezty Fersa, dan Baby Gin Dirga. (Foto: Instagram.com/@gilangdirga)

Menjalankan peran baru sebagai orang tua membuat pengalaman tersendiri bagi pasangan Gilang Dirga dan Adiezty Fersa. Mereka bertekad mengasuh Baby Gin Dirga tanpa banyak konflik dan drama.

Hal tersebut karena mereka sadar kalau mengasuh bayi dibutuhkan banyak energy dan waktu. Agar energy merawat Baby Gin tak terkuras sia-sia, maka Gilang Dirga dan Adziesty Fersa tak mau mengisinya dengan serangkaian pertengkaran yang berujungkan stress.

Diusia Baby Gin yang sudah menginjak tiga setengah bulan, keduanya mengaku masih kompak dan saling memaklumi satu sama lain. Misalnya, Adiez tak menuntut sang suami untuk ikut begadang menjaga bayi karena ia paham akan profesi Gilang Dirga sebagai entertrainer yang sering kali harus berkerja hingga pagi hari.

Sebaliknya, Gilang Dirga selalu berupaya hadir ketika sang istri kerepotan. Ia memberi perhatiannya, serta membuktikan  diri sebagai suami dan ayah yang bertanggung jawab. Dan ketika peran istri lebih mendominasi karena Gilang Dirga disibukan dengan pekerjaannya, ia pun menyerahkan sepenuh kepada sang istri.

Gilang Dirga dan Baby Gin Dirga
Gilang Dirga dan Baby Gin Dirga. (Foto: Instagram.com/@adieztyfersa)

Presenter berusia 33 tahun ini bersyukur karena sang istri termasuk tipe yang santai dan tidak banyak menuntut, termasuk dalam hal kerja sama menjaga Baby Gin. Meskipun kerap tak ikut begadang, ketika buah hati terbangun di malam hari, Gilang Dirga selalu berupaya hadir ketika Adiez meminta bantuannya kapan saja.

Karena itu Gilang Dirga merasa tak perlu khawatir akan ketinggalan momen tumbuh kembang Baby Gin. Sebabnya, meski sibuk bekerja, bahkan tak mengambil libur akhir pekan, Gilang Dirga selalu pulang setiap hari.

Hal tersebut membuat Gilang Dirga selalu punya kesempatan untuk melihat tingkah lucu Baby Gin , serta tetap memberikan dukungan dan perhatian khusus untuk istri tercinta.

Gilang Dirga
Gilang Dirga. (Foto: Dokumentasi)

“Nggaklah nggak khawatir akan kehilangan momen tumbuh kembang anak, kan meski sibuk aku  selalu pulang tiap harinya pulang ke rumah,”ungkap Gilang Dirga.

“Yang lebih detail ngurus anak ya Adiez, kalau aku lebih melengkapi aja. Nah kita gantian aja, tapi Adiez cukup ngerti kalau aku sibuk, jadi dia kasih banyak keringanan kepada aku  soal urus anak,”lanjut Gilang Dirga.

Usai menyandang status sebagai seorang ayah, Gilang Dirga mengaku bisa hidup lebih teratur dan semakin bertanggung jawab kepada keluarga kecilnya itu.

“Ya bedanya dulu buat aku sendiri, tapi sekarang buat keluarga dan buat anak aku. Jadi dah nggak bisa egois lagi karena sudah anak anak, dan bukan istri doang lagi yang aku pikirin, tapi udah ada anak,”beber Gilang Dirga.

Tak hanya itu kehadiran Baby Gin juga sudah membuat Gilang Dirga tak lama berlama-lama di luar rumah. Sekalipun sedang sibuk, Gilang Dirga terus kepikiran sang anak dan kangen dengan sosok mungil yang setia menunggu di rumahnya tersebut.

“Bawaannya sekarang pengen cepet pulang buat ketemu anak, dah nggak betah lama-lama di luar rumah,”ungkap Gilang Dirga.

Hanya saja saat disinggung pola asuh seperti apa yang diterapkan bersama istri untuk sang anak, Gilang Dirga tak  mau menguraikannya. Tapi Gilang Dirga punya harapan khusus  ketika sang anak kelak tumbuh dewasa.

“Ya nggak ada pola khusus  kayaknya sama aja dengan orangtua lainnya. Cuma pastinya kita akan memberikan terbaik,”tegas Gilang Dirga.

Sementara itu terkait penampilan dan gaya Gilang Dirga yang pecicilan di atas panggung, ia pun menyebut tak ada perubahan karena sudah punya anak. Hanya saja lebih terkontrol saja.

“Sekarang  pecicilan tapi dikontrol. Semenjak jadi bapak aku jadi lebih fokus dan teratur cara hidupnya, dan jadi lebih bertangung jawab. Kalo soal karakter di atas panggung masih pecicilan, tapi kalo  di rumah  agak sedikit pendiem yaa hehehee,”jelas  Gilang Dirga.

Di masa depan, Gilang Dirga berharap semoga anaknya tak tergolong orang-orang yang senang mencela, tapi pandai dan berempati. Selain itu tak lelah berbuat kebaikan tanpa harus mengharapkan imbalan, tapi dengan iklas dan kemauan sendiri.

“Pesan Gilang untuk anak 20 tahun kemudian. Hidup itu luas Jangan tekungkung pada satu pandangan saja. Kalau ada yang salah diomongin baik-baik, Jangan dikatain. Kamu akan banyak ketemu orang dan jangan pernah lelah berbuat baik, buka pikiran dan hati kamu,”pungkas  Gilang Dirga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here