Melaksanakan ibadah puasa satu bulan penuh selama bulan Ramadan dijalani oleh semua umat muslim diseluruh belahan dunia. Namun ada yang beda, yaitu  disejumlah negara memiliki durasi berpuasa yang  berbeda dengan Tanah Air, ada yang lebih panjang durasinya. 

Umumnya, disejumlah negara durasi berpuasa sekitar 13 sampai 14 jam, namun ada negara lain yang mengalami durasi berpuasa lebih lama, bahkan ada yang mencapai 20 jam.

Puasa terlama ditahun 2023 dirasakan oleh umat muslim yang berada di Greenland dan Islandia dengan durasi puasa mencapai 18 jam. Sebaliknya, 3 negara seperti Selandia Baru, Chili dan Argentina menjadi negara yang memiliki durasi puasa tersingkat yakni 12 jam.

Pengalaman menjalani ibadah puasa dengan durasi waktu yang lama pernah dirasakan Cinta Penelope yang sudah 3 tahun tinggal di Turki pasca menikah dengan sang suami, Taha Arikan.

Cinta mengaku merasakan sulitnya berpuasa di Turki dengan durasi puasa yang hampir mencapai 20 jam. Karena itu ia ingin menjalani ibadah puasa dengan durasi puasa yang telah biasa ia jalani sebelumnya, Cinta pun akhirnya memutuskan untuk pulang ke Indonesia bersama sang suami.

Foto dok Intagram/Cinta Penelope dan suami, Taha Arikan

“Udah tiga tahun nggak pulang Ramadan,  biasanya kan per 6 bulan aku balik cuma Ramadan baru ini di Indonesia karena disana gua nggak bisa puasa, lama banget puasanya. Apalagi pas 2 minggu belakangan terakhir gitu imsak jam 2-an, buka puasanya setengah 10 malam di Turki. Jadi pengen normal, pengen jajanan gitu loh, aku ngerengek  gitu  minta puasa disini dan Alhamdulillah suami kasih,”ungkap Cinta Penelope dan suami, Taha Arikan. 

Pengalaman serupa juga pernah dirasakan Cynthia Lamusu saat dirinya tengah berada di negara Turkmenistan bersama grup vokalnya B3. Waktu berpuasa yang cukup lama membuatnya memilih untuk menahan diri dengan tidur.

Istri Surya Saputra itu pun turut menceritakan pengalaman sang kakak yang kini tengah berada di Belanda dan harus menjalani puasa hampir 18 jam. Meski menjalaninya dengan cukup berat, namun sang kakak dan keponakannya yang masih duduk di bangku sekolah dasar pun tetap melaksanakan ibadah puasa satu hari penuh.

Foto dok Instagram/Cinta Penelope dan suami, Taha Arikan

“Aku pernah waktu itu pas cuma lagi kunjungan aku sama B3 ke Turkmenistan sama lama juga yah, aku bawa tidur aja tapi lolos cuma dapat 3 hari.  Oh iya itu kakakku ngalamin bisa sampai 18 jam, keponakanku Demian SD dia udah ngelakuin full sekitar kelas 3 SD. Aku bersyukurnya kakakku disana bisa mendidik anak-anaknya walaupun tinggal di luar negeri sesuai dengan akidah agama Islam. Malah anaknya yang ngotot, mamanya bilang udah setengah hari aja, tapi anaknya nggak mau jadi 18 jam. Kebayang apalagi kalo udara dingin, itu bibirnya sampai biru,”beber Cyntia Lamusu.

Sementara itu, menjalani puasa sambil melaksanakan ibadah umrah pernah dirasakan Rizky Nazar. Meski durasi berpuasa di Mekkah dan Indonesia tak berbeda jauh, namun Rizky mengaku cuaca panas yang terik saat menjadi ujian terberat baginya kala itu. 

Foto dok Intagram/Rizky Nazar

“Dulu yang gua ingat yang bulan puasa waktu masih kecil kayak kerasanya berat, mungkin karena gua masih kecil kali yah. Kalo nggak salah 2013, kayaknya puasa juga umrah lumayan sih disana panas soalnya kan panasnya nyengat. Dan tiap hari kan kita jalan ke masjid ya lumayan berasa sih, tapi disana suasananya luar biasa sih, suasana ningkatin ibadah spiritualitas. Jadi  terlawanlah sama rasa haus dan lapar,”tandas Rizky Nazar. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here